Fail

Fail
CH.11



dengan senyum di wajah Ryuzi sangat


senang dengan sensasi membunuh ini,


bahkan sensasi ini lebih hidup daripada


membunuh satu orang setiap misi selesai


ini membuat hati, jantung, darah melonjak


drastis dan hawa membunuh Ryuzi keluar.


Ryuzi: hahahahaha kemari kemari kau haha


ini luar biasa hahahaha mati kau hahaha.


slassssssss.....slassssssss..slassss


para mayat hidup atau( zombi) terus


berdatangan membuat Ryuzi sekuat


tenaga, walau dirinya merasa kekuatan


fisiknya hampir habis, tapi tangan dan


pikirannya Masi bergerak dan terus


bergerak sampai puas Tampa henti.


memang dalam pelatihan ini Dewi bintang


sengaja tidak menyuruh Ryuzi/ suaminya


mengukanan kekuatan sihir atau mantra


apapun dirinya hanya ingin melatih


kekuatan fisik Ryuzi/ suami dengan


sangat baik dan membuat hasil bagus.


para zombi: grrrrrrrrrrr.


para mayat hidup( zombi) terus muncul


dari tanah dan terus menyerang Ryuzi


walau mereka tidak ada perlawanan tapi


ini tetap saja membuat Ryuzi kewalahan


dengan jumlah yang sangat banyak.


Ryuzi: whuahahahahaha bajingan betapa


indahnya pemandangan ini hahahahaha


pak tua aku akan datang membunuhmu,


hahahahahaha ayo datang, ayo datang!!.


para zombi: grrrrrrrrrrrrrrrrrr.


Ryuzi terus menggunakan pedang dengan


mahir, tapi tetap saja dia tidak bisa


membuat tebasan dengan tepat waktu


karna para mayat hidup( zombi) ini


sangat merepotkan dan entah kenapa


mereka berjalan begitu cepat.


pedang terus menebas, terus menebas


Tampa henti darah bagaikan kekuatan


kematian bagaikan energi, kekuatan


bagaikan kekuasaan semua emosi


mengarahkan ke arah mayat hidup.


dengan wajah yang sangat menjijikan,


darah dimana mana berjalan seperti


orang mabuk,ini membuat Ryuzi merasa


jijik terus menyerang Tampa henti.


kekuatan bisa menguasai segalanya,


bahkan wanita, tahta, harta dan segalanya


tapi percuma saja kalau kita salah


menuruti hasrat Anda sendiri.


Ryuzi: lagi lagi kemari kau.


slassssssss....slassssssss...slassssss


potongan Demi potongan,banyak


kepala yang terjatuh banyak mayat


yang berserakan banyak bagian tubuh


yang dimana mana, inilah hidup Dimana


yang kuat berkuasa yang lemah hancur.


disisi kanan sekarang perempuan yang


menikmati teh dan melihat pemandangan


yang luar biasa hanya tersenyum


yah Dewi bintang melihat suaminya


yang sangat senang membunuh para


mayat hidup tanpa pandang bulu.


Dewi bintang: tidak salah aku memilih


suami memang luar baisa.


Kemabli ke Ryuzi yang masi menebas


dan menebas walau keringat Dimana


mana dan banyak darah di wajah dan


pakaian Ryuzi, pedang yang berlumuran


darah mayat hidup yang menjijikan.


walau napas yang Terengah-engah dia


tetap menebas, tangan yang sudah


tidak kuat memegang pedang dan


tubuh yang sudah ingin runtuh, Ryuzi


terus memaksakan terus menebas.


senyum di wajah, sensasi kebahagian


ketika membunuh luar biasa, menakjubkan


dan waktu telah berlalu dan saatnya


menunda pelatihan hari ini.


Ryuzi yang berbaring di Padang rumput


yang indah dan luas angin yang sepoi


Sepoi membuat dirinya tertidur akan


kelelahan yang sangat parah, latihan


yang tidak manusiawi, latihan yang


harus membunuh mayat hidup ini


pertama kalinya bagi Ryuzi ini pantastik.


Dewi bintang bangun dari duduk nya


dan berjalan menuju Ryuzi, lalu Masi


ada mayat hidup yang masi berjalan


dengan cepat Dewi bintang mengangkat


tanganya dan seketika para mayat hidup


lenyap entah kemana perginya.


dengan senyum lembut Dewi bintang


mengangkat Ryuzi/ suaminya mengunakan


sihir dan membawanya ke laut Selatan,


sebuah lingkaran muncul dan seketika.


ssssssssssssssss menghilang di tempat.