Eternal Love

Eternal Love
Chapter 6



"Saya ingin menyelesaikan perselisihan antara keluarga Aditama dengan Sarasvati" ucap Revano


"Untuk apa kau tiba tiba ingin menyelesaikan masalah ini?" tanya Marvello curiga


"Baiklah, saya akan berterus terang. saya mencintai Raisa. Bisakah kau memberi ku satu kali kesempatan?" tanya Revano


Marvello menatap Revano tajam


"Apa maksud mu?" ucap Marvello


"Saya sudah membicarakan ini dengan keluarga ku. Dan mereka tak merasa keberatan sama sekali" ucap Revano


"Hhhh. Anak muda jaman sekarang..." keluh Marvello


"Aku tidak dapat menolak dan menerima mu. Biarkan Raisa memilih pilihannya sendiri" ucap Marvello


"Jadi, apa saya boleh mendekati Raisa?" tanya Revano


"Jika niat mu baik dan tulus. Percayalah, dia akan memilih mu" ucap Revano


"Tapi..." Marvello tidak melanjutkan perkataan nya


"Dulu ada seorang seperti mu yang menyukai Raisa. Tetapi itu hanyalah obsesinya terhadap Raisa"


"Raisa tidak seperti anak gadis se usianya. Dia lebih pendiam kepada pria selain sahabatnya Rolvie" lanjut Marvello


"Siapa Rolve?" tanya Revano


"Raisa memiliki dua sahabat karibnya bernama Viollet dan Rolvie" jawab Marvello


"Apa kamu tahu masa lalu Raisa?" tanya Marvello


"Ya, Saya mengetahuinya. Karena saya yang telah menolong Raisa pada kejadian 2 tahun yang lalu" ucap Revano


"Baguslah. Sepertinya Raisa telah membicarakan mu mengenai hal ini" ucap Marvello


Setelah berbicara dengan Marvello, Revano memutuskan untuk pergi dari kediaman Sarasvati


 


"Tadi siapa sayang?" tanya Celline


"Revano Aditama" jawab Marvello


"Revano? untuk apa dia ke Mansion Sarasvati?" tanya Celline sambil mengerutkan dahinya


"Kita telah berhutang padanya sayang" ucap Marvello


"Hutang? hutang apa?" tanya Celline heran


"Dia yang telah menyelamatkan Raisa dari kejadian 2 tahun yang lalu" lanjut Marvello


"Dan sekarang dia meminta sebagai imbalannya?" tanya Celline


"Tidak. Dia tidak memintanya" jawab Marvello


"Lantas? untuk apa dia ke Mansion Sarasvati?" tanya Celline


"Dia menyukai anak kita, Raisa." ucap Marvello pasrah


"Apa kau mersetuinya?" tanya Celline menajamkan alisnya


"Biarkan Raisa yang memilih pilihannya sendiri" ujar Celline


"Aku juga telah berpikir hal yang serupa sayang" ucap Marvello


"Dan juga, dia membahas tentang perselisihan antara keluarga Aditama dan Sarasvati" lanjut Marvello


"Aku rasa tidak ada salahnya juga mengenai perselisihan perselisihan ini"


"Dia juga telah menyetujui perjanjian kontrak antar perusahaan" ucap Marvello


"Aku hanya mengkhawatirkan Raisa saja" ucap Celline


"Ya, aku juga mengkhawatirkan nya" ujar Marvello


Sementara itu Valleyrina hanya mendengarkan perbincangan Marvello dan Celline


"Sial! untuk apa si Revano manyukai jalang seperti itu?! apa bagusnya dia!" gerutu Valleyrina


"Jika aku tak bisa memiliki Revano, jangan harap yang lain bisa memilikinya!" gumam Valleyrina


 


Sepulang dari Kampus Raisa


"Raisa, apa kau ingin menemani ku ke Caffe Rolvie?" tanya Viollet


"Baiklah, aku akan pergi bersama mu" jawab Raisa


"Oh ya, dimana Olvie?" tanya Raisa


"Dia sedang memiliki beberapa urusan. Jadi dia akan menyusul nanti" ucap Viollet


Sementara itu mahasiswi Kuliah tersebut sedang membicarakan seseorang pria misterius menggunakan mobil sport nya


"Hai Raisa, Viollet. Apa kalian telah mengetahui bahwa ada seorang pria misterius menggunakan mobil sport mengunjungi Kampus ini?" tanya Rani


"Siapa pria itu?" tanya Raisa heran


"Katanya sih dia sedang menunggu mu Raisa" ujar Rani


"Benarkah?" ucap Raisa yang sedikit terkejut


Raisa dan Viollet keluar dari gedung Kampusnya dan mereka menemukan seseorang yang tampak tidak asing menghampiri Raisa


"Hai Raisa, Viollet" ucap Revano


"Hai" ucap Raisa dan Viollet sedikit canggung


Sedangkan banyak mahasiswi yang memperhatikan Revano


...Tbc...


Jangan lupa di tekan lovenya, like, dan share ya


-dvv.ns