
Mendengar Penjelasan Dari Manager,Rio Mengangguk Mengerti:"Baiklah Pak Manager,aku akan Mencoba Berusaha Semampuku,
Dan Besok Aku Pasti Datang Kok Kerapat Besok".
Manager tiba-Tiba Merangkul Bahu Rio dan Mengatakan Bahwa Rio Yang Terbaik Sambil Tertawa Terbahak-Bahak:"Hahaha...Bagus Rio,jawaban Yang sangat Bagus,aku Percaya Padamu,jadi Jangan Kecewakan Aku Yh,Hahahha..".
Rio Juga Ikut Tersenyum Namun Ada Seuatu Yang Masih Menggangu Pikirannya:"Baiklah...Besok Aku pasti ikut Rapat dan melakukan Yang Terbaik Untuk Tugas Pertamaku
sebagai Sekertaris Manager,Tapi Pria Karyawan Tadi Siapa yh?,Aku Sangat PENASARAN,Pertama Dia Tersenyum Jahat Kepadaku,Lalu Dia Membantuku Menjelaskan
apa Yang Sedang Terjadi dan Yang Sedang aku alami dengan Jelas,dan Juga Pria Itu Dapat membuat Manager Gemetaran Dengan Wajah Pucat Pasi Memohon-Mohon Kepada Pria Itu
dan Pria Itu Tersenyum Lagi Kepadaku Seperti Dia Mengenalku,Tapi Aku Mana Mungkin Kenal Dengan orang Yang Mampu Membuat Manager Sampai Keringatan Begitu loh,
Hmm...Manager Ternyata Takut Terhadap Seseorang yh,aku Baru Tau,Biasanya Manager selalu berekspresi Tegas
ehh..tunggu,Yang Sedang Merangkul Ku Ini Beneran Manager Yh,haa...serius,sepertinya Besok akan Hujan deras Deh,Haduh".
Manager Melihat Rio Yang Sedari Tadi Diam,Manager Langsung Me ngagetkannya:"Heii,Rio Kenapa Kamu Diam Saja,apa ada Masalah yang Mengganggumu?".
Manager Bertanya Kepada Rio Karena Rio Dari Tadi Diam saja
lalu Rio Mengganguk:"Oh...Tidak manager,Masih Ada Yang harus Kulakukan manager,aku Masih Harus Memindahkan Barang Penting Keruangan Sekertaris jadi Aku Pamit Permisi yh,pak".
Manager Mengangguk setuju,Manager Juga Berpesan Agar Rio Tidak Lupa Datang Ke rapat Besok:"Haa...Baiklah,Tapi Kamu Harus Datang Yah Ke Rapat Besok,dan Jangan Sampai Lupa,Kamu Harus Datang Walaupun Angin Badai,
Gempa Bumi,meteor jatuh,atau Kiamat Sekalipun,aku Harus melihatmu Diruang Rapat Oke".
Rio Kemudian Tersenyum aneh mendengar perkataan Manager dan Rio Sedikit Keheranan:"Heh,apa yang Terjadi Kepada Manager Kenapa Dia Terkesan Konyol yh,Setelah Betemu Pria Karyawan Itu manager Berubah Total,sebenarnya Siapa Pria Itu yh?".
Rio Kemudian Meninggalkan Ruangan Manager Dia Kembali Keruangannya Kali Ini Dia Menggunakan Lift Dan Sesampainya Rio Di lantai Bawah Tepatnya di Lantai Utama
Rio Berjalan Menuju Kearah Ruangannya namun Di sepenjang Perjalanan Dia Mendengar karyawan wanita yang sedang Bergosip tentang diadakan Pesta perayaan Senin Depan Di perusahaan.
:"Eh...Kamu Udah Dengar gk,katanya Minggu Depan Kantor Perusahaan Kita Bakalan Mengadakan Pesta Perayaan Ulang Tahun Nona Muda Lo,dan Mereka sekeluarga bakalan datang".
:"Benarkah,asyik kayaknya Baju pesta Yang Kubeli Untuk berkencan Kemarin Tidak Sia-sia".
:"Haa..baju Kencan?".
:"Iya,Kemarin Aku Membeli Baju pesta Untuk kencanku Dengan Pacarku,Tapi Waktu itu pacarku lagi sibuk jadi ditundah deh".
Rio Yang Mendengar Itu Merasa Heran sekaligus Takjub:"Kayaknya Berita Tentang Pesta Itu Sudah Menyebar kesemua Karyawan Diperusahaan ini,dan Juga Kencan kah...Aku Tidak Pernah Pergi Berkencan Dengan Wanita semenjak Ayah Dan Ibu Meninggal,
Dan sekarang Aku Sudah Berumur 20 Tahun,apa Masih ada Gadis yang mau denganku yh,Apakah aku bakalan Jomblo Selamanya?
apasih Yang aku Pikirin Aku Harus Fokus,aku Sedang Mengemban tugas Penting sekarang,aku Harus Melakukan Yang Terbaik Untuk Keberhasilan Tugas Pertamaku ini".Gumam Rio Dalam hati.
Lalu Rio Segera Bergegas Ke ruangannya dan Segera Memindahkan Dokumen dokumen Penting Ke ruangan Penyimpanan.
Rio Juga Merasa Bahwa Ruangannya Yang Sekarang Kelihatan Membosankan Rio Kemudian Berinisiatif untuk Mendekorasi Ulang Ruangan Tersebut
Rio Memangil Salah Satu Karyawan Yang Kebetulan Lewat Depan Ruangan Rio,Rio Memanggil Orang Tersebut dan Meminta Tolong
untuk Membantunya Mendekorasi Ruangannya
Dan yang Tidak Rio Duga Adalah Karyawan Tersebut adalah Salah satu Orang Yang sering Membully Rio dan Memanggilnya Sampah.
Karyawan Tersebut Meminta maaf kepada Rio:"Anu...Pak Sekertaris,saya Benar-Benar Meminta Maaf,karna saya Dulu Menghina Bapak Sebagai Manusia sampah,saya Benar-Benar Menyesal,tolong Maafkan Saya".
Rio Yang Mendengar Itu Terkejut:"Haa...kamu..!,yah udah lah Gak papa kok,itu hanya Masa Lalu kan,Masa lalu Biar lah berlalu,sekarang kita harus menatap masa depan aku harap aku dapat Berteman baik Denganmu, Kamu mau kan Berteman denganku?".
Mendengar Hal Itu Lantas Membuat Karyawan itu menangis dan terus memohon maaf Kapada Rio.
Rio Kemudian Langsung Memeluk Karyawan Tersebut Yang Membuat Karyawan itu kaget dan Menangis sejadi-jadinya Dalam pelukan Rio
:"Aku Tidak Menyangka Bahwa Selama Ini aku Telah Menghina Dan Memanggil Seorang malaikat suci dengan sampah,Aku ini Benar Seorang Baj*ngan,Sampah Yang sebenarnya:".Karywan Tersebut terus Merasa Bersalah dan mengutuk Dirinya sendiri.
Rio Terus memeluk karyawan Tersebut Hingga Karyawan Tersebut Tenang,tiba-tiba Perut Rio Berbunyi.
Rio Kemudian Mengajak Karyawan Tersebut Kekantin Untuk Makan Siang:"Heh..udah,udah,jangan Menagis lagi Kamu Laki-Laki kan,dan Juga Berkat Bullyan dan ejekan Kalian lah Yang membuat aku Kuat dan menjadi seorang laki laki sejati.
aku lapar Nih Kita Kekantin yuk,aku Yang Traktir".
Karyawan Tersebut kemudian Membersihkan air mata yang masih Tersisa Di pipihkan lalu Kemudian Tersenyum
mereka berangkat kekatin dan sesampainya di kantin Rio Langsung Memesan makan yang biasa di beli Rio:"Permisi Bu,saya mau Memesan Yang seperti biasa yh".
Rio Menyuruh Karyawan Itu Untuk memesan Juga:"Kamu pesan apa?,Pesan aja ayo gk usah takut aku yang bayar kok,kita teman kan".
Karyawan Tersebut kemudian Tersenyum dan memesan makanan
setelah menunggu Beberapa saat Pesanan Mereka sampai lalu Rio Berterima Kasih Kepada si Pelayan,
pelayan tersebut dengan suara pelan bertanya kepada Rio Karena Rio Makan siang Di Kantin Karyawan/Staff Status Rendah.Dan juga yang Rio Duduk Semeja dengan Karyawan Status rendah yang dulu sering membullynya
:"Maaf menggangu Pak sekertaris,saya mau bertanya nih.
Kenapa Bapak Makan siang disini dan juga Bapak Makan Siang Dengan karyawan status rendah,seharusnya Bapak kan Makan siangnya di Kantin Premiun Khusus Karyawan Status Tinggi,
apa bapak Gk Malu,liat Orang-Orang Di sekeling bapak Menatap Bapak Dengan Heran Dan kebingungan lo".
Lalu Rio Menjawab Perkataan Pelayan Tersebut dengan Senyuman:"Aku Sudah Terbiasa Makan Dikantin Ini".
:"Tapi Kan Di kantin Ini sangat Berisik dan juga makanan nya makanan kelas rendah sedangkan Kantin Premium Itu Lebih Tertib dan Tenang dan juga Banyak jenis makanan kelas tinggi".Jawab Pelayan Tersebut
Lalu Rio Tertawa:"Hahah...Menurutku Makanan Disini Lebih Mewah Dan enak dan juga aku tidak Terbiasa dengan Situasi canggung seperti di kantin Premium dan juga kamu tidak Perlu bicara formal kepadaku
kita sudah lama kenal dan kamu juga wanita yang selalu menyemangatiku jadi kamu boleh memanggilku seperti biasa kok".
Pelayan itu menggangguk mengerti dan Langsung pergi menerima pesanan karyawan lain.
Rio Melihat Karyawan Yang sedang makan Bersamannya,Rio Tersenyum:"Hahahah,Sepertinya Dia sudah sangat lapar sampai-sampai Dia Tidak Menyadari Sekitarnya,Dia Pasti lapar karena menangis tadi".
Tiba-Tiba Suara Pria Memanggil Rio Dan Rio Menoleh Kearahnya,Rio sangat terkejut:"Eh..kamu,kenapa kamu ada disini?...".
(Wduh...siapa pria Yang Memanggil Rio Tadi Yh? Wah makin Penasaran nih,Untuk kelanjutan Ceritanya baca di bab selanjutnnya Yh)