Eternal Love

Eternal Love
Chapter 2



*  *  *  *  *



At Mansion



2:00 AM



"Jangan sentuh aku!, hiks... Hiks..." jerit Raisa sambil tertidur


"Jangan... Hiks... Hiks..."



FLASH BACK ON



Seorang gadis berusia 16 tahun diculik dan dibawa ke gedung tua yang sudah tidak layak di gunakan.


Terdengar jeritan seorang gadis


"Tolong... Tolong... Hiks..."


"Tolong..." teriak seorang gadis menangis dengan sesunggukan.


Seorang pria mendengar teriakan tersebut langsung menendang pintu gedung tersebut


"Tolong... Hiks..." tangis Raisa yang sudah kehabisan tenaga


"Bertahanlah!" ucap pria tersebut


"Kenzo!, siapkan mobil secepatnya!" ucap pria tersebut sambil keluar dari gedung tersebut


"Baik tuan" jawab Kenzo



Di dalam perjalanan



"Bertahanlah..." ucap lembut pria tersebut



FLASH BACK END



"Hiks..."


"Kenapa aku bermimpi kejadian itu lagi... Hiks..." gumam Raisa


Raisa menghapus jejak air matanya secara kasar


"Aku ga bisa seperti ini terus. Aku harus melupakan kejadian kelam masa laluku!"


"Aku ga sanggup mengingat bagaimana aku di siksa 2 tahun yang lalu..." gumam Raisa


"Ayo Raisa kamu harus buka lembaran yang baru! Hapuslah ingatan yang lama!" batin Raisa


Karena kehausan, Raisa memutuskan ke dapur untuk mengambil minum.


Raisa menyusuri lorong-lorong redup rumahnya


Dan tiba tiba...


"Cup... Cup... Cup... Mimpi buruk lagi ya kak Raisa?" ucap remeh Valleyrina


"Apa hak kamu untuk membahas masalah ini?" geram Raisa


"Oh..., kamu memang pantas tinggal di gedung tua itu..." sambung Valleyrina remeh


"Cukup! Aku akan membongkar rahasia mu Valley!" ucap Raisa dengan nada ditinggikan


"Oh... Apakah mom & dad akan mempercayai mu?" tanya Valley


"Aku hanya seorang gadis polos tak tahu apa apa di mata mereka. Kamu mau bilang apapun mereka juga tidak akan mempercayai mu!" sambung Valley meremehkan Raisa


"Sial, aku masih belum mempunyai bukti yang kuat untuk membongkar kedok Valley!" gumam Raisa


"Oh... Kamu mau membongkar kedok ku?. Silahkan kalau kamu bisa" jawab Valley sambil melangkah kan kakinya



"Haaah... Baiklah. Aku akan keluar dari rumah ini setelah lulus kuliah dan berkerja" batin Raisa


Raisa melajukan langkahnya untuk ke dapur



Krieeett



"Ah menyusahkan. Di dini hari seperti ini aku sudah membayangkan wajah Valley yang sudah mengejekku..." gumam Raisa sambil mengambil minum dari kulkas



Setelah dari dapur, Raisa memutuskan untuk kembali ke kamarnya



"Ah sial, aku tidak bisa menutup mataku" gumam Raisa kesal


Ntah kenapa, kejadian 2 tahun yang lalu selalu menghantui pikiran Raisa


"Lebih baik aku mengisi waktu luangku untuk membaca buku saja" gumam Raisa



6:00 AM



Raisa menuruni tangga untuk menuju meja makan.


"Pagi mom, dad" sapa Raisa


"Pagi Raisa" jawab mom


"Dimana Valley?" tanya Raisa malas


"Sebentar lagi Valley akan turun" jawab dad


"Selamat pagi. Hai kak, mom, dad!" seru Valley dengan muka ceria


"Selamat pagi juga Valley" jawab mom & dad


"Cih, muka dua" gumam Raisa


"Ehm, mom & dad. Raisa berangkat dulu ya" sambung Raisa


"Eh. Raisa, ada apa nak?" tanya mom


"Raisa ada keperluan sebentar mom" jawab Raisa


"Ya sudahlah kalau begitu Raisa pamit ya" sambung Raisa sambil mengecup pipi mom & dad nya



Tak lama setelah Raisa keluar dari Mansionnya...



"Hai Raisa" ucap pria tersebut


"Oh hai Vano" jawab Raisa


"Oh ya, ada apa kamu berada di sini?" tanya Raisa


"Aku ada keperluan sebentar di sekitar sini" jawab Revano


"Apakah aku mengganggu mu?" tanya Raisa merasa bersalah


"Tidak, kebetulan sudah selesai urusannya disini" seru Revano


"Apakah kau tinggal di Mansion yang di sebelah sana?" tanya Vano sambil menunjuk arah Mansion keluarga Sarasvati


"Ya aku tinggal di Mansion itu" jawab Raisa


"Apakah kau bisa menemani ku sebentar saja?" tanya Revano



...Tbc...