
Mohon maaf untuk para pembaca, karena ada perubahan teks dari Chapter 9 sampai seterusnya
"Hai kak Revano!" sapa Valleyrina dengan wajah lugunya
"Hnn, jalang yang menggunakan topeng gadis lugu. Kenapa keluarga Sarasvati menampung orang semacam ini" batin Revano yang malas melihat Vallerina
"Kak Vano! untuk apa kak Vano datang kemari?"
"Untuk menemui Raisa" ucap dingin Revano
Valley mendengus kesal. Walaupun ia sudah mengetahui jawaban Revano, tetapi ia harus bersikap sebisasa mungkin untuk menutupi kemarahannya tersebut
"Ehem..." dehem Marvello untuk memecah keheningan
"Silahkan tuan Aditama" Marvello mempersilahkan Revano untuk menuju meja makan
Sedangkan Raisa dan Celline hanya menatap Revano.
Makan malam 'bisnis' tersebut berjalan dengan lancar
"Apa kau sudah memikirkan dengan matang Revano?" ucap Marvello membuka topik pembicaraan
"Ya, saya sudah memikirkannya dengan matang" jawab Revano mantap
Sedangkan Raisa hanya mendengus kesal. Karena merasa topik pembicaraannya tidak di mengerti oleh Raisa
"Dad, apa Raisa sudah boleh pergi dari sini?" tanya Raisa jengkel
"Tidak sayang. Sebentar lagi makan malam ini akan selesai" ucap Marvello berusaha meyakinkan Raisa
"Hhhh. Baiklah jika sebentar lagi akan berakhir" ucap Raisa yang sedang memijat pelipisnya
Karena merasa Raisa sudah tidak nyaman dengan suasana ini Revano berinisiatif untuk menyudahi makan malam 'bisnis' nya tersebut
"Saya rasa makan malam ini sudah berjalan lancar Tuan Marvello" ucap Revano memberi kode untuk Marvello
Marvello yang menyadari kode Revano angkat bicara
"Terima kasih Tuan Revano sudah mendatangi kediaman kami" ucap Marvello
"Saya rasa ini sudah larut malam. Terima kasih Tuan Marvello" ucap Revano sambil m
melirik jam tangan miliknya
"Tidak perlu sungkan sungkan" ucap Marvello
"Raisa, kemari sebentar!" sambung Marvello
"Iya dad, ada apa?" tanya Raisa yang sudah mengantuk
"Tolong kamu temani Revano sampai di depan Mansion ya?"
Raisa hanya mengangguk pasrah sebagai jawaban.
Di depan Mansion
"Terima kasih untuk malam ini Raisa" ucap Revano sambil tersenyum kepada Raisa
"Hmm" dehem Raisa yang menahan rasa kantuknya
"Dan terima kasih karena kamu telah mengantar ku" ucap Revano yang telah berada di dalam mobil sportnya tersebut
Revano yang menyadari tidak ada tanggapan dari Raisa hanya terkekeh melihat Raisa yang hampir memejamkan matanya
Raisa segera mengangguk
Revano menjalankan mobilnya yang menjauh dari Mansion Raisa
Raisa mendesah lega. Raisa segera berjalan memasuki Mansionnya dengan terhuyung
Sementara itu Valleyrina yang sedari tadi mengikuti Raisa untuk mengantarkan Revano hanya geram dengan tingkah Revano terhadap Raisa
Raisa yang sudah memasuki Mansionnya ia segera bergegas menuju kamarnya
"Raisa, apa Revano sudah pulang?" ucap Celline yang sedang menaiki anak tangga
"Sudah mom" ucap Raisa yang sedang mengucek matanya
"Baiklah, Good night princess ku" ucap Celline sambil memberi kecupan di pipi Raisa
"Good night too"
Di pagi hari
Karena hari adalah hari libur untuk Raisa, Raisa merencanakan pergi bersama Viollet dan Rolvie
Raisa yang sudah rapi dengan pakaian casulanya bergegas menuruni anak tangga
Celline yang melihat Raisa sudah rapi memberi pertanyaan terhadap Raisa
"Raisa, apa kamu akan pergi?" tanya Celline yang sedang mengambilkan piring untuk Raisa
"Iya mom. Aku akan pergi bersama Viollet dan Rolvie. Bolehkah aku pergi mom?" ucap Raisa dengan mulutvyang penuh dengan makanan
Celline hanya mengangguk.
Mereka memakan makanan tanpabada perbincangan. Hanya suara sendok dan garpu terdengar.
Tidak lama setelah mereka selesai sarapan...
Tingg... tongg...
Suara bel berbunyi
Celline hendak membuka tetapi Raisa menahan Celline
"Biar Raisa saja mom" ucap Raisa
"Baiklah"
Raisa bergegas membuka pintu dan menemukan seseorang yang sangat dia kenal
"Pagi Raisa" sapa Revano
...Tbc...
Mohon maaf atas sebesar besarnya karena Author sedang sibuk mengerjakan tugas. Tapi saya akan berusaha up ya Guys
Tekan love dan likenya akan membuat Author semangat up!
-dvv.ns