
Lalu Keesokan Harinya Setelah Rio Diangkat Menjadi Sekertaris Manager, Manager Meminta Rio Agar Segera Datang Ke ruangannya Untuk Menemuinya
:" Rio Segera Datang Ke ruanganku Aku akan Memberitahukan Hal Hal penting Yang Harus Kamu Lakukan Sebagai Sekertaris Manager,sekarang juga Datang Ke ruanganku,Jangan Sampai Telat ".
Pesan Manager Melalui pesan Chat
Rio Yang Membaca Pesan Dari Manager Langsung Bergegas Berlari Menuju Ruangan Manager. Dimana Ruangan Manager Berada Dilantai Paling Atas.
Namun Semua karyawan Perusahan Yang Melihat Rio Merasa Terheran-Heran.
Mereka Saling Berbisik Satu Sama Lain:"Eh...Menurutmu Apa Yang Dilakukan Sekertaris Manager Baru itu?"
:"Aku tidak Tau Kenapa Dia Melakukan Itu Bukankah Dia Seorang Sekertaris Sekarang?
Aku Rasa Manager Memangilnya Tetapi Kenapa Dia Memakai Itu untuk Keruangan Manager?".
Semua Orang Merasa Bingung Dengan Tindakan Rio Pasalnya Rio Yang Sekarang Berstatus Sebagai Sekertaris Pergi Ke Ruangan Manager dengan Berlari.
Rio Pergi Keruangan Manager Menggunakan Eskalator Yang Membuat Semua Karyawan Bertanya-Tanya,apakah Rio Itu Rendah Hati?
Dimana Harusnya Rio Menggunakan Lift Bukan Eskalator,karena Eskalator Hanya Digunakan Oleh Karyawan Berstatus Rendah Seperti Petugas Kebersihan,Penjaga Keamanan,Pelayan,dll
Sedangkan Lift Digunakan Karyawan Berstatus Tinggi seperti seorang Sekertaris Manager,manager,Nona Muda,Bos Besar,Dll
(Note:Aturan Tersebut Dibuat Oleh Para Karyawan Senior Terdahulu Dimana mereka Membedakan Kasta Manusia,Yang Sudah Ada Hingga Sekarang)
Karena Rio Menggunakan Eskalator Dan Tidak Menggunakan Lift Membuat Rio Terlambat Keruangan Manager,Yang Membuat Manager Kesal Dengan Rio
Sesampainya Di Ruangan Manager,Manager Langsung Menegor Dan Memarahi Rio
:"Rio..Kenapa Kamu Terlambat?,Kan Aku Mengatakan Agar kamu segera Keruanganku,Apa Yang Kamu Lakukan Dulu,haa?".
Rio Merasa Sangat Bersalah Karena Keterlambatannya Dan Meminta Maaf Kepada Manager:"Aku Minta Maaf Manager,aku Tau Aku Salah,aku Minta Maaf Karena Aku Terlambat!".
Namun Manager Udah Terlanjur Marah Kepada Rio Dan Mengabaikan Permohonan Maaf Dari Rio:"Kamu Ini Gimana Sih,baru Aja Diangkat Menjadi Sekertaris,Tapi Sudah Berulah".
Pada Saat Manager Sedang Memarahi Rio Tiba-Tiba Salah Seorang Karyawan Masuk Keruangan Manager Dengan Membawa sebuah Dokumen Penting.
:"Ehh..Permisi Pak Manager,aku Membawa Dokumen Penting Dan Juga Sebuah Surat Yang Dikirm Oleh Bos Besar Untuk Pak Manager Silahkan Dibaca,Sepertinnya Surat Ini penting pak".
Karyawan Tersebut Melihat Rio Yang Sedang Berdiri Dengan Kepala Menghadap Kebawah Dan merasa Sangat Bersalah.Karyawan Tesebut Memandangi Rio Sambil Tersenyum Puas,
:"Akhirnya..Akhirnya...setelah Setelah Sekian Lama Aku Mencarimu,Akhirnya Aku Menemukanmu...Rio,Sekarang Aku Bisa Membalaskan Perbuatanmu Waktu Itu,Hahaa..haha,Ternyata Takdir Mempertemukan Kita Kembali".Gumam Karyawan Tersebut Dalam Hatinya Di Iringin Senyuman Puas Diwajahnya
Sedangkan Manager Langsung mengambil Dokumen Dan Surat Tersebut Dari Tangan Karyawan Tersebut Lalu Manager segera Kearah Mejanya Dan Segara Duduk.
Manager Meletakkan Dokumen Di mejanya Dan Langsung Membuka Surat Tersebut Dan Segera Membacanya Sedangkan Rio Dan Karyawan Tersebut Masih Berdiri.
Lalu Rio Mengangkat Kepalanya,Rio Melihat wajah Manager yang sedang Serius membaca surat Tersebut,dan Rio Kemudian Melihat Kesamping,
Rio Sangat Terkejut Karena Ada seorang Pria Berdiri Menatapnya Dengan Senyuman Yang sangat Menyeramkan,Seketika Rio Merasa Merinding Melihat Senyuman Pria Tersebut.
Senyuman Karyawan Itu sangat Menyeramnkan yang Membuat Siapaun Yang Melihatnya Pasti akan Ketakutan,Rio Yang Melihat Senyuman Karyawan Tersebut Merasa Sedikit Ketakutan Namun Tiba-Tiba Muncul Wajah Samar-samar Di Ingatan Rio.
Rio Merasa Pernah Melihat Karyawan Tersebut Tapi Dia Lupa Kapan Dan Dimana Itu:"Kenapa aku kayak Pernah Melihat Senyumannya itu yh,tapi Dimana yah?".Gumam Rio
Suasana Menjadi Canggung Karena Semua Orang yamg Ada Diruangan Itu tidak Ada Yang Bicara Sama Sekali,dan Yang Terdengar Hanya Suara Karyawan Lain Dan suara ketikan Komputer.
Beberapa Saat Kemudian Suasana Cangguh Tersebut Pecah Karena Manager Tiba Tiba Menghela Nafas panjang Yang Membuat perhatian Rio Dan Karyawan Tersebut Langsung Tertuju kepada Manager
Manager Lalu Bebicara Kepada Rio:"Haa...,Rio Besok Ada Rapat Penting,Kamu Harus Datang Dan jangan Sampai Terlambat Yh,kalau Kamu Terlambat,maka Jabatanmu Sebagai sekertaris akan dicabut,paham Kamu!".
Jawab Rio Dengan Suara Yang sedikit Gemetaran.
Namun Tiba-Tiba Karyawan Tersebut Memotong Pembicaraan Rio Dengan Manager:"Anu..Maaf Menyela Pak,Tadi sebelum Aku Masuk,aku Mendengar Percakapan Pak Manager Dengan Sekertaris Rio,
Sepertinya Pak Manager Marah Karena Sekertaris Rio Terlambat Datang Keruangan Bapak,untuk Menghadap Bapak Yh".
Manager Menjawab Dengan Suara Keras:"Iya Benar,Rio Terlambat Di Hari Pertamanya menjadi Sekertaris,aku Menyuruhnya segera Datang Keruanganku dan Jangan Sampai Terlambat.
Namun Sepertinya Dia Tidak Mendengarkannya Dan Pergi Ke tempat Lain Dulu sehingga Dia Sangat Terlambat Dari Jadwal Yang aku Tentukan".
karyawan Tersebut Tiba-Tiba Kembali Tesenyum Puas Yang Membuat Manager Sedikit Takut
:"Akhirnya Muncul Juga Kesempatanku Untuk Membalas Perbuatan Rio Waktu Itu,Terima Kasih Penguasa Takdir,
hahah..,aku Sangat Bahagia,Dan Ini Akan Menjadi Yang pertama Untuk Membalas perbuatanmu itu....Rio". Gumam Karyawan Tersebut Dalam Hatinya
Manager Menjadi Penasaran Dengan Senyuman Menyeramkan Karyawan Tersebut,Walau Sedikit Takut Manager Menanyakan Kenapa Karyawan Itu Tiba-Tiba Tersenyum
:"Kenapa Kamu Tersenyum,Apa Ada Yang Lucu Yh!".
Karyawan Tersebut mebalas Perkataan Manager:"Tidak Kok pak,Tidak Ada Yang Lucu,Ini Hanya Kebiasaan Burukku Saja,dan Yang Lebih Penting Aku Tau Alasan Kenapa sekertaris Rio Terlambat Datang Menemui Bapak".
:"Emang Alasannya Apa?,Kalau Kamu,Tau Cepat Beritahu Saya alasan Kenapa Sekertaris Rio Terlambat!".Jawab Manager penasaran Karena Perkataan Karyawan Tersebut
Rio Hanya Terdiam Bagaikan Patung Karena Dia Tidak Tau Siapa Karyawan Tersebut walaupun Dia Merasa pernah bertemu Dengannya
Rio Hanya Bisa Pasrah Dengan Situasinya saat Ini:"Haaa...,aku Tidak Tau Siapa Pria Ini,Tapi Dia Tadi Tersenyum Kearahku,aku rasa dia ingin menyakitiku dan menghancurkanku,yah...apa Boleh Buat Aku Hanya Bisa pasrah,
Aku Pikir Kehidupanku Kedepannya bakalan Lebih Cerah Tapi Kali ini Semua Bakalan Berakhir Dan Juga aku sudah Terbiasa Sih,disakiti dan dibully,Maaf yah Mah,pah Aku mengecewakan Kalian,hahaah...".
Rio Berpikiran Seperti Itu Karena situasinya saat ini Sedang terpojok karena karyawan Tersebut tampak sangat Jahat.
Lalu Karyawan Tersebut Kembali Melanjutkan Perkataannya Tentang alasan Kenapa Rio Bisa Terlambat Datang
:"Iya,aku pikir Alasan Kenapa Sekertaris Rio Bisa Terlambat,Mungkin Karena Itu".
lalu Manager Dengan Suara sedikit keras Memotong omongan dari karyawan tersebut:"Haa..kamu Ngomong apa sih,Jangan Banyak Basa-Basi,langsung Keintinya,soalnya Aku Tidak punya Banyak Waktu Masih Banyak Yang Harus aku lakukan".
Karyawan Tersebut menghela nafas dan melanjutkan perkataanya: "huuh..Baiklah,alasan kenapa sekertaris Rio Terlambat adalah karena Dia pergi Ke ruangan Bapak menggunakan Elevator dan Tidak Menggunakan lift
dan Kebetulan Salah Satu Elevator ada yang Rusak Jadi dia Menggunakan Tangga Darurat untuk kelantai selanjutnya,
dan aku dengar Rio Dulunya Hanya seorang Penjaga Gerbang namun Tiba-Tiba diangkat Menjadi Seorang Sekertaris tanpa ada petunjuk dan cara berperilaku yang benar layaknya seorang sekertaris manager,
bapak Hanya Mengangkatnya saja Menjadi sekertaris manager Tanpa Memberitahunya apa yang seharusnya dilakukan Oleh Sekertaris manager
Ternyata Bapak Orangnya Tidak Bertanggung Jawab Yh,Mungkin Bapak Sudah Tau Siapa Saya Sebenarnya,dan Jika Aku Memberitahukan Masalah Ini Kepada Bos besar,
maka Karier Bapak akan Hancur Berkeping-Keping,jadi Bapak Harus Lebih Berhati-Hati Lagi,Paham Kamu,..haaa?".
Wajah Manager Tiba Tiba Berubah Pucat pasi dan gemetaran:"Suara ini..dan ekspersi wajah seram Ini,aku ingat aku Pernah Melihatnya Bersama Bos Besar".Ucap Manager dalam Hatinya
wajah manager dipenuhi oleh keringat dan Dengan Suara Gemetaran Dia Meminta Maaf kepada karyawan Tersebut:"Ahh,itu..eh..aku minta maaf pak,aku Yang salah,aku akan memperbaikinya,jadi Tolong jangan Beritahukan Kepada Bos besar,aku mohon pak".
(Apa yang Sebenarnya Terjadi?,Dan Siapa Pria Karyawan Misterius Tersebut?,Kenapa manager Bisa sampai Ketakukan Begitu?)
nah itu Pertayaan Tersebut akan Terjawab Di Bab Selanjutnya Nantika Yh Reader!