Fall In Love With Fans

Fall In Love With Fans
Bab 06



Esok harinya, Hyeri tengah bersantai dirumah lantaran libur kuliah:")


"Aku pulang" ucap kak Boram memasuki rumah.


"Sudah pulang kak?" tanya Hyeri


"Iya... Hari ini aku baru diterima kerja"ujar Boram


"Benarkah? Ibu ikut senang" sahut Ibu yang baru datang dari dapur


"Iya bu... Aku diterima kerja sebagai penata rambut disebuah agensi Idol"jawab Boram


"Waaah hebat ya kak Boram" ucap Hyeri senang


"Hyeri bersiaplah aku akan mengajakmu ketempat kerja kakak yang baru, tolong bantu aku membawakan beberapa barang"ujar Boram memerintah


"Aaakh kau mengajak ku karna ada maunya saja_- , menyebalkan"gumam Hyeri kesal


"Hahahahahh... Kapan lagi aku bisa mengerjai adik ku yang 1 ini"gurau Boram kepada Hyeri


"Cepat ambil barang itu"perintah Boram ke Hyeri


"Waaaah sudah selesai, ayo berangkat"ujar Boram dan mereka menuju sebuah kantor agensi


"Waaaah hebat... Jadi kakak kerja dikantor bighit?"tanya Hyeri terkejod


"Iya bener"jawab Boram sambil tersenyum


"Dan kakak akan jadi penata rambut BTS?"tanya Hyeri yang semakin penasaran


"Iya betul... Ya sudah ayo bantu kakak bawa beberapa barang kedalam"perintah Boram


Mereka pun pergi memasuki kantor, Tampak beberapa staff memandangi Hyeri


"Kak...aku masih tidak menyangka"


Ucap Hyeri yang makin senang


"Kakak tau kau pasti terkejut.. Karna kakak juga tau kalo adik ku ini adalah ARMY" ujar Boram pada Hyeri, mereka pun masuk dan meletak kan barang


"Hyerii...."


Panggil sebuah suara, dan ternyata itu adalah Jimin


"Jimin oppa.."


Sahut Hyeri yang terkejut😳


"Waaah jadi kalian sudah saling kenal ya?"


Tanya Boram,


"Namaku Boram, aku kakak kandung Hyeri, dan aku akan jadi penata rambut kalian mulai besok"


Ucap Boram pada Jimin


"Benarkah itu? Haloo kak Boram, salam kenal"


Ucap Jimin sambil menunduk hormat


"Aahahahah tidak usah formal begitu, ya sudah aku dan Hyeri mau kembali kerumah dulu sampai bertemu besok ya"


Ucap Boram menutup pembicaraan


"Daaaah oppa"


Ucap Hyeri melambaikan tangan, dan Jimin membalas melambaikan tangan.


Sesampainya dalam mobil...


"Aduhhh aku malu sekali bertemu Jimin oppa, dengan pakaian ku yang biasa ini"


Ucap Hyeri


"Memang kalian pernah ketemu sebelumnya? Dan Jimin kenapa bisa tau namamu?"


Tanya Boram penasaran


"Aaah iya...kami pernah bertemu beberapa kali, Jimin oppa sangat baik padaku, karna dia tau aku adalah fansnya"


Sahut Hyeri


"Heii... Kenapa wajahmu jadi merah begitu? Kau jadi mendadak sangat anggun didepan Jimin, beda sekali dengan adikku sewaktu dirumah"


Tanya Boram menggoda


"Masa kakak fikir aku harus galak didepan Idol ku sendiri?"


Jawab Hyeri kesal


"Hahahahha... Iya baiklah, kakak cuma bercanda"


Ucap Boram mengusap rambut adiknya Hyeri


"Sebenarnya aku masih gugup dan malu didepan oppa"


Ucap Hyeri lirih..


"Hah apa maksudmu?"


Tanya Boram


"Bukan apa-apa ayo pulang"


Sahut Hyeri, dan mereka pun menuju rumah


Sesampainya dirumah...


"Hyeri.."


Ucap Ara yang ternyata sudah berada dirumah Hyeri,


"Sejak kapan kau disini? Kenapa tidak memberitahuku dulu kalau mau datang?"


Tanya Hyeri pada Ara


"Aaah kenapa emngnya? Aku gak boleh datang?"


Tanya Ara kesal


"Boleh... Begitu saja sudah marah... Ayo masuk ke kamarku"


Ucap Hyeri menggoda, dan mereka pergi menuju ke kamar Hyeri


"Kamarmu tidak berubah ya? Rasanya sudah lama sekali aku tidak main kerumahmu"


Ucap Ara sambil berjalan-jalan melihat sekitar kamar Hyeri


"Iya ini gara-gara kau yang membuat kamarku jadi lebih imut begini, padahal aku sendiri tomboy"


Ucap Hyeri kesal,


"Hahahha bagaimana baguskan? Kalau begini kan kau tampak lebih freminim, lagi pula ini juga salah satu cara agar kau bisa punya pacar, kalau terlalu tomboy tidak ada pria yang mai denganmu, meskipun kau cantik"


Ucap Ara menggoda...


"Sebenarnya aku datang kesini mau menceritakan sesuatu yang cukup penting bagiku"


Ucap Ara


"Eeem apa? Ceritakan saja"


Ucap Hyeri santai,


"Soal cinta pertaku, waktu aku masih usia 5 tahun, kau pernah aku ceritakan berapa aku sangat menyukainya dulu, sampai sekarang"


Ucap Ara sedikit murung,


"


Eeem memang kenapa? Kenapa kau menceritakan ini lagi kepadaku?"


Tanya Hyeri,


"


Sebenarnya bukan aku mau cerita lagi, tapi kau tau kan aku ingin sekali bertemu dia lagi setelah lama berpisah"


Ucap Ara


"Iya.. Lalu?"


Tanya Hyeri


"Beberapa waktu lalu, aku bertemu dengannya lagi"


Ucap Ara


"Waaah lalu bagaimana? Pasti kamu senang sekali ya, karena bertemu dengannya lagi?"


Tanya Hyeri penasaran,


"Huuuft... Aku malah tidak mengenalinya, selama ini dia adalah pria yang sering aku lihat tapi aku malah melupakannya"


Ucap Ara sedih


"Kenapa begitu? Kenapa kau bisa melupakan cinta pertamamu?"


Tanya Hyeri penasaran,


(Menunjukkan sebuah buku)


"Ini adalah tanda bahwa dia adalah cinta pertamaku"


Ucap Ara


"Aku tidak mengerti, bagaimana bisa gambar emoji wajah senyum ini membuktikan dia cinta pertamamu?"


Tanya Hyeri penasaran,


Ucap Ara sambil meneteskan air matanya,


(Memeluk)


"Ara apa kau sesuka itu padanya?"


Tanya Hyeri


(Yulyul mengangguk)


"Lalu dimana sekarang cinta pertamamu?"


Tanya Hyeri


"Cinta pertamaku adalah pria yang sama, yang menggambar emoji wajah senyum ini di fansigh kemarin"


Ucap Ara sedih,


"Maksudmu? Aku tidak mengerti"


Tanya Hyeri bingung,


"Pria itu adalah Jeon Jungkook"


Ucap Ara murung,


(Kaget)


"Hah? Jadi dia, kenapa kau baru tau sekarang?"


Tanya Hyeri penasaran,


"Itulah bodohnya aku, kenapa aku tidak mengenalinya! Sepertinya dia kesal sekali padaku... Karna aku melupakannya"


Ucap Ara menyesal


"Terus sekarang bagaimana ya? Apa aku menghubunginya saja?"


Ucap Ara tidak yakin


"Memangnya kau ada nomer Telephonenya?"


Tanya Hyeri


"Ada... Dia juga menuliskan nomer Telephone nya dihalaman berikutnya"


Ucap Ara


"Kirim pesan saja! Ajak dia bertemu"


Ucap Hyeri memberi saran


"Tapi.... (Ragu)"


Ucap Ara


"Sudah ikuti saja saranku"


Ucap Hyeri meyakinkan


Tik tik tik (menulis pesan dan mengirim)


"Sudah lah jangan terus bersedih, kalian harus bertemu! Untuk menyelesaikan masalah kalian berdua"


Sambung Hyeri menenangkan,


(Yulyul mengangguk)


"Gomawo my friends"


Ucap Ara


(Mereka berpelukan)


Setelahnya Ara pulang, karna hari udah mulai malam.


Tiiiing... (Suara dering Hp Hyeri)


"Oppa misterius itu menelphone?"


Gumam Hyeri kaget...


"Iya hallo"


Ucap Hyeri,


"Bisa bertemu sekarang? Aku ingin bicara sesuatu padamu!"


Ujar Taehyung pada Hyeri,


"Eeeem baik lah, ketemu dimana?"


Tanya Hyeri penasaran


"Ditaman bunga, dekat tepi danau"


Ucap Taehyung


"Baiklah aku akan kesana sekarang"


Ucap Hyeri


"Baik lah sampai ketemu disana"


Ucap Taehyung mengakhiri panggilan


Hyeri pun segera berangkat ke taman..


"Haaaah pasti ditempat sepi lagi bertemunya"


Gumam Hyeri kesal


"Maaf aku terlambat"


Ucap Taehyung yang baru datang,


Mengenakan masker hitamnya,


"Eeem iya tidak papa, aku juga baru sampai kok"


Ucap Hyeri santai,


"Ada apa?"


Tanya Hyeri kembali,


(Taehyung menatap)


"Apa kau sudah tidak penasaran lagi dengan ku?"


Ucap Taehyung sambil menatap tajam ke arah Hyeri


"Ada apa ini, kenapa suasananya mendadak tegang?"


Ucap Hyeri yang terlihat gerogi,


Taehyung berjalan mendekati Hyeri


"Kau... Apakah masih suka denganku?"


Tanya Taehyung mendekatkan wajahnya ke arah Hyeri


"Eeehheem... Sebaiknya kita duduk saja, biar suasananya agak tenang"


Ujar Hyeri yang salah tingkah dan gerogi,


Taehyung memegang tangan Hyeri, dan menarik Hyeri lebih dekat.


"Aku tidak butuh duduk, aku masih kuat berdiri disini untuk menantikan jawabanmu"


Ucap Taehyung dengan tatapan tajamnya...


Dug... Dug... Dug...


(Jantung Hyeri berdegup kencang)


"Bagaimana aku bisa suka dengan pria yang wajahnya tidak aku kenal?"


Tanya Hyeri yang sedang gugup itu,


Taehyung pun terus menatap Hyeri dengan tatapan tajamnya...


"Apa setelah aku memberitahu wajahku, kau akan tetap menyukaiku?"


Tanya Taehyung sambil terus menatap dari jarak dekat...


"Eeemmm akan aku pertimbangkan"


Ucap Hyeri yang memerah wajahnya karena gorogi


"Baik lah akan aku perlihatkan padamu"


Jawab Taehyung tegas,


Suasana semakin mencekam,


Hyeri tampak sangat gugup,


Perlahan Taehyung pun semakin membuka masker hitamnya.


Dan...


Bersambung...