
Tingg... tongg...
Suara bel berbunyi
Celline hendak membuka tetapi Raisa menahan Celline
"Biar Raisa saja mom" ucap Raisa
"Baiklah"
Raisa bergegas membuka pintu dan menemukan seseorang yang sangat dia kenal
"Pagi Raisa" sapa Revano
Raisa mendesah kesal
"Ya tuhan, kenapa aku bertemu dengan dia lagi?" gumam Raisa
Revano mendengar perkataan Raisa hanya terkekeh
"Untuk apa kamu datang lagi?" ketus Raisa
"Tadinya aku hanya ingin mengajakmu pergi. Tetapi sepertinya kamu juga ingin pergi?" Revano melirik Raisa yang sudah rapi dengan baju casualnya
"Maaf Tuan Revano. Sepertinya saya tidak bisa pergi dengan mu" ucap Raisa malas
"Baiklah" ucap Revano tersenyum tipis
Revano pergi menjauh menuju mobilnya yang berada di luar Mansion. Raisa hanya menggerutu karena Revano selalu datang di saat tidak tepat
Raisa melangkah memasuki Mansionnya
Tak lama setelah itu Raisa mendapat teks pesan dari Viollet
[ Raisa, aku dan Olvie sedang dalam perjalanan ke Mansion mu ] -Viollet
[ Baiklah, aku akan menunggu mu di depan Mansion ] -Raisa
Raisa berjalan keluar dari Mansionnya
Ia tertegun karena mobil sport Revano masih terparkir di depan Mansionnya
Raisa hanya melanjutkan langkah nya keluar Mansion. Ia fokus menatap layar ponselnya dan tidak menghiraukan keberadaan Revano
Tak lama setelah Raisa menunggu, sebuah mobil datang menghampiri Raisa
Terdengar suara teriakkan dari dalam mobil tersebut
"Raisa!" teriak Viollet sambil melambaikan tangannya
"Iya, iya, iya aku mendengarnya Viollet Wulandari" ucap Raisa yang segera bergegas memasuki mobil tersebut
"Hai Rolv." sapa Raisa setelah memasuki mobil tersebut
"Hai Raisa. Oh ya, kita akan kemana hari ini?" tanya Rolvie yang sedang memfokuskan pandangannya ke arah jalanan
"Ah, mood ku sedang kurang baik. Bagaimana kalau kita ke bioskop saja?" saran Viollet yang sedang sibuk mengunyah snack di tangannya
"Ish, Vio! jagan berantakkan makannya. Baru aja gue cuci mobil!" ucap Rolvie yang sesekali melirik Viollet
"Hehe, maaf. Sensitive banget sih hari ini. Lu lagi PMS ya?" Viollet terkekeh
Rolvie hanya berdecak kesal. Ia sengaja tidak menggubris ucapan Viollet karena ia tahu jika itu hanya untuk membuang buang waktu saja
Raisa yang melihat kelakuan kedua sahabatnya itu hanya tertawa karena ekspresi Rolvie
"Mana?" tanya Raisa sambil meneliti jalanan
Rolvie mengarahkan telunjuknya menunjuk mobil sport hitam
Raisa melirik mobil sport hitam itu dengan kesal
Karena Viollet mengetahui perubahan raut wajah Raisa akhirnya angkat bicara
"Apa kau mengenali mobil itu Raisa?" tanya Viollet yang memperhatikan wajah Raisa
Raisa hanya menggaruk lehernya yang tidak gatal
"Ehm, aku tidak mengetahui mobil itu" ucap Raisa yang berusaha meyakinkan Viollet
"Ah, aku rasa dia hanya penguntit saja" ucap Viollet dengan mulut yang penuh makanan
"Ha~ ha~" Raisa tertawa kecil
"Mana ada penguntit menggunakan mobil sport edisi terbatas?" batin Raisa
Mobil tersebut memasuki area basment
"Yap. Kita sudah sampai nona Raisa Sarasvati dan nona Viollet Wulandari" ucap Rolvie sambil mencabut kunci mobilnya tersebut
"Yes! akhirnya!" ucap Viollet penuh antusias
"Viollet... Viollet... Boleh seneng tapi inget tempat" keluh Rolvie
"Hehe..." seringai Viollet
"Kalian duluan aja. Gue beli tiketnya dulu" ucap Rolvie
Raisa dan Viollet hanya mengangguk
Setelah membeli tiket, mereka memasuki ruangan bioskop
Mereka bergegas menduduki bangku tersebut
Tidak lama sstelah Film dimulai Raisa menfapatkan teks pesan dari Revano
[ Raisa, coba kamu lihat arah samping kiri mu ] -Revano
Raisa hanya bingung dan menuruti perkataan Revano
Raisa meliat arah samping kirinya
Ia terkejut karena Revano menduduki bangku persis di sampingnya
Revano hanya tersenyum melihat wajah Raisa yang memerah
Raisa hanya memalingkan wajahnya tanpa berkata sepatah kata pun
"Raisa ada apa?" tanya Viollet sambil mengunya popcornnya
...Tbc...
Jangan lupa di tekan lovenya, like, dan share ya
-dvv.ns