
Bab 3
(Follow yh reader,terus like,dan juga komen,selamat membaca)
Namun tiba tiba Rio merasa sedikit pusing jadi dia ingin pulang kerumah dan istirahat:"Eh..Angel aku pulang dulu yh..aku mau istirahat kepalaku pusing nih".
Angel menjawab:"Oh..yah udah hati-hati dijalan yh".kemudian Rio langsung pulang kerumah,
sesampainya dirumah:"Aduh...kepalaku sakit sekali..Oh iya Aku tadi baru beli obat"
kemudian Rio meminum obat yang dibelinya kemudia langsung beristirahat,dia tertidur pulas,namun tiba-tiba dia bermimpi bertemu Ayah dan ibunya,
Didalam mimpinya Rio bersama ayah dan ibunya sedang dalam perjalanan ke tempat wisata, Ibu:"Rio...nanti kalau kita sudah sampai,
kamu jangan nakal yh,tetap bareng ayah sama ibu,jangan jauh-jauh nanti tersesat lo,soalnya disana tempatnya ramai,banyak orang jadi mudah tersesat".
Ayah:"Hahah..Rio dengar tuh,ucapan ibu kamu!".Kemudian Rio dengan sedikit tersenyum menjawab:"Iya baik ayah,ibu heheh.."
Kemudia beberapa menit kemudia Tiba-tiba mereka berteriak:"Ahhhhh...",
Rio terkejut dan langsung terbangun,kemudian dia diam sejenak dengan badan yang dipenuhi keringat,kemudian dia pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka,
setelah dia mencuci muka dia menatap ke cermin:"Aku bermimpi buruk,Aku jadi teringat kejadian yang menimpa Ayah dan ibu 8 tahun yang lalu".
kemudian Rio melihat jam,dan dia memiliki waktu 1/2 jam lagi sebelum berangkat bekerja,jadi dia bersiap siap,Karena Rio harus sudah ada dikantor pada jam 07.00 sesuai jam yang ditetapkan sekertaris.
Kalau Rio terlambat maka Rio bakalan dipecat,
Rio segera berangkat dan setelah dia sampai dikantor dia langsung mengambil gambar dirinya sebagai bukti kepada sekretaris bahwa Rio datang sesuai jadwal,
setelah beberapa saat menunggu sendirian teman satpan Rio datang dan seperti biasa mereka mebuly dan menghina2 Rio,
Setelah seketaris sampai di kantor Rio segera memberikan bukti berupa gambar dirinya yang sedang menunggu sendirian di depan pintu gerbang kantor,
Sekertaris melihat foto tetsebut dan dia puas melihat Rio yang menunggu sendirian,
Sekertaris ingin sekali menghacurkan kehidupan Rio dia melakukan banyak cara agar Rio menderita.
Setelah menerima bukti,sekertaris langsung masuk dan segera keruangannya,
kemudian manager perusahaan melakukan Rapat,
mereka membahas beberapa hal termasuk Kenaikan gaji bulan lalu,kemudian Rapat dibubarkan dan semua orang yang ikut Rapat kembali ketugas masing2 ,
sekertaris juga kembali keruangannya :"Wah..aku kaget karna maneger tiba-tiba membahas soal kenaikan gaji,
untung dia tidak tau kalau si SAMPAH Rio,tidak mendapatkan gaji..aku harap dia sengsara 7 turunan Hahahah.."Sisekertaris tertawa penuh rasa bangga.
Sekertaris mendatangi Rio dan mengatakan bahwa Rio harus pulang paling akhir karena dia harus menjaga Sebuah ruangan sampai pukul 12.00 malam dan dia juga mengancam Rio kalau Rio tidak melakukannya maka Rio akan dipecat.
"Rio..kamu nanti jangan langsung pulang,kamu harus menjaga ruangan Yang ada dilantai 3 deket Kantor ku,kamu harus menjaganya sampai pukul 12.00,setelah itu kamu boleh pulang,jangan coba-coba untuk melawan aku memasang cctv disana jadi kamu tidak bisa menghindar,
jika aku tidak melihat kamu berjaga maka habis lh kau".Sekertaris mengancam Rio dan Rio hanya bisa menurutinya.
Setelah mengancam Rio dan menyuruh Rio berjaga dia pergi dengan tertawa dan dalam hatinya dia merasa sangat senang.
"Hahah kali ini kau bakalan menderita Rio..rasakan pembalasanku Hahahah.
"setelah sekertaris pulang kemudian Rio berjaga di depan pintu ruangan disebelah kantor sekertaris dan dia melihat bahwa dia diawasi oleh 2 cctv yang saling berdekatan,
namun setelah beberapa menit tiba-tiba terdengar suara Tertawa dari dalam Ruangan tersebut namun karna suara tertawanya sedikit kecil Jadi Rio tidak terlalu mepedulikanya,
namun suaranya makin keras disertai suara tangisan kemudian lampu tiba tiba mati membuat Rio merasa ketakutan,
Namun Rio masih tetap mejaga Ruangan itu dan tidak pergi:"Aku harus tahan,jangan takut Rio Itu hanya suara".
Bahwa jadwal yang ditentukan sekertaris telah berakhir kemudian dia bergegas pulang.
Setelah pulang tanpa makan malam Rio segera tidur karena dia juga Harus bangun cepet karena sekertaris juga menyuruhnya datang paling awal kekantor,
sekertaris terus menyuruh Rio melakukan hal ini terus menerus sampai 2 minggu,namun karena kurang istirahat Rio jadi jatuh sakit dan libur selama 1 minggu dan dia tidak bisa pergi berobat kerumah sakit karena tidak memiliki cukup uang jadi dia hanya mengandalkan obat dari apotek
Namun karena Rio tidak datang selama 1 minggu,teman Rio yang juga bekerja distu merasa ada yang aneh karena akhir-akhir ini Rio nampak kelelahan
(btw:walaupum Banyak yang membenci dan menghina Rio,ada juga yang meperdulikan Rio,
tidak semua dari mereka jahat)
Dia merasa bahwa ada yang salah dengan tingkah laku sekertaris kepada Rio yang memang sebelumnya dia juga tau bahwa Sekertaris sangat membenci Rio,
namun Perilaku Sekertaris akhir akhir ini jadi lebih aneh,dia merasa bahwa sekertaris telah melakukan sesuatu yang buruk kepada Rio
Dia ingin melaporkannya kepada maneger namun sayangya dia tidak memilikk bukti kuat untuk meyakinkan Maneger,
jadi dia berinisiatif melakukan penyelidikan,Besoknya Rio kembali bekerja seperti biasa Rio selalu orang pertama yang berada dikantor kemudian dia menanyakan kabar Rio,
(eh..bentar susah bilang "dia" kita panggil aja namanya "Beny")
Beny menayakan bagaimana kondisi Rio dan apa yang membuat Rio jadi jatuh sakit
"Eh..Rio kamu sudah sehat yh,kalau boleh tau kamu sakit apa sampai libur selama 1 minggu,apa kamu sakit karna..".
Rio langsung memotong perkataan Beny:"aku sakit biasa aja kok,aku hanya kelelahan saja jadi aku beristirahat selama 1 minggu ini".
kemudian Beny sedikit penasaran akan jawaban Rio dan Beny kembali bertanya:"Kelelahan...emang apa yang kamu lakukan sampai kelelahan,bahkan harus itirahat selama 1 minggu".
Kemudian Rio hanya tersenyum mendengar perkataan Beny dan langsung mengajak Beny masuk ke kantor,namun Beny tidak puas dan berjanji didalam hatinya bahwa dia bakalan membantu Rio.
"Rio,tenang saja aku pasti bakalan membongkar semua perbuatan sekertaris kepadamu aku berjanji".
Beny melakukan investigasi dan selalu mengikuti Rio,dia melihat Rio masih bekerja manjaga pos pintu gerbang Beny mengawasi Rio dari kejauhan,
setelah semua orang sudah pulang dia merasa heran karna Rio tidak segera pulang namun malah masuk ke kantor dan naik ke lantai 3,dan dia melihat Rio berdiri didepan ruangan dekat ruangan sekertaris,dia merasa heran mengapa Rio berjaga didepan Ruangan pentinyamanan barang,
ternyata Ruangan yang disiruh dijaga Rio adalah tempat menyimpan alat-alat kantor,setelah berpikir lama akhirnya dia sadar apa yang sedang dilakukan Rio namun pada saat dia sedang berpikir dia terkeju mendengar suara jeritan,
tangisan,dan suara tawa yang berasal dari dalam ruangan tersebut,kemudian darah Beny langsung mendidih dia merasa sangat marah kepada sekertaris karena mengerjai dan menakut nakuti Rio,
dan Beny melihat Rio yang ketatukan namun tidak berani pergi dari situ,Beny merasa sangat marah dan berencana bakalan membalas perbuatan sekertaris
Beny kemudian mengumpulkan semua bukti mulai dari mencuri rekaman cctv yang dipasang sekrtaris,
bukti foto Rio yang berangkat paling awal kekantor,Beny mengumpulkan banyak selali bukti kemudian memberikannya kepada maneger:"Pak,permisi pak Beny mau melapor kepada Bapak".
Manager yang sedang bekerja diruangannya mempersilahkan Beny untuk masuk:"Iya silahkan masuk,ada perlu apa kamu menemui saya".
Kemudian Memberikan sebuah tas yeng berisi semua barang bukti perbuatan sekertaris,:"pak,saya hanya mau menyerahkan tas ini dan harap bapak mau memeriksa isi tasnya".
kemudian Manager membuka tas dan melihat banyak kertas dan rekaman,dan juga foto foto:"Apa ini...,"
kemudian Beny menyarankan agar maneger memeriksanya
"Silahkan bapak periksa terlebih dahulu yang paling penting rekamannya pak"
lalu maneger melihat isi rekemannya dan sangat terkejut:"Haa...apa-apa ini,kok bisa bengini,apa yang terjadi..".kemudian .....!
Lanjut Bab 4..