
dengan senyum di wajah Ryuzi sangat
senang dengan sensasi membunuh ini,
bahkan sensasi ini lebih hidup daripada
membunuh satu orang setiap misi selesai
ini membuat hati, jantung, darah melonjak
drastis dan hawa membunuh Ryuzi keluar.
Ryuzi: hahahahaha kemari kemari kau haha
ini luar biasa hahahaha mati kau hahaha.
slassssssss.....slassssssss..slassss
para mayat hidup atau( zombi) terus
berdatangan membuat Ryuzi sekuat
tenaga, walau dirinya merasa kekuatan
fisiknya hampir habis, tapi tangan dan
pikirannya Masi bergerak dan terus
bergerak sampai puas Tampa henti.
memang dalam pelatihan ini Dewi bintang
sengaja tidak menyuruh Ryuzi/ suaminya
mengukanan kekuatan sihir atau mantra
apapun dirinya hanya ingin melatih
kekuatan fisik Ryuzi/ suami dengan
sangat baik dan membuat hasil bagus.
para zombi: grrrrrrrrrrr.
para mayat hidup( zombi) terus muncul
dari tanah dan terus menyerang Ryuzi
walau mereka tidak ada perlawanan tapi
ini tetap saja membuat Ryuzi kewalahan
dengan jumlah yang sangat banyak.
Ryuzi: whuahahahahaha bajingan betapa
indahnya pemandangan ini hahahahaha
pak tua aku akan datang membunuhmu,
hahahahahaha ayo datang, ayo datang!!.
para zombi: grrrrrrrrrrrrrrrrrr.
Ryuzi terus menggunakan pedang dengan
mahir, tapi tetap saja dia tidak bisa
membuat tebasan dengan tepat waktu
karna para mayat hidup( zombi) ini
sangat merepotkan dan entah kenapa
mereka berjalan begitu cepat.
pedang terus menebas, terus menebas
Tampa henti darah bagaikan kekuatan
kematian bagaikan energi, kekuatan
bagaikan kekuasaan semua emosi
mengarahkan ke arah mayat hidup.
dengan wajah yang sangat menjijikan,
darah dimana mana berjalan seperti
orang mabuk,ini membuat Ryuzi merasa
jijik terus menyerang Tampa henti.
kekuatan bisa menguasai segalanya,
bahkan wanita, tahta, harta dan segalanya
tapi percuma saja kalau kita salah
menuruti hasrat Anda sendiri.
Ryuzi: lagi lagi kemari kau.
slassssssss....slassssssss...slassssss
potongan Demi potongan,banyak
kepala yang terjatuh banyak mayat
yang berserakan banyak bagian tubuh
yang dimana mana, inilah hidup Dimana
yang kuat berkuasa yang lemah hancur.
disisi kanan sekarang perempuan yang
menikmati teh dan melihat pemandangan
yang luar biasa hanya tersenyum
yah Dewi bintang melihat suaminya
yang sangat senang membunuh para
mayat hidup tanpa pandang bulu.
Dewi bintang: tidak salah aku memilih
suami memang luar baisa.
Kemabli ke Ryuzi yang masi menebas
dan menebas walau keringat Dimana
mana dan banyak darah di wajah dan
pakaian Ryuzi, pedang yang berlumuran
darah mayat hidup yang menjijikan.
walau napas yang Terengah-engah dia
tetap menebas, tangan yang sudah
tidak kuat memegang pedang dan
tubuh yang sudah ingin runtuh, Ryuzi
terus memaksakan terus menebas.
senyum di wajah, sensasi kebahagian
ketika membunuh luar biasa, menakjubkan
dan waktu telah berlalu dan saatnya
menunda pelatihan hari ini.
Ryuzi yang berbaring di Padang rumput
yang indah dan luas angin yang sepoi
Sepoi membuat dirinya tertidur akan
kelelahan yang sangat parah, latihan
yang tidak manusiawi, latihan yang
harus membunuh mayat hidup ini
pertama kalinya bagi Ryuzi ini pantastik.
Dewi bintang bangun dari duduk nya
dan berjalan menuju Ryuzi, lalu Masi
ada mayat hidup yang masi berjalan
dengan cepat Dewi bintang mengangkat
tanganya dan seketika para mayat hidup
lenyap entah kemana perginya.
dengan senyum lembut Dewi bintang
mengangkat Ryuzi/ suaminya mengunakan
sihir dan membawanya ke laut Selatan,
sebuah lingkaran muncul dan seketika.
ssssssssssssssss menghilang di tempat.