
"Ohya? apa kamu takut? apa itu dapat membuatmu terikat di sisiku? jika itu bisa membuatmu terikat denganku, aku tidak akan takut untuk menjadi monster yang lebih menakutkan untukmu sayang~",jawabnya. Aku tertegun mendengar ucapannya.
Aku tidak bisa membayangkan lagi hukuman apa yang akan dia lakukan untuk membuatku kembali padanya.
"Sayang~"ujar Kak Daivat dengan suara beratnya yang semakin mebuatku takut.Aku takut tidak karena Kak Daivat saja,melainkan siswa-siswi sudah pulang.
"Si-siapa yang ka-kakak panggil sayang? Kita kan udah putus"ujarku dengan mulut bergetar dan menjadi gugup.
"Hahaha ck! udah cukup bercandanya",ujar Kak Daivat sambil mencengkram tanganku dan menariknya.
Aku tidak perlu memberontak dan membuang tenaga lagi, aku tahu akan dibawa kemana.
Setelah sampai di Apartemen Kak Daivat.
"Kamu sudah tahukan hukuman kalau meminta putus denganku",ujar Kak Daivat tidak dengan membentak lagi.
"Ta-tau kak"ujarku pura pura gugup.
Tiba-tiba Kak Daivat menarik daguku, dan mencengkram daguku dengan kuat.
"Jangan sok pintar dengan berusaha kabur dari apartemen ini,makanan kesukaan kamu ada di kulkas,ambil sepuas kamu,tapi jangan kabur dari sini ngerti!",ujar Kak Daifat mengancamku.
"Iya kak,aku ngerti,kakak habis ini ada jadwal latihan taekwondo kan? ayo berangkat nanti telat kak",ujarku menenangkan.
"Iya ,inget jangan kabur",ujarnya mengingatkanku lagi.
Kak Daivat pun pergi dari apartemen tak lupa mengunci pintunya untuk mengurungku.
Apa kalian berpikir aku akan berdiam diri? artinya kalian salah. Aku ga mungkin kan udah tahu akan dikurung lagi tapi diam saja kan?
Aku mengeluarkan kunci cadangan apartemen Kak Daivat dari tasku,aku sudah tahu saat aku meminta putus Kak Daivat pastj Kak Daivat akan mengurungku di apartemennya,lalu aku tidak akan dibolehkan keluar jika tetap ingin putus.
Aku langsung ke arah pintu dan membika kuncinya,tiba tiba ada yang memutar kenop pintunya dari luar,mati aku!
Tenang ily! RT inggal pura- pura aja kan?
"Daivat! Kamu kemana aja sih?"ujar seorang perempuan,yang terlihat cantik tapi aku tau dia adalah selingkuhan Kak Daivat.
"Oh halo kak.. Kak Daivatnya lagi latihan taekwondo kak,aku disuruh jaga apartemennya kak"
Aku tau selingkuhan Kak Daivat ini tidak tau kalau aku pacarnya Kak Daivat,jadi dia pasti orang bodoh hahahah!
"Oh kamu siapanya Daivat ya? aku belum liat kamu sama teman temannya",ujar Kakak perempuan itu dengan Nametag Syeina.
"Oh aku adiknya kak,karena kakak udah disini aku pamit ya,kakak sambut Kak Daivat waktu pulang ya,pasti Kak Daivat seneng kak"
'Kak Daivat pasti senang karena bentar lagi dia akan marah marah hihihi'
'ga perlu repot-repot nyusun rencana nih'
"Oh gitu ya, boleh juga tuh ide kamu",ujar Kak Syeina dengan girang.
"Nah udah kan kak,aku mau pulang ya kak,makasi ya kak",ujarku berterimakasih.
Ily pun telah berpamitan dan berterimakasih pada Kak Syeila,setelah itu ia langsung pulang ke rumahnya.
Setelah Ily sampai,ia diintrogasi oleh ayah dan
Mamanya karena pulang terlalu malam.
Ayah dan Mamanya sangat khawatir pada Ily,karena Ily adalah anak satu-satunya.
Setelah menjawab seluruh kekhawatiran orang tuanya, ia disuruh membersihkan badannya.
"Ily,kamu bersihkan badan,lalu makan,terus tidurnya jangan malam-malam ya sayang",ujar mama Ily dengan memandang anaknya penuh kasih sayang dan perhatian.
"Siap mah!",ujarku dengan begitu semangat.Lalu beranjak pergi dari ruang tamu tempat ayah dan mamanya mengintrogasi Ily.
Lalu di ruang tamu Ayah dan Mamanya Ily memandang punggung Ily yang mulai menjauh dengan pandangan khawatir.
"Ayah,mama takut kalau Ily seperti 2 tahun lalu",ujar mamanya Ily.
"Iya mah,ayah juga khawatir,ayah takut di kecelakaan nanti Ily tidak akan bangun kembali seperti 2 tahun lalu saat kita verdua sibuk dengan karir kita mah"ujar ayah Ily.
"Jangan ngomong kayagitu dong pah! mamah kan jadi takut!"ujar mama Ily
"Iya deh ayah gaakan bicara seperti itu lagi deh",ujar ayah lily menenangkan istrinya.
Ily yang masih dapat mendengar perbincangan orangtuanya,semakin takut membuat kedua orangtuanya khawatir lagi,seperti saat kecelakaan yang dialaminya 2 tahun lalu. Yang membuat ingatan Ily memudar,Ia hanya ingat sedikit tentang masa lalunya.
Ily selalu ingin mengingat masa lalunya,sering dicoba dan berakhir dengan pingsan.
Di kamar,Ily tersenyum-senyum sedang membayangkan wajah Ketua OSIS yang disukainya.
"Aku akan membuat rencana untuk mendekati Kak Aresh!"ujar Ily dengan semangat.
Ia mengubah nama Kak Damaresh menjadi Kak Aresh untuk panggilan sayangnya.
Hehe,namanya juga Ily :)
"Besok aku mau buat bekal untuk Kak Aresh dan meminta nomornya hehehe" ujar Ily sambil tersenyum riang.
Siap siaplah Damaresh,sebentar lagi hidup kamu gaakan tenang hehe :)
(Damaresh: "kenapa hawa dibelakangku serem ya,merinding nih")
hehe lagi dipikirin Ily tuh wkwk
Halo Readers,yang nunggu aku untuk up,jadwalnya ga pasti,tapi kalau kalian kasih likenya banyak aku mau kasih crazy up nih.
Makasi ya udah baca jangan lupa kalau mau ada notif klik favorit ya.
Jangan lupa juga klik like di episode ini,kalau likenya dikit mungkin aku postnya jarang jarang nih:')
Makasih banyak ya sekali lagi!