
(Opss...Sebelum Mulai Pastikan Reader Untuk Like Follow dan Komen nya..ok lanjut)
Lalu manajer Bangkit Berdiri dan dia Berbicara Kepada Rudy"Ahh...Ternyata Itu Alasan Kamu Membenci Rio,Namun Perbuatanmu Sudah Keterlaluan,Kamu pasti Tau konsekuensi Dari Perbuatanmu Bukan..?".
Rudy Menganggukkan Kepala nya:"yh saya menegerti pak,namun Kebencian Saya Kepada Rio sangat Besar".
Semua Orang Yang mengikuti Rapat Tersebut saling Berbisik,Namun Rio Hanya Tertunduk Dan Sangat Kebingungan.
Setelah terdiam beberepa saat dan mencoba mencerna apa yang sedang terjadi dan untuk menanggapi cerita Rudy
Rio Pun Berdiri dan akhirnya Bebicara Kepada Rudy,
Rio Meminta maaf Kepada Rudy:"Saya Tidak Menyangka Bahwa Tuan Sekertaris Ternyata Teman Saya waktu sekolah Dulu,
Dan Saya Tidak Ada maksud untuk Menyaingi Ataupun Mengalahkan Tuan Sekertaris.
itu semua Hanya kebetulan Dan Saya pergi Keluar dari sekolah Karena Ada masalah Besar
Yang terjadi Di keluarga saya,sekali Lagi saya Memohon Maaf Kepada Tuan sekertaris".
Rio Kemudian Menundukkan Kepalanya Sambil Meminta maaf Kepada Rudy
Tapi Rudy Tidak membalas sama sekali Yang membuat Manajer Menghela Nafas Melihat Sikap Rudy Kepada Rio
Rudy Nampaknya Benar Benar Sangat Benci kepada Rio Dan Tidak Mau Memaafkan Rio
Lalu Manajer Duduk Dan Berpikir Beberapa Saat,pada Saat Manajer sedang Berpikir
semua Orang Yang ikut Rapat Saling Tatap Tatapan Dan Saling Bebisik Satu Sama lain
Begitu Juga Dengan Rudy Yang menatap Rio Dengan Tatapan Tajam Namun Rio Hanya Tertunduk
Dia Tau Bahwa Rudy tidak Akan pernah Memaafkannya,Rio Merasa sangat Menyesal,Rio Bahkan Mengutuk Dirinya sendiri
Karena Membuat Rudy Sangat Membencinya:"Ini semua salahku...Kalau saja aku tidak Sekolah Disitu,Pasti Tuan Sekertaris Akan Bahagia,
Namun Aku menghancurkan Kebahagiaan nya,Aku adalah Iblis".
Rio Terus mengutuk Dirinya sendiri.
Beny Merasa Kasihan Ketika Melihat Rio Yang Terus tertunduk Dia menebak Bahwa Rio pasti Mengutuk Dirinya sendiri
"Rio pasti Merasa Sangat Bersalah,dia Pasti menyalahkan Dirinya sendiri,Emang Dari Dulu Rio Tidak Pernah Berubah yh".
Lalu Manajer Bangkit Berdiri Dan Membuat Semua Orang Yang Ada Diruang Rapat Tekejut
**Rio Juga Terkejut dan langsung Melihat Kearah Manajer,Manajer mengungkapkan Keputusannya
"Ahh...,Nampaknya Salah Satu dari Kalian Harus Keluar Dari Perusahaan ini".
semua Orang Terkejut Begitu Juga Dengan Rudy Dan Rio
Rudy Merasa Bahwa Dia menang Dia Berpikir Bahwa Rio yang akan di usir.
Rudy yakin Kalau Dia Tidak akan Diusir oleh manajer karena Dia adalah seorang sekertaris Manajer
Rudy Tersenyum Bangga,sedangkan Rio,Rio Hampir menangis
Dia menahan Air matanya,mukanya memerah,Rio berusaha Agar Air matanya Tidak Boleh sampai Jatuh
alasan nya adalah Karena Disaat Rio Hampir menangis, Dia Teringat Akan Pesan Almarhum Ibunya
ketika Rio masih Kecil Dia Menangis karena Terjatuh Dari sepeda dan terluka
Lalu Ibu Rio Membalut Luka dan Mengatakan Kepada Rio
Bahwa Laki laki tidak Boleh-
-Menagis:"Rio...Kamu Seorang Laki-laki kan,Kalau Laki-laki itu harus kuat dan Tidak Boleh managis,Jangan Pernah Tunjukkan Air Matamu Didepan Ibu yh,
Jika Ibu melihatmu sedih Ibu Juga Nanti Bakalan sedih juga,kamu mau ibu menangis,kamu sayang ibu kn,jadi jangan Nangis lagi yh,janji!."
Beny Menatap Kearah Rio,Dia Melihat bahwa Rio Hampir Menangis dan Ingin Berada Disamping Rio Namun
Dia Tidak Melakukan Hal Itu Agar Rahasianya Tidak terbongkar
Manajer Kemudian Mengatakan Siapa Yang Bakalan Diusir Dari Perusahaan,Manajer Memutuskan
Pernyataan Itu Membuat Semua Orang kaget Begitu Juga Dengan Rudy Senyuman Di wajah Rudy-
Berubah Menjadi Wajah Kaget Dia sontak Berdiri dan menanyakan Alsan mengapa Dia yang harus Diusir Dari Perusahaan
dan bukan Rio:"Aaa...paaa,Pak Manajer pasti Bercanda Kan,Kenapa Aku yang Dikeluarkan Kenapa tidak Rio,-
Rio Hanya seorang Panjaga/Security,Sedangkan Aku,Aku seorang sekertaris,Tidak Bisa Begini Loh pak,-
Saya tidak Terima sama sekali,tolong berikan penjelasannya pak,Saya tidak Setuju
Yang pantas Diusir adalah Rio Bukan saya,Kenapa sa..".
Lalu Manajer Berteriak San Membentak Rudy:"DIAM,Dasar Manusia Tidak Tau malu,Harusnya Kamu Sadar Akan perbuatanmu,-
Tadi aku sudah menanyakan Kepadamu Bukan Bahwa Kamu Pasti Tau konsekuensi Dari Perbuatanmu dan Kamu menjawab Tau,-
kamu ingin Tau penjelasannya,oke saya akan Jelaskan,Kamu saya pecat Dari Jabatanmu Kamu bukan Lagi Sekertaris Perusahaan Ini,-
Kamu Juga saya Usir karena Perbuatanmu Sudah Keterlaluan Bukan Hanya menyiksa Rio,-
Kamu juga menggunakan Jabatanmu sebagai Seorang sekertaris untuk Menjatuhkan Rio-
kamu sudah Melanggar pasal Peraturan Perusahaan,jika Bos Besar sampai Tau kamu Pasti akan dipenjara selama 15 Tahun,-
harusnya kamu Bersyukur karena masalah Ini Tidak sampai ke Bis Besar,kalau Tidak Dia pasti amarah besar,-
Manusia Sepertimu Tidak pantas berada Diperusahaan Ini,bukan Hanya Berniat Menjatuhkan Rio Kamu Juga mengabaikan Permintaan maaf Dari Rio-
Kamu Bahkan Mengganggap Bahwa pebuatanmu ini benar dan Merasa bahwa Rio Yang Harus Dikeluarkan karena dia Hanya seorang penjaga/security,
Dan juga Aku dengar Rio sering dipanggil Sampah dan Nama itu kamu yang buat Bukan,Kamu lah manusia Sampah Sebenarnya,
Mulai Hari ini Jangan Pernah menunjukkan Wajah mu Diperusahan ini,Paham,sekarang,PERGIII...".
semua Orang Terkejut Mendengar Pernyataan Dari Manajer,mereka Tidak Menyangka Bahwa manajer akan semarah itu
Dan Mereka Baru Pertama Kali Melihat Manajer marah besar,semua Orang hanya Tertunduk Ketakutan
Begitu pula dengan Rudy,Rudy Gemetar Dia Tidak Menyangka Bahwa Manajer Bakalan Semarah Itu
Rudy juga Baru pertama Kali Melihat Manajer semarah Itu
(Bagaimana dengan Rio?)
Rio hanya terdiam Dan Sangat Kebingungan Bercampur dengan Perasaan Takut,
Suara Keras Dari manajer bagikan Suara Guntur Ditelinga Rio,Rio Juga Gemetar namun Dia Juga Kebingungan
Dengan perkataan Manajer,Rio Bertanya-Tanya Di dalam Hati Kenapa Pak Manager Membela Dia,Yang Hanya Seorang penjaga/Security
Lalu Rudy Dengan Badan Masih Keadaan gemetaran Perlahan Berbalik Meniggalkan Ruang Rapat
Dan segera Pergi Dari Perusahaan Itu Tentu Saja Mobil dan semua Barang perushaan disita Dari Rudy.
Rudy Keluar Dari Gerbang Dalam Keadaan Bingung bercampur ketakutan,Pikirannya Kacau
Saat Rudy Keluar Dari Perusahaan Semua Orang Yang Berada Di ruang Rapat Terdiam ketakutan
Tidak ada satupun Dari Mereka Yang Berbicara,suasana Hening
lalu Suasana Hening Tersebut pecah Ketika Beny Bebicara Kepada Manajer:"Maaf pak,Harap Bapak menenangkan Diri,dan Membahas Tentang Posisi Pengganti Sekertaris
karena 3 minggu Lagi Perusahaan Kita Bakalan mengadaka Sebuah Acara Dimana Bos Besar Dan-
Nona Muda Kan ikut Menghadiri Acara Tersebut,Kalau Tidak Salah Nona muda Kan Berulang Tahun
dan Nona Muda Ingin agar Acaranya di adakan di perusahaan Ini,Jadi Kita Butuh Seketaris yang betanggung Jawab Untuk Mengurus Hal-Hal penting".
Lalu Manajer Berpikir Dan Memilih Sekertaris baru Dan Membuat Semua Orang Terkejut Karena Manajer Memilih...?
(Yh...dh habis deh Ceritanya,tapi Tenang aja Kelanjutannya ada di bab selanjutnya Reader,makanya biar tidak Ketinggalan Cerita2 Seru lainya AYO Buruan Follow dan Sibcribe dan jangan Lupa komennya
Biar saya Semangat Untuk Buat Cerita lainnya,Oke,bye)