
Ryuzi: aku dapat dari orang tua.
Dewi anjeng: orang tua? hiks hiks ......
tunggu apa orang hiks tua itu Resih itu..
Ryuzi hanya mengangguk setelah itu
memasukan pedang roh es kembali lalu
mengeluarkan pedang roh api membuat
raungan merasa panas dengan hawanya
bahkan lilin yang menyala menjadi cair
benda benda padat yang di dekat pedang
roh api menjadi cair karna di katagorikan
sebagai pedang api neraka.
dewi bintang yang mempunyai kedekatan
elemen api kemudian mengalihkan
pandanganya ke arah Ryuzi dengan mata
anak anjing, itu membuat Ryuzi merasa
ada sesuatu lalu memasukan kembali.
lalu Ryuzi mengeluarkan sayap hitam
demon king ashura sang raja iblis perkasa
ada delapan sayap iblis yang berada
di punggung Ryuzi sang Dewi tertinggi
dari kekaisaran bidadari Dewi Yuki
tercengang lalu dirinya mengamati
sayap dari pemisah tampan tersebut dan
langsung berlari ke arah Ryuzi dengan
cepat dan memeluknya.
para Dewi yang melihat itu membuka mata
mereka lebar lebar ada apa dengan
Dewi Yuki yang di sebut Dewi tertinggi
memeluk pria tampan Tampa ragu ragu.
Dewi Yuki: kamu hiks kamu akhirnya hiks
kembali hiks aku merindukan kamu hiks
tolong tolong hiks jangan pergi lagi
aku aku aku ingin kamu di sampingku.
Ryuzi merasa bingung ada apa dengan
Dewi Yuki ini kenapa dia menangis dan
memeluknya seperti sekarang istri
yang pertama kali bertemu suaminya
ketika berpisah ratusan tahun.
setelah itu Dewi Yuki melepaskan
pelukannya lalu mengangkat tanganya
dan seketika sebuah tongkat peri
muncul di tangan Dewi Yuki mulai
membaca mantra sihir dengan bahasa
kuno yang tidak bisa di mengerti.
lalu kedua Dewi yang duduk juga
mengangkat senjata mereka ke atas
dan membaca mantra sihir yang
membuat sang ratu laut Selatan membuka
mulutnya lebar lebar
sang ratu: apa yang di lakukan para
Dewi ini dan kenapa mereka membuat
ritual pernikahan hidup dan mati kenapa
dan tinggu aku berada di~.
sebelum Dewi Kadita meneruskan
kembali ucapannya sebuah cahaya
muncul di atas mereka berbentuk bulat
dan ada juga lambang cinta Bunga
bunga mawar beterbangan itu
membuat Dewi Kadita tercengang lalu,
tubuh ketiga Dewi dan tubuh Dewi
Kadita juga bersinar dan "ledakan"
cahaya itu lalu hilang hanya menyisakan
bunga bunga yang bertebaran dan
menyisakan ke empat Dewi yang
hanya diam lalu saling melirik satu
sama lain.
tersenyum dirinya tidak menyangka
ibunda nya akan menjadi istri suaminya
serta para bininya juga.
untuk Ryuzi seketika tubuhnya bercahaya
terang menyelimuti nya dan pakaian
yang ia kenakan robek hanya menyisakan
celana saja dan tubuh yang berotot
dengan tato di dadanya berbentuk
lingkaran bulat, dan juga ada nama
Dewi Dewi yang tercantum di tato tersebut.
Ryuzi: ini apa yang terjadi kenapa
kekuatan ku bertambah ini sangat
hangat dan nyaman ini luar biasa.
sejumlah energi masuk kedalam tubuh
Ryuzi membuatnya merasa nyaman dan
hangat di tubuh, dan seketika tubuhnya
mulai mengeluarkan suara dentuman
kecil 5 kali berturut turut.
Ryuzi: ini luar biasa aku menembus tahap
raja dan tubuhku ringan dan merasa
kuat aku aku ini sialan menakjukan.
kelima Dewi hanya tersenyum kacut tapi
ada kesenangan di hati mereka apa
lagi Dewi Kadita merasa enggan dan
merasa tidak percaya sekarang dirinya
adalah istri dari suami anaknya Serta
para Dewi lainya dengan wajah bangga.
sang ratu: Kila antar suami jalan jalan
untuk melihat suasana isatana ini dan
ajak ketempat yang indah.
Dewi Kadita hanya menghela nafas
lalu mengalihkan tatapannya ke arah
ketiga Dewi yang ingin ikut dalam
jalan jalan bersama suami mereka.
Ryuzi: suami?
sang ratu: Kila ajak suami jalan jalan
lalu ceritakan secara perlahan.
Dewi anjeng: aku aku ingin ikut juga
bersama suami aku ingin ikut.
Dewi bintang: akhirnya aku menikah
ayah ibu aku akan membuat cucu untuk
kalian agar kalian bahagia.
Dewi Yuki: ini hari yang aku tunggu tunggu
cinta pertama ku akhirnya kami menikah
aku aku merasa bahagia bahkan
surga dan neraka tidak akan bisa
memisahkan kita kembali suami.
sang ratu: diam kalian bertiga dari
kalian tidak akan ada yang pergi kemana
mana tetap disini.
ketiga ratu mengerutkan kening mereka
Dewi Yuki ingin menentang tapi
aurah yang sangat menakutkan muncul
membuat ketiga Dewi menjadi tenang.
Dewi palangi mengajak Ryuzi/ suami
keluar istanah untuk melihat rakyat
dan makanan makanan mereka.
tapi bagi Ryuzi merasa aneh mereka
semua pucat dan berbicara juga tidak
terlalu banyak hanya sepatah dua kata
yang paling mengejutkan mereka
sangat patuh apalagi ketika Ryuzi
dan Dewi pelangi datang mereka semua
langsung menunduk memberi hormat.