
Senin pagi, dimana hari dengan penuh kemacetan dan aktivitas padat di Jakarta. Yap ! ini adalah hari pertama Lyli menjadi siswi baru pindahan di SMA Jaya Bangsa, sekolah swasta ternama di Jakarta. Lyli atau nama lengkapnya Lylian Zaras si gadis cantik berwajah mungil, berambut panjang hitam pekat dan berkulit kuning langsat.
"Lil..... Ayo nak" Panggil mamahnya yang berada di bawah tangga.
"Oke mahhh... wait !"
Lylian mulai menuruni anak tangga sambil membenahi rambut tebal panjang nya itu. Disambut wajah mamahnya penuh heran dan menggelengkan kepalanya.
"Gimana sih kamu Lil, Jakarta macet loh inget ini bukan di Manado"
(Lylian hanya tersenyum sambil merangkul lengan mamahnya untuk bergegas ke garasi mobil).
Mereka mulai bergegas pergi dengan mengemudikan mobil nya untuk menuju ke sekolah baru Lylian. Mamahnya fokus menyetir di situasi kota Jakarta yang terlihat sudah mulai pelik- ramai. Lylian mulai menyetel musik di dalam mobil mendengarkan Musik favorite nya yaitu 'Carly Rae Jepsen - I really like you'. Melihat anak gadisnya yang tampak ceria mendengarkan lagu sambil bernyanyi pun ikut tersenyum ceria. Dan beginilah kedekatan mereka sehari-hari nya, meski tanpa ada sosok seorang Papah lagi di sisi mereka.
Hingga mobil mereka pun akhirnya tiba di dekat gerbang sekolah SMA Jaya Bangsa. Lylian pun merapikan kembali rambut panjang tsb untuk tetap terlihat rapi dan pamit pada Mamahnya untuk segera masuk ke dalam sekolah baru nya.
"See you Mahh... "
"Goodluck my Lil !"
(Mamahnya melambaikan tangannya sambil melihat Lylian yang mulai menghilang ke dalam gedung sekolah nya).
*** *** ***
"KRIIINNNGGGGGGGG......!!! "
Bel masuk berbunyi, semua siswa-siswi SMA Jaya Bangsa mulai berhamburan masuk ke kelas masing-masing untuk mengikuti pelajaran pertama.
Lylian berjalan menyusuri koridor lantai 2 mencari kelas barunya yaitu 11- IPA 2. Ia baru saja mendapat arahan dari ruang guru untuk bergegas ke kelas yang sudah diinfokan sebelumnya. Dengan sepatu kets putih-nya ia terus melangkah perlahan sambil memperhatikan tiap-tiap papan nama kelas yang ada di pintu kelas. Ia terus mencari kelas 11-IPA 2, seketika saat Lylian tengah sibuk mencari- cari tak sengaja ia menabrak seorang laki- laki berpostur tinggi yang baru saja akan keluar dari perpustakaan tepat dari arah depannya.
BRUKKKKKK !!
(Seketika tumpukan buku berjatuhan ke lantai).
"Eh, aduh sorry- sorry... ga sengaja" Lylian terkaget dan membantu mengambil buku laki-laki tsb yang jatuh dekat kakinya.
"It's okey" Jawab nya santai sambil ikut merapikan buku nya yang terjatuh.
"Sorry banget ya" Lylian mulai berdiri sambil memberikan tumpukan buku dengan menatap bersalah ke laki- laki itu.
"Gapapa lagian gue juga gak liat tadi ada orang" Laki- laki itu tersenyum.
"Oh iya mau tanya, kalo kelas 11-IPA 2 dimana ya?" .
"Anak baru?".
"Iya, baru banget hari ini sih. dimana ya?" Tanya nya kembali.
"Itu paling ujung deket tangga" jawabnya sambil menunjukan arah.
"Loh kok masih disini? Belum nemu kelasnya daritadi?".
"Eh, Bu Tiar. Belum bu, ini baru dikasih tau" jawabnya.
"Yaudah, ayo sekalian ibu juga mau ke kelasmu ".
"Baik bu".
"Oh iya, kamu juga sana masuk ke kelas. Pak Donni sudah di kelas loh..." Bu Tiar pun mulai mengalihkan pembicaraannya ke Laki- laki tsb.
"Siap bu" Laki- laki itu pun bergegas meninggalkan mereka berdua begitu saja.
"Ayo..." Sahut Bu tiar yang mengajak Lylian segera ke kelas bersama.
Belum sempat bilang terima kasih, Lylian pun hanya bisa menoleh kebelakang melihat langkah kepergian laki-laki tsb yang sudah jalan berlalu begitu saja. Dengan Ingatan Lylian akan wajah laki-laki tsb, membuat ia berharap bisa bertemu lagi untuk bisa bilang terima kasih kepadanya.
Setiba di kelas Lylian merasa sedikit canggung untuk memperkenalkan dirinya di hadapan beberapa murid yang akan menjadi teman di kelas barunya. Bu Tiar juga sudah membuka percakapan untuk segera Lylian memperkenalkan diri nya di hadapan teman temannya. Dengan rasa percaya diri yang ia kumpulkan di benak nya, Lylian mulai menyapa sambil tersenyum ceria. Ekpresinya terpancar begitu riang dan manis, membuat para laki-laki di kelas itu bersiul senang menyambutnya.
"Pagi semua... perkenalkan aku Lylian Zaras, kalian bisa panggil aku Lyli atau Lian" Sepatah kata pertama nya pun tepotong saat tiba-tiba riuh tepuk tangan beberapa teman kelasnya yang terlihat respon positif akan kedatangannya.
"Aku pindahan dari Manado karena saat ini Mamahku dapat tugas dinas di Jakarta. Semoga bisa berkawan baik semuanya yaaa..." Sambung Lylian dengan ekpresi semangat.
(Semuanya pun bersorak senang menyambut Lylian).
"Oke Lyli, kamu bisa duduk di barisan ke tiga ya dekat Rivana".
"Makasi bu.."
Lylian pun berjalan menghampiri kursi kosong deretan ketiga dari arah depan yang tepat di sebelahnya ada seorang siswi dengan rambut sebahu yang tersenyum kearahnya. Seketika dengan cepat siswi itu menyapanya. "Hai, gue Riva".
"Hai Riva, aku Lyli".
"Nanti ke kantin bareng ya !" Tanpa basa - basi keakraban itu mulai tercipta dengan cepat karena sosok Rivana yang terlihat humble kepadanya.
Dengan semangat Lylian mengangguk dengan senyuman seolah mengatakan mau sekaliiii >,<
Dan pelajaran pertama di kelas baru Lylian pun di mulai dengan pelajaran Fisika bersama Bu Tiar yang sekaligus wali kelasnya.
*** *** ***
>> HALLO GUYS, BANTU VOTE DAN KOMENNYA YA BIAR AKU SEMAKIN SEMANGAT BERKARYA. KARENA SETIAP VOTE DAN KOMEN KALIAN SANGAT BERATI BUAT KU. TERIMA KASIH YANG SUDAH MAMPIR DISINI YA :) :)<<
SO NEXT PART 2...