
"Dad, kenapa dad sangat tidak menyukai Revano?" tanya Raisa
"Hhhh. Dad juga tidak menyangka kamu terjerat dalam urusan bisnis seperti ini" jawab Marvello mengacak rambut Raisa
Sedangkan dari tadi Celline hanya diam memperhatikan kedua orang yang ia sayangi tersebut berbicara
Di Mansion Sarasvati
Marvello, Celline, dan Raisa memasuki Mansion
"Mom, dad. Valley sangat merindukan kalian!" ucap Valley dan memeluk Marvello dan Celline
"Daddy & mommy juga sangat merindukan mu Valley!" seru Celline
"Apa kamu tidak merindukan kakak mu hmm?" tanya Marvello
"Valley juga sangat merindukan mu kak!" Valley mendekati dan memeluk Raisa
"Cih, drama yang bagus" bisik Raisa di telinga Valleyrina
"Apa susahnya kau mengikuti alur drama?" ucap Valley
"Baiklah jika itu mau mu" sambung Raisa
"Aku juga sangat merindukan mu adik ku!" Raisa memeluk erat Valleyrina
Sementara itu Marvello dan Celline hanya tersenyum memandangi dua anak gadisnya sangat menyayangi satu sama lain
"Baiklah kalau begitu aku pamit ke kamar dulu" sambung Raisa
Raisa menghampiri Celline lalu mencium pipi mommynya tersebut
"Ahhh, aku masih tak percaya dengan omongan daddy mengenai Revano"
"Apa dia menggunakan aku untuk menghancurkan perusahaan keluarga ku?"
"Tidak mungkin. Revano tidak akan melakukan hal yang sangat menjijikan seperti itu!" gumam Raisa
Lalu Raisa mendapatkan pesan dari Revano
"Raisa, percayalah aku tak melakukan hal yang sangat konyol seperti itu" -Revano
"Aku akan menjelaskan nya kepada mu jika kamu sudah bersedia mendengarkan nya" -Revano
"Tidak, aku tidak membutuhkan penjelasan mu" -Raisa
"Apa kamu memaafkan ku?" -Revano
". . ." Raisa tak membalas pesan Revano
"Baiklah, besok aku akan ke Mansion mu untuk meminta maaf secara langsung!" -Revano
"Hei apa kau gila?!, bagaimana jika dad melihat mu!" -Raisa
"Biarkan saja, aku tak peduli. Aku hanya membutuhkan kamu memaafkan ku" -Revano
"Sudahlah! aku memaafkan mu" -Raisa
"Benarkah?!" -Revano
"Berterima kasihlah sebelum aku menarik kata kata ku kembali" -Raisa
Revano POV
"Hei apa kau gila?!, bagaimana jika dad melihatmu!" -Raisa
Revano hanya tersenyum membacanya
"Biarkan saja, aku tak peduli. Aku hanya membutuhkan kamu memaafkan ku" -Revano
"Sudahlah! aku memaafkan mu" -Raisa
Seketika Revano hanya tersenyum bahagia mengetahui jika gadisnya itu memaafkan nya
"Benarkah?!" -Revano
"Berterima kasihlah sebelum aku menarik kata kata ku kembali" -Raisa
"Baiklah. Besok aku akan mengunjungi Mansion Raisa. Aku akan mendapatkan Raisa dengan cara apapun walaupun menggunakan nyawa ku sekalipun!" gumam Revano
8:00 AM
Revano telah berhenti di depan Mansion Raisa
Sebelum ia memasuki Mansion, Revano terlebih dahulu di tahan oleh penjaga Mansion Sarasvati
"Tuan Aditama, sebaiknya anda pergi dari Mansion Sarasvati!" ucap penjaga Mansion
"Saya ingin menemui Marvello" ujar Revano
"Maaf tuan, sebaiknya tuan pergi sebelum kami memakai cara kekerasan" ucap salah satu penjaga Mansion
"Saya mengunjungi Mansion ini karena ingin membahas masalah yang sangat penting dengan Marvello" ucap Revano
Karena ada suatu urusan, Marvello melihat Revano yang berada di Mansionnya
"Untuk apa kau ke Mansion ini lagi?" sinis Marvello
"Baiklah. Saya datang ke Mansion ini karena ingin membahas masalah yang sangat penting" ujar Revano
"Saya hanya memberi mu waktu 10 menit saja" ucap Marvello
"Saya ingin menyelesaikan perselisihan antara keluarga Aditama dengan Sarasvati" ucap Revano
"Untuk apa kau tiba tiba ingin menyelesaikan masalah ini?" tanya Marvello curiga
"Baiklah, Saya akan berterus terang. Saya mencintai Raisa. Bisakah kau memberi ku satu kali kesempatan?" tanya Revano
Marvello menatap Revano tajam
"Apa maksud mu?" ucap Marvello
"Saya sudah membicarakan ini dengan keluarga ku. Dan mereka tak merasa keberatan sama sekali" ucap Revano
...Tbc...
Jangan lupa di tekan lovenya, like, dan share ya
-dvv.ns