
Malam pun tiba, Nicole duduk di meja makan bersama bi amma menikmati makan malam berdua. Jangan tanya dimana ayahnya ya! yang pasti sedang berada di ruang kerjanya.
Ting tong...
Bi amma berjalan membukakan pintu. terlihat paman kim dan Hana di sebelahnya kemudian berjalan masuk. Hana menghampiri Nicole sedangkan paman kim langsung duduk di sofa ruang tamu.
" Hei, panggil gih ayahmu. Bilang kalau ayahku sudah ada di bawah. " ujar hana.
Nicole yang memang gadis penurut langsung beranjak pergi menaiki anak tangga menuju ruang kerja ayahnya.
tok tok...
" silahkan masuk"
Terdengar suara dari dalam.
Nicole pun membuka pintu dan berjalan masuk mendekati ayahnya.
" Ayah, paman kim sudah ada di bawah"
" Ya. "
Hanya itu. kemudian dia berjalan keluar menuju kamarnya yang berjarak 2 ruangan dari ruang kerja ayahnya. Saat membuka pintu, ternyata hana sudah ada di dalam menonton televisi.
" Kau tau tidak, ayahku bilang, kau akan di pekerjakan di kantor temannya paman kang. Dan sebentar lagi, orangnya akan datang kesini."
" oh ya? kenapa ayah tidak memberitahuku? "
" Kita lihat saja nanti. "
ting.. tong..
Pucuk di cinta ulam pun tiba. baru saja di bicarakan.Hana berlari ke arah pintu dan mengintip di celah pintu. Dan benar saja. Dua pemuda datang dengan pakaian formal.Kemudian tampak kim deok berdiri menyambut uluran tangan keduanya begitupun dengan kang Dae.
Hana menelengkan kepalanya agar mendengar percakapan di luar. sedangkan Nicole yang masih setia duduk di ranjang king size nya terkikik geli melihat kelakuan sahabatnya itu.
" selamat malam tuan park jimin, dan tuan kim taehyung.silahkan duduk."
ucap kim deok.
"bagaimana? kita langsung ke intinya saja ya."
ucap kang Dae.
Sementara itu, Hana melambaikan tanganya bermaksud agar Nicole mendekat dengannya. Nicole pun turun dari ranjangnya mendekat ke arah hana.
" kau lihat di luar. 2 orang itu sangat tampan. kalau aku jadi dirimu, aku pasti tidak akan menolak bekerja satu kantor dengan mereka. "
Nicole pun ikut mengintip dan benar saja. 2 orang itu sangat tampan. Mereka pun sama sama menelengkan kepalanya untuk mendengar percakapan di luar.
" Emmmm begini,Perusahaan kami ingin mengajukan kerja sama dengan perusahaan anda. " ucap salah satu pria tersebut.
" Berapa dana yang di butuhkan "
kini, ayah Nicole yang bicara.
Tampak 2 pemuda tersebut tersenyum. Sebelum pria bermata sipit, berambut pirang tersebut menjawab.
" 2M."
Tampak ayah Nicole mengusap usap dagunya kemudian menoleh ke kim deok.
" lalu, keuntungan apa yang kami dapatkan kalau kami bekerja sama dengan anda? "
"kami akan memberikan 30 *persen untuk anda*"
Terlihat bi amma mengantarkan nampan yang berisi minuman dan menaruhnya di atas meja lalu beranjak pergi.
" Silahkan di nikmati jamuannya. "
Ucap ayah Hana yang di sambut anggukan oleh kedua pria tersebut.
Suasana hening sejenak. mungkin karena hanyut dalam pikiran masing2. Hingga Kang Dae membenahkan cara duduknya. yang tadinya bersandar kini menjadi tegap sehingga terlihat lebih serius.
" apakah anda bisa menjamin atas keuntungan yang akan anda berikan kepada perusahaan kami? "
" Ya, kami akan menjamin. "
" bagaimana kalau putri saya bekerja di perusahaan anda? agar saya percaya bagaimana cara kerja perusahaan anda. karena, uang segitu bukan nilai yang sedikit. "
Tampak pemuda tersebut masih mencerna dan berfikir.
" Apa yang lucu? " ucap Nicole kesal.
" Aku tidak bisa membayangkan kalau kau berada di tempat asing tanpa aku. Pasti kau akan terlihat seperti orang bodoh.. kkkkkkk"
Ya memang selama ini, Nicole selalu pergi dengan hana. Dimana ada Hana, disitu pasti ada Nicole. Setelah lulus sekolah SMA, Ayah Nicole menyewa guru les privat untuk mengajarkannya tentang bisnis. Ya, tentunya dengan Hana.
Jadi walaupun hanya lulusan SMA, mereka tau apa yang harus dilakukan dalam dunia bisnis.
" Yakk....bisa ku tebak setelah ini ayahmu pasti angkat bicara. "
setelahnya mereka kembali menelengkan kepala guna menguping percakapan diluar.
" *Dan dia memiliki 2 putri* .bisakah kau menerima mereka di perusahaanmu? "
" ppfftttt.... apa kubilang.Ayolaaah...Memang kita di takdirkan untuk terus bersama.Bahkan ayahmu pun tak menganggap kau putrinya. "
Hana membungkam mulut Nicole yang masih saja tertawa.
" Sssstttt.. kita dengarkan apa yang akan mereka katakan. "
Aksi menguping pun berlanjut.
" Tapi, apakah putri anda mengerti tentang dunia bisnis? "
" Ya, putri saya mengerti apa yang harus mereka lakukan di dalam dunia bisnis.Bagaimana? Kalau tidak mau, yasudah. " ucap ayah Nicole.
" Oke, baiklah. Kebetulan, kami sama sama belum mempunyai sekertaris. Jadi kami bisa memposisikan mereka jadi sekertaris kami. "
" Oke... Hana... Nicole... "
Mereka pun saling terbelalak ketika nama mereka di panggil oleh ayah Hana. Hana mendorong Nicole dari belakang kemudian turun menyusuri anak tangga menuju ruang tamu.
Sesampainya di ruang tamu, Nicole dan Hana membungkukkan badan kemudian duduk di sofa bersebelahan dengan ayahnya.
" Yap... perkenalkan ini Nicole, dan yang di sebelahnya Hana"
Ucap ayah Hana di sertai gerakan tangannya.
" Salam kenal, saya park jimin. Dan ini kim taehyung. "
" Besok lusa kalian sudah mulai bekerja di perusahaan mereka. Jadi besok persiapkan diri kalian. " ucap ayah Nicole.