
Lyra adalah seorang penyihir muda dari klan penyihir yang terkenal dengan keahliannya dalam sihir elemen air. Dia tinggal di desa yang tenang dan damai bersama orangtuanya, yang merupakan penyihir berpengalaman. Namun, kehidupannya berubah selamanya ketika ia bertemu dengan Pangeran Eldric dari klan wolf, saat dia pergi berkeliling hutan untuk mengumpulkan tumbuhan herbal.
Pangeran Eldric adalah sosok yang penuh misteri, dengan mata biru es yang bisa mencairkan hati siapa pun. Saat mereka bertemu, terjadilah ikatan yang tak bisa dihindari di antara mereka. Namun, kenyataan bahwa mereka berasal dari klan yang berbeda menimbulkan ketegangan besar. Klan penyihir dan klan wolf telah lama berselisih, dan hubungan antara Lyra dan Eldric hanya memperburuk situasi itu.
Lyra dan Eldric sering bertemu secara rahasia, berbicara dengan penuh cinta dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Dialog mereka sering kali penuh dengan kehangatan dan janji satu sama lain.
Eldric dengan mata berbinar, "Lyra, aku akan selalu bersamamu, terlepas dari segala rintangan yang kita hadapi. Kita bisa membuat dunia kita sendiri."
"Eldric, aku percaya padamu. Kita pasti bisa mengubah segalanya," kata Lyra sambil tersenyum.
Cinta mereka adalah sebuah rahasia yang mereka lindungi dengan sangat hati-hati. Namun, rahasia ini tidak bisa selamanya terjaga. Salah satu hari, seseorang dari Klan Penyihir mengetahui hubungan mereka. Kabar itu menyebar dengan cepat, dan kemarahan di antara klan-klan pun berkobar. Klan Wolf, yang merasa bahwa Pangeran mereka telah dihina, menuntut pertanggungjawaban.
Peperangan mulai muncul di sekitar mereka, mengancam kehidupan semua orang yang mereka cintai. Lyra dan Eldric bahkan pernah terjebak dalam pertempuran yang mematikan bersama.
Orangtua Lyra, yang sangat mencintainya, akhirnya harus mengambil keputusan sulit. Mereka khawatir bahwa cinta Lyra terhadap Eldric akan menyebabkan kehancuran bagi seluruh klan penyihir. Dengan hati berat, mereka memutuskan untuk menghapus seluruh ingatan Lyra tentang Pangeran Eldric. Mereka meminta bantuan penyihir terkuat di klan mereka untuk melakukan sihir penghapus ingatan yang kuat.
Ayah Lyra dengan mata yang berkaca-kaca, "Lyra, kami melakukan ini karena kami mencintaimu. Kita tidak ingin klan penyihir kita hancur karena cintamu pada seorang pangeran wolf."
Lyra yang tak tahu apa-apa tentang rencana orangtuanya, hanya bisa menangis saat dia merasakan ingatannya tentang Eldric mulai memudar. Dia merasakan bahwa ada sesuatu yang salah, tetapi tidak bisa menghentikan proses itu.
Keputusan itu membuatnya merasa hampa, seolah-olah potongan-potongan penting dalam hidupnya telah dicabut darinya. Dia tidak tahu siapa Eldric lagi, dan dia merasa terasing dari dunianya sendiri.
Pangeran Eldric, di sisi lain, mencari tahu apa yang telah terjadi pada Lyra. Dia merasa putus asa karena tidak dapat menemukan jejaknya. Dia bahkan pernah pergi ke desa penyihir, mencoba mencari tahu apa yang telah terjadi. Tapi, upayanya sia-sia.
Konflik antara klan wolf dan klan penyihir terus berlanjut, semakin memperdalam pemisahan Lyra dan Eldric. Keduanya hidup dalam dunia yang terpisah, dan mereka merindukan satu sama lain tanpa henti.
Masa lalu kelam Lyra dan Pangeran Eldric tetap menjadi rahasia yang terkunci dalam ingatan yang telah dihapus. Dan sementara peperangan antara klan wolf dan klan penyihir mungkin mereda suatu hari nanti, pertanyaan tentang apakah Lyra dan Eldric akan pernah bersatu kembali tetap menjadi tanda tanya besar.
Lyra yang melihat hologram besar yang menampilkan masa lalunya merasakan sesak dihatinya.Dia tidak menyalahkan siapapun.Dia berharap suatu hari nanti atau mungkin dikehidupan selanjutnya Lyra dan Pangeran Eldric bisa bersatu tanpa ada konflik yang menghalangi cinta mereka.
Tiba-tiba pandangan Lyra menjadi gelap,ia tidak bisa melihat apapun.