Fall In Love With Fans

Fall In Love With Fans
Bab 04



"Taehyung oppa? Ada apa? Apa ada sesuatu diwajahku?"tanya Hyeri bingung


"Eeeem tidak papa, aku akan memberimu tanda tangan"jawab Taehyung langsung gerogi


"Apa ada salah satu member BTS yang paling kau sukai?"tanya Taehyung penasaran


"Aku menyukai semuanya terutama jimin oppa"jawab Hyeri sambil tersenyum polos


"Apa kau tidak bisa menyukai ku juga?"tanya Taehyung sedikit kesal


"Iya aku juga menyukai Taehyung oppa"ucap Hyeri


"Bisakah lebih dari jimin?"tanya Taehyung


Sembari menyentuh tangan Hyeri dan menatap mata Hyeri dari arah dekat pipi Hyeri semakin merah karna gugup,,, Jantungnya pun terus berdebar.


Kim Namjoon, Kim Seokjin, Min Yoongi, Jung Hoseok, Park Jimin, Kim Taehyung, Jeon Jungkook, BTS...  (Suara ARMY dikursi penonton yang melakukan fanchat)


"Apa kau sudah selesai silahkan bergeser"tanya seorang staff menanyai Hyeri


"Aaaah baiklah"ucap Hyeri sambil melepas genggaman Taehyung dan bergeser kearah Min Yoongi, Raut muka Taehyung sedikit kesal melihat Hyeri yang bergeser tanpa menjawab pertanyaannya


Sementara dibelakang Ara yang baru menghampiri Jungkook.


"Hai oppa"sapa Ara pada Jungkook


"Ara..." jawab Jungkook sambil memandang Ara


"Jungkook oppa kenal aku?"tanya Ara bingung.


"Apa kau lupa denganku?"tanya Jungkook berbalik...


"Aaaah aku mungkin lupa, kalau aku ingat aku pasti senang bisa kenal denganmu Jungkook oppa"ucap Ara sedikit gerogi (menatap Ara tanpa bicara)


"Hahahah aduh aku ini payah sekali ya,, sampai aku tidak ingat,, tapi Jungkook oppa adalah bias ku juga"ujar Ara mengeles


"Lupakan"ucap Jungkook sedikit kesal


"Aaaah Jungkook oppa bantu aku untuk kembali mengingatmu"ujar Ara memegang tangan Jungkook


"Nanti pasti kau juga ingat:)"jawab Jungkook singkat dan membuat Ara semakin bingung


"Aku akan menulis sesuatu dibuku ini,jadi bukalah nanti kalau sudah sampai dirumah"pesan Jungkook pada Ara


"Baik oppa"


Sedikit malu...


"Silahkan bergeser"perintah seorang staff. Dam Ara pun bergeser kearah Seokjin


"Jin oppa"tersenyum manis


"Hai siapa namamu?"tanya Seokjin pada Ara


"Namaku Yoon Ara"sahut Ara tersenyum cerah


"Oppa kau adalah bias utamaku"ucap Ara dengan senyum manisnya


Jungkook pun sempat menoleh kearah Ara.


"Jin oppa sarangheo"ucap Ara sambil memberi finger love pada Seokjin


"Waaahh Ara kau manis sekali, kau juga imut"ucap Seokjin mengusap rambut Ara


"Karna kau imut aku akan memberimu emoji love dekat tanda tanganku"ucap Seokjin merayu


"Aaah oppa aku jadi malu"ujar Ara yang mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.


"Ini... Pakailah Jin oppa semakin tampan memakai topi ini"ucap Ara antusias


"Baiklah pakai kan topi itu padaku"ucap Seokjin sembari menunduk


Ara pun memasang topi bertulis "Sarangheo" itu pada kepala Seokjin. Tampak Jungkook yang memperhatikan Ara agak kesal dan tampak memanggil staff (membisik kan sesuatu pada staff)


"Waaah ketampanan mu semakin bertambah Jin oppa"ucap Ara bahagia.


Tiba-tiba...


"Silahkan bergeser nona yang lain juga sedang antri"ucap seorang staff yang tadi dibisiki oleh Jungkook


"Ah baiklah, sampai jumpa oppa"ucap Ara sambil memberi finger love pada seokjin dan bergeser.


Tampak Jungkook memperhatikan Ara dengan sinis.


"Sementara itu fansigh promosi album Love Yourself answer"terus berlangsung ditutup dengan perfrom BTS membawakan beberapa lagu mereka


"Aah Ara hari ini aku bahagia sekali, rasanya aku ingin menari.."ucap Hyeri tersenyum manis


"Ada apa?...ceritakan padaku"tanya Ara penasaran


"Jimin oppa hari ini menatapku penuh kasih sayang, dia benar-benar seperti malaikat yang imut"ucap Hyeri terus tersenyum


"Waah benarkah,, aku iri sekali"ujar Ara pada Hyeri


"Aku semakin jatuh cinta pada jimin oppa,, sepertinya malam ini aku akan terus memikirkan senyumnya yang manis itu😆"ucap Hyeri sangat senang


"Waaaahh👀 jangan-jangan Jimin oppa menyukaimu"pungkas Ara pada Hyeri


"Aaaah itu tidak mungkin, sebab aku hanya seorang fans, seorang idol terkenal seperti BTS pasti dilarang pacaran, makanya mereka tidak punya rumor pacaran"imbuh Hyeri sedih


"Kenapa tidak? Namanya cinta itu tidak memilih dengan siapa dia akan menjatuhkan pilihan"sahut Ara meyakinkan


"Aaaah entahlah aku bingung... Melihatnya begitu ramah hari ini saja aku sudah bahagia, aku belum mengimpikan jadi pacar"ujar Hyeri sedikit sedih


"Kau ini cantik Hyeri, kau juga populer disekolah, banyak pria yang menyukaimu, aku yakin tadi saat beberapa member BTS menatapmu ada yang jatuh cinta"ujar Ara memuji Hyeri


"Aaaah kau kan juga cantik"ucap Hyeri merendah


"Sudahlah ayo kita pulang hari sudah mulai gelap"sambung Hyeri


Dan mereka pun pulang kerumah masing-masing...


**********


Beberapa hari ,setelah hari itu Hyeri dan Ara mengikuti acara perpisahan SMA. Hyeri dan Ara pun mendaftar dikampus yang sama namun dengan jurusan yang berbeda


Dan Ara pun diperbolehkan oleh Ibunya mendaftar jurusan pendidikan agar Hyeri bisa meraih cita-cita nya...


Hyeri dan Ara kuliah dikampus Terbaik di Seoul.


"Waah cantiknya"


"Waah imutnya"


Ujar beberapa pria yang melihat Hyeri untuk pertama kalinya dikampus itu.


"Hai..." terdengar suara memanggil Hyeri dari arah belakang


"Aaah hai juga.." jawab Hyeri tersenyum


"Kau kuliah disini?"tanya seorang wanita berparas cantik itu


"Aaah iya ini hari pertamaku masuk kuliah"ucap Hyeri malu


"Perkenalkan namaku Choi Nana"ujar Nana.


Sambil mengulurkan tangannya.


"Namaku Park Hyeri"sahut Hyeri membalas aluran tangan Nana


"Hari pertama kuliah tampaknya banyak perhatian yang tertuju padamu ya?"ujar Nana


"Aaah aku juga tidak tau, rasanya tidam nyaman"ucap Hyeri malu


"Aaah tidak begitu, aku juga tidak tau kenapa aku populer, padahal aku tidak pernah memikirkan hal itu"sahut Hyeri


"Aku masuk kelas dulu ya ada mata pelajaran kuliah hari ini"ucap Nana


"Iya baik lah kak,, semangat"ucap Hyeri tersenyum manis


"Hei..." panggil seorang gadis


"Kenapa kau mau berteman dengannya?"tanya gadis berwajah cubby itu


"Memang kenapa? Ada yang salah?"tanya Hyeri


"Menurut kabar dia bukan cewek baik-baik, wajahnya saja cantik"ujar gadis cubby itu


"Bisa-bisanya kau membicarakan seseorang tanpa bukti"sahut Hyeri sedikit kesal


"Dia itu memang cantik tapi tidak punya teman dikampus ini, menurut rumor Nana itu suka memanfaatkan orang"tambah gadis cubby itu


"Hei... Jangan suka memfitnah ya, walau begitu aku yang akan jadi teman nya memang kenapa?"ucap Hyeri yakin


"Kau sudah gila ya? Kau kan cantik nanti kalau kau berteman dengan Nana semua laki-laki dikampus ini pasti akan menjauhimu karena dekat dengan Nana"ujar cewek cubby itu


"Memang kenapa? Aku kuliah untuk menuntut ilmu bukan cari pacar"imbuh Hyeri kesal


"Haaaaah baiklah kalau kamu diberi tau"ucap cewek cubby itu meninggalkan Hyeri


Hyeri pun masuk kelas untuk kuliah pertamanya...


**********


Malam harinya...


"Halo Ara..??"ucap Hyeri yang menelephone temannya


"Iya ada apa?"tanya Ara


"Bagimana kuliah pertamamu?"tanya Hyeri


"Kurang begitu baik, karna tidak sekelas lagi denganmu"ucap Ara sedih


"Aaaah iya rasanya ada yang kurang ya, mengingat kita terbiasa bersama"imbuh Hyeri


"Apa kau sudah dapat teman baru dikampus?"tanya Ara pada Hyeri


"Tolong jangan lupakan aku ya"imbuh Yulyul


"Aku tadi baru dapat teman, dia cantik sekali, kulitnya halus, badannya langsing pokoknya cantik deh aku sampai iri"ujar Hyeri


"Kau sendiri tidak sadar kalau kau juga cantik?"tanya Ara


"Hahahahhaa teman ku ini selalu bicara begitu"ucap Hyeri malu


"Memang siapa nama gadis cantik itu?"tanya Ara


"Namanya Choi Nana"sahut Hyeri


"Apa??? Kau berteman dengannya?"tanya Ara terkejood


"Memang kenapa?"tanya Hyeri penasaran


"Eeeem dia itu ulzzang dikampus,, wajahnya cantik tapi dia gadis yang pendiam, banyak pria yang menyukainya tapi ditolak mentah-mentah. Aku juga dengar kabar bahwa dia mendapat fitnah karna dulu dia pernah pacaran dengan seorang idol, dan dia mendapat cacian dari teman-temannya, mereka pun putus"ujar Ara


"Pacaran dengan idol kenapa harus dicaci?"tanya Hyeri yang tambah penasaran


"Pria-pria yang pernah ditolak, menyebar rumor kalau Nana pernah tidur dengan idol itu"ujar Ara


"Haaahh apa sudah gila separah itukah? Makanya Nana tidak punya teman dan dia jadi sangat pendiam"imbuh Ara


"Kasihan juga ya"tambah Hyeri


"Ngmong-ngmong kau tau dari mana?"tanya Hyeri pada Ara


"Aku tau dari kakak ku hasa, dia kan kuliah disitu juga, dan sekelas dengan Nana, kakak ku itukan pernah suka sama Nana, dia selalu cerita tentang Nana padaku makanya aku tau"ujar Ara pada Hyeri


"Aku jadi semakin ingin berteman dengannya"sahut Hyeri


"Sudah ya aku mau tidur"ucap Ara mengantuk


"Ok, sampai jumpa"ujar Hyeri menutup telephone


Mengecek notifikasi HP...


"Hmmmm pria bermasker itu apa kabar ya? Sudah lama aku tidak mengetahui kabarnya" ucap Hyeri sambil mengetik pesan


Tik tik tik tik (mengirim pesan teks)


"Mungkin dia sibuk sekali sampai tidak bisa membalas pesanku"gumam Hyeri


"Kenapa aku merindukannya ya?"gumam Hyeri lirih


Ting... (Suara dering HP)


"Jimin oppa menelphone"ucap Hyeri kaget


"Halo oppa..."tanya Hyeri terbatah


"Halo Hyeri cantik, apa kau sudah tidur?"tanya Jimin


"Belum oppa, belum ngantuk, oppa sendiri belum tidur?"ucap Hyeri canggung


"Belum, aku sedang merindukanmu"ucap Jimin


"Merindukan ku?"tanya Hyeri tak yakin


"Iya aku merindukan Hyeri yang imut"jelas Jimin


"Aaah oppa bisa saja"ucap Hyeri tersipu malu


"Aku ingin bertemu denganmu lagi Hyeri, tapi tidak di fansigh, aku ingin bertemu berdua saja denganmu"ucap Jimin


"Jimin oppa ingin bertemu? Kapan?"tanya Hyeri tak malu


"Kalau kau tidak sibuk minggu depan ayo kita bertemu"sahut Jimin


"Baik oppa... Aku tidak sibuk kok"sambung Hyeri senang


"Ya sudah.. Tidurlah Hyeri, hari sudah malam, maaf ya aku baru bisa menghubungimu sekarang, BTS baru saja kembali kekorea hari ini setelah melakukan konser tour"ucap Jimin bernada pelan


"Tidak apa oppa, begini saja aku sudah senang"imbuh Hyeri bahagia


"Tidur yang nyenyak ya Hyeri, jangan lupa mimpikan aku"ucap Jimin bergurau


"Daaah Hyeri"ucap Jimin


"Daaaaah oppa"sambung Hyeri


Telephone pun terputus...


"Kenapa aku tidak sabar ya menunggu mingu depan..."


Bersambung...


.


.


.


.


.