Fail

Fail
Keputusan Yang Terbaik



Kemarin udah sampai 5 like tuuh,sekarang aku terusin niih,semangat bacanya ya readers,jangan lupa tinggalkan jejak dengan like novel ini yaa.


Ah aku merasa aku sedang sial hari ini. Lalu akupun membalikkan badanku menghadap Kak Daivat,ya dialah Kak Daivat yang putus denganku semalam.


"Ada apa?!" ucapku dengan suara bergetar menahan tangis yang akan pecah.


"ily... kumohon jangan putus dengan ku,aku minta maaf..aku sangat menyesal ly" ucapnya dengan mata meohon-mohon padaku


"Maaf kak,saya tidak mebutuhkan penyesalan ataupun maaf dari kakak, semua itu tidak akan menyembunyikan fakta kalau kakak selingkuh dengan orang lain,ini sudah yang ke berapa kali kak?" akupun sudah tidak tahan membendung air mata itu akhirnya pun aku menangis.


"I-ini.." jawabnya dengan gugup.


"Aku tanya sekali lagi kak! Sudah yang ke berapa? Ke 3 kali kan kak?!" bentakku.


"Ma-maaf ly.." jawabnya.


Tiba-tiba tangannya bergerak memelukku,dan tubuhku bergerak otomatis untuk menghindar dari pelukan itu.


Tapi gerakanku sepertinya kurang cepat dari Kak Daivat. Ini yang kutakutkan,setelah aku tertangkap.


Aku tidak akan bisa lepas darinya.


"Ily~ kamu mau putus denganku ya? sampai-sampai teman temanmu sudah tau kita putus" ucapnya sambil masih memeluk tubuhku dengan erat sampai-samapai yang terasa olehku adalah dia mepererat pelukannya.


'Aku mulai khawatir dengan cara bicaranya'


"A-aku yang memberi tahu mereka,lagipula kita memang sudah putuskan kemarin?" jawabku seadanya


"Hahahaha"


'Hah? Kenapa dia malah tertawa,apa dia sudah gila?' dalam pikirku,aku memikirkannya sampai dahiku refleks mengerut.


"Ya ily! aku memang sudah gila,dan lagi sejak kapan kita putus ily? aku tidak pernah dan tidak akan pernah setuju kamu putus denganku~"


'Tunggu,apa dia bisa membaca pikiranku?'


"Ya ily! karena mungkin menurutmu sudah gila,Tapi akulah yang paling mengerti kamu ily,aku tidak akan melepaskanmu! mengerti ! kamu itu dulu pacarku,sekarang pacarku,dan dimasa depanpun kamu pacarku! mengerti!" bentaknya,membuatku takut.


"Jadi jangan menggunakan otak kecilmu itu untuk berusaha putus denganku",ucapnya dengan seringaian yang selalu membuatku takut.


"Hmm? Ily~ kamu masih belum bisa mengerti yaa?" ucapnya membuatku merinding.


"Kamu akan kuhukum! karena kamu minta putus denganku sayaang~",bentaknya. Inilah yang kutakutkan selama ini,aku sudah berusaha meminta putus pada kak Daivat tapi akhirnya selalu seperti ini lagi,aku tidak bisa melawannya.


'bagaimana ini? aku harus memikirkan caranya untuk kabur?'


"hmm? ily sayang~kamu mau kabur yaa? boleh tapi jangan sampai tertangkap olehku ya! karena ily sayang tidak akan aku lepaskan~" ucapnya dengan sangat tenang.


'Aku tahu jika dia mulai tenang seperti ini akan terjadi sesuatu,ah! lebih baik aku lari saja, setidaknya aku sudah berusaha kabur darinya'


Akupun bersiap untuk lari,tetapi tangan Kak Daivat mencengkram tanganku dan menarikku kembali. Akupun berusaha melepaskan tangan itu,yang sekarang semakin kuat mencengkram tanganku.


Aku rasa,aku akan dihukum lagi olehnya.


"Sayangkuu rupanya kamu mau menjadi nakal ya sekarang! Diam! Aku akan meringankan hukumanmu jika kamu diam!" ucapnya dengan nada mengerikan.


"Selama aku waras aku akan berusaha melepaskan diriku darimu kak! Apa kau tidak tahu kak? Kau terlihat seperti monster!"


"Ohya? apa kamu takut? apa itu dapat membuatmu terikat di sisiku? jika itu bisa membuatmu terikat denganku, aku tidak akan takut untuk menjadi monster yang lebih menakutkan untukmu sayang~",jawabnya. Aku tertegun mendengar ucapannya. Aku tidak bisa membayangkan lagi hukuman apa yang akan dia lakukan untuk membuatku kembali padanya.


Halo readers!


semoga kalian menikmati baca novel ini yaa!


Makasi buat readers yang baik yang sudah meninggalkan jejak ya!


Tolong dukung author yaa!


kalian uda ada bayangan ga ceritanya gimana niih?


kalau penasaran like dulu aku lanjutin kalau udah ada 8 like okee:)


Tunggu episode selanjutnyaa yaa readers!


Semoga readers yang dirumah sehat selalu niih😊😊