
Dengan anggun Raisa menuruni mobil Revano yang sudah terparkir di depan gedung.
Dengan bangganya Revano merangkul Raisa
Seketika Raisa menjadi pusat perhatian
"Apakah aku terlalu memalukanmu?" tanya Raisa resah
"Tidak, kamu menjadi pusat perhatian karena parasmu yang cantik!" jawab Revano
Kemudian Raisa dan Revano memasuki gedung tersebut
Raisa mendapatkan tatapan tajam dari kaum hawa yang menghadiri acara tersebut.
"Vano, aku rasa aku seperti di tatap tajam di setiap sisi yang menatap ku" lirih Raisa
"Mereka menatap mu karena kamu adalah pasangan ku malam ini." jawab Revano sambil terkekeh
"Huh, tau gitu tadi aku menolak tawaran ini saja!" kata Raisa dengan menatap Revano kesal
"Siapa saja akan iri dengan mu karena kamu sedang bersama Revano Aditya Aditama" lanjut Revano dengan sombongnya
"Cih, kamu juga manusia. Apa yang spesial dari mu?" sinis Raisa
"Sudah, sudah. Aku memang salah. Kata kata mu tadi memang benar. Jadi maukah kamu memaafkan ku?" tanya Revano dengan wajah memelas
"Baiklah, untuk saat ini aku memaafkan mu" jawab Raisa yang tak ingin ambil pusing
Lalu...
"Raisa?! sedang apa kamu disini?" tanya Marvello ayah Raisa
"Mom, dad? kenapa kalian berada di sini?" tanya Raisa balik
"Baiklah, ikut dad sekarang!" ajak Marvello keluar dari gedung tersebut
"Raisa, bagaimana kamu bisa mengenal orang itu?" tanya Marvello dengan nada yang meninggi
"Dia teman ku. Dan dia lah yang telah menyelamatkan ku dari kejadian 2 tahun yang lalu" jelas Raisa panjang lebar
"Dan dia tadi telah menemani ku ke toko buku" lanjut Raisa
"Dan kenapa kamu bisa berada di sini?" tanya Marvello
"Tadi dia mengajak ku. Dan aku menerima tawarannya karena sebagai tanda terima kasih ku kepadanya" jawab Raisa
"Apakah kamu tau dia siapa?" tanya Marvello yang tak habis pikir
"Dia bernama Revano Aditya Aditama. Apa masalahnya?" tanya Raisa
"Hhhhh. Baiklah, dia adalah saingan perusahaan kita Raisa!" seru Mervello
"Apa?!" jawab Raisa tak menyangka hal semacam itu
"Ya, dia adalah anak dari Davin Aditama" Marvello menjelaskan kepada Raisa
Sedangkan Raisa hanya diam dengan lamunannya
"Apa dia pernah memperlakukan buruk terhadap mu?" tanya Marvello cemas
"Tidak, dia tidak pernah memperlakukan buruk terhadap ku" hanya kata kata itu yang mampu Raisa lontarkan
"Aku tak habis pikir dengan Revano" jawab Marvello dengan menekan pelipisnya
"Bisa saja dia menggunakan mu untuk menjatuhkan perusahaan keluarga kita" lanjut Marvello
"Dengar. Raisa, mulai dari sekarang kamu harus jaga jarak dengan Revano" kata Marvello
"Baiklah jika dad menginginkan itu" jawab Raisa lirih
* * * * *
Raisa memasuki gedung tersebut bersama Marvello
"Raisa, kemarilah! aku ingin mengenalkan mu dengan teman teman ku!" kata Revano
". . ." Raisa diam tak menjawab Revano
Karena Raisa diam, Revano berjalan mendekati Raisa
"Raisa, ada apa?" tanya Revano
Raisa tetap tak menghiraukan perkataan Revano dan berjalan menjauhi Revano
"Diamlah! aku tahu kamu menggunakan ku untuk menjatuhkan perusahaan keluarga ku kan?!" sinis Raisa
"Raisa, aku tak bermaksud seperti itu" jawab Revano coba menjelaskan kepada Raisa
"Sudahlah. Jangan pernah menghubungi ku dan bertemu dengan ku lagi" ucap Raisa lalu meninggalkan Revano
"Sial, kenapa selalu saja ada penganggu aku dan Raisa?"
"Ah pasti itu ulah si Marvello itu" gumam Revano
"Bagaimanapun juga aku akan mendapatkan mu Raisa!. Tunggu waktu yang tepat dan kamu akan menjadi milik ku" ucap Revano
* * * * *
Dalam perjalanan menuju Mansion Sarasvati
"Dad, kenapa dad sangat tidak menyukai Revano?" tanya Raisa
"Hhhh. Dad juga tidak menyangka kamu terjerat dalam urusan bisnis seperti ini" jawab Marvello mengacak rambut Raisa
Sedangkan dari tadi Celline hanya diam memperhatikan kedua orang yang ia sayangi tersebut berbicara
...Tbc...
Jangan lupa di tekan lovenya, like, dan share ya
-dvv.ns