
"Ada acara apa kalian kumpul kumpul tidak memberitahu ku?" tanya Rolvie
"Dan siapa pria itu?" lanjut Rolvie
"Tidak ada acara apapun. Dia Revano, kenalannya Raisa" jawab Viollet
"Kenapa ada Hellena di sini?" tanya Rolvie sambil menajamkan alisnya
"Aku hanya kebetulan bergabung di sini saja" ucap Hellena
"Benarkah begitu?" tanya Rolvie yang tidak percaya
"Aku hanya kebetulan saja Rolvie." ucap Hellena untuk meyakinkan Rolvie
Sedangkan Hellena hanya berdecak kesal sambil menggerutu "Sialan, 2 penghalang sudah di depan mata. Tambah 1 lagi" batin Hellena frustasi
Teman teman Hellena menghampiri Hellena karena sudah terlalu lama menunggu Hellena
"Hellena, kok lama banget sih. Kita udah lama menunggu nih!" seru teman Hellena
Dengan kesal Hellena pamit dan melangkahkan kakinya
"Huh, akhirnya si pengganggu itu pergi" ucap Viollet dengan senyum lega
"Jika kalian tidak berteman dengan baik untuk apa dia mengunjungi kalian?" ucap Revano heran
"Ya namanya ada mas mas ganteng, siapa yang ga mau sih?" jawab Viollet dengan tertawa kecil
Lalu mereka melanjutkan makan nya
"Huuuuuh. Kenyang. Gratis ya Rolv?" ucap Viollet dengan wajah memelasnya
"Gak usah. Biar saya aja yang membayarnya" ucap Revano mengajukan dirinya
"Gitu dong. Jangan gratisan mulu" ucap Rolvie sambil tertawa
Setelah mereka selesai membayar makanannya, mereka segera berpisah untuk melanjutkan aktifitasnya masing masing
Di dalam mobil
"Masih marah?" tanya Revano dengan memfokuskan pandangannya ke arah jalanan
"Masih!" ketus Raisa
"Jangan gitu dong. Kan udah aku traktir?" ucap Revano
". . ." Raisa tidak mengubris Revano
"Plis, jangan gitu dong. Kan kamu udah maafin aku waktu itu..." ucap Revano yang tengah memperhatikan wajah Raisa
Spontan Raisa hanya melihat jendela mobil
"Tuan putri, ini sudah sampai Mansion mu. Apa kau ingin aku menggendong mu masuk?" tanya Revano dengan kekehan nya
Sedangkan Raisa hanya tersipu malu
"Terima kasih!" ketus Raisa
"Sama sama tuan putri."
Sesampainya di Mansion...
"Oh Raisa!, apa kamu pulang di antar oleh Revano?" tanya Celline
"Ehm, itu... Iy... Iya" jawab Raisa takut
"Oh, baguslah!"
"Dan, kamu tolong kirimkan pesan untuk Revano mengenai makan malam bersama malam ini" ucap Celline
"Bukannya mommy & daddy tidak menyukai Revano?" ucap Raisa memastikan
"Iya, itu dulu. Dan sekarang hanya makan malam bisnis saja" ucap Celline memastikan Raisa
Di malam hari
Dengan langkah lebar Revano memasuki Mansion Sarasvati
Revano memasuki Mansion yang tampak megah bak istana itu dengan di sambut Marvello dan Celline.
Lalu Celline memanggil Raisa yang baru saja menuruni anak tangga
Revano melihat Raisa dengan terpukau
Raisa berjalan mendekati Celline dan Marvello
"Ada apa ini dad?, kenapa Raisa harus ikut makan malam bisnis ini?" tanya Raisa sebal
"Tak apa apa Raisa, ini hanya makan malam bisnis" ucap Marvello
"Raisa, kau sangat memukau malam ini" ucap Revano dengan wajah menatap Raisa lekat
"Memukau apanya? aku hanya di siksa mom untuk memakai baju yang bagus" gerutu Raisa
Flash Back
"Raisa, ayo ikut mommy memilihkan gaun yang bagus untuk mu!" seru Celline dengan antusias
"Gaun? gaun untuk apa?" tanya Raisa bingung
"Gaun untuk makan malam ini" ucap Celline
"Bukan kah hanya mommy & daddy saja yang hadir dalam acara itu?" tanya Raisa tak mempercayai perkataan Celline
"Sudah, kau diam saja. Biar mommy yang akan memilihkan gaun untuk mu" final Celline
Raisa hanya mendesah kesal
Flash Back End
Valleyrina dengan senang menghampiri Marvello
"Siapa pria tampan itu dad?" tanya Valley antusias
"Dia Revano" jawab Marvello
"Apa dia mengunjungi Mansion untuk bertemu dengan ku?" tanya Valleyrina
"Ehm, sebenarnya untuk mengunjungi Raisa" jawab Marvello
Valleyrina hanya kesal mendengar perkataan Marvello
Valleyrina dengan senang menghampiri dan memeluk Revano
"Hai kak Revano!" sapa Valleyrina dengan wajah lugunya
"Hnn, jalang yang menggunakan topeng gadis lugu. Kenapa keluarga Sarasvati menampung orang semacam ini" batin Revano
...Tbc...
Jangan lupa di tekan lovenya, like, dan share ya
-dvv.ns