Fail

Fail
CH.7



Dewi pelangi mengajak Ryuzi/ suami


berkeliling kota, dengan tangan saling


berpegangan, dari senyum keduanya


senyum di kedua wajah yang bahagia.


Ryuzi: Kila apa yang terjadi?.


putri kila: apa? kenapa kamu tidak


memanggilku istri hmmmmm.


Ryuzi: ah aku lupa maaf, istri ku yang


tercantik, tersayang, yang paling anggun


apa yang terjadi tadi di ruangan.


putri kila: itu nanti aku bicarakan sekarang


kita akan berjalan jalan dulu melihat


keindahan ini dan melihat rakyat kota.


Ryuzi hanya mengangguk dan mengikuti


Dewi pelangi, mereka berdua sangat


menikmati pemandangan ini, dan


nyaman di lihat, membeli makanan


kerajaan dunia lain itu luar biasa.


.


.


disisi Dewi Kadita....


Dewi Kadita hanya menatap tajam


ke arah para Dewi yang berada di pikiran.


meraka masing masing dan hanya


tersenyum senyum sendiri.


sang ratu: kalian semua! sekarang


kita akan ada Rafat penting sadarlah!


dengan kata kata tegasnya ketiga Dewi


kembali ke alam nyata kembali dan


melihat Dewi Kadita yabg sedang marah


dengan aurah seluruh tubuh yang bocor.


sang ratu: baiklah karena kalian sudah


kembali ke dunia nyata sekarang aku


ingin bertanya kenapa kalian membuat


ritual pernikahan hidup dan mati?.


Dewi anjeng: hmmm itu aku aku aku


harus menikah dengannya karna dia


mewarisi pedang roh es, dan menurut


leluhur ku siapa saja yang bisa memegang


pedang roh es akan menjadi suami ku.


Dewi bintang: pedang roh api adalah


pedang api neraka yang sangat panas


tapi pedang ini sangat berharga bagiku.


jadi aku harus menikah dengan seoarang


yang memiliki pedang roh api.


Dewi Yuki: karna dia cinta pertama saya


saya tidak ingin membiarkan dirinya


pergi lagi dia dia berarti bagiku.


mendengar perkataan para Dewi membuat


kepala Dewi Kadita pusing dan dia hanya


menghela nafas panjang panjang,


bagaimana tidak alasan mereka adalah


untuk keperibadian mereka sendiri.


sang ratu: akibat ulah kalian aku


istri dari suami ana ku, hah itu sangat


merepotkan apa kalian tahu hah!.


para Dewi hanya diam dan saling melirik


satu sama lain dan mereka juga


tahu kesalahan mereka tampa berfikir


dulu mereka menyebapkan seseorang


menderita akibat ulah mereka.


Dewi anjeng lalu berjalan ke arah Dewi


Kadita dengan pelan tapi pasti, lalu


memeluknya dengan erat.


Dewi anjeng: tidak apa apa kita bisa


berbagi oke jangan marah.


Dewi Yuki dan Dewi bintang juga


mengangguk, mendengat perkataan Dewi


anjeng membuat Dewi Kadita hanya


menghela nafas lalu melirik matanya.


Dewi kadita hanya tersenyum manis


dan tatapan marahnya mulai menghilang


menggantikan kan dengan senyum.


kembali ke Ryuzi dan putri kila.......


banyak makanan yang mereka coba


apalagi Kila saking senangnya membuat


Ryuzi tidak bisa berkata apa apa akibat


ulahnya yang selalu berlebihan.


Ryuzi: istri ada apa dengan mereka,


bukanya mereka manusia kenapa


mereka ada disini?.


Dewi pelangi mendengar perkataan Ryuzi


lalu melepaskan tanganya dan melihat


mata Ryuzi/ suami nya dengan tajam


lalu menghela nafas....


putri kila: mereka semua adalah manusia


nakal, sudah dibilang beberapa kali


oleh para utusan ibunda yang menyamar


sebagai manusia tapi mereka tidak


mendengarkan sama sekali!.


Dewi pelangi hanya menghela nafas


dia menceritakan kata kata yang kurang


mengenakan di depan Ryuzi/ suaminya


Ryuzi: tidak apa apa istriku kamu benar


dan kamu dan para penduduk istanah


tidak salah merekalah yang salah.


dengan lembut Ryuzi mengelus kepala


dengan lembut lalu menciumnya,


merasa nyaman dengan elusan Ryuzi


di kepalnya Dewi pelangi memeluk


Ryuzi/ suaminya dengan erat lagi


Ryuzi merasa perbuatanya salah ketika


dia membuat hal baik romantis kepada


Dewi pelangi membuat dirinya hanya


menatap kosong karna setiap Dewi


pelangi memeluk tidak akan bisa


ada yang melepaskan ya dari dirinya.