BITTERSWEET

BITTERSWEET
°eps 9



Angel meronta dan merasa terganggu dengan tindakan orang itu.


Orang itupun melepaskan Angel. Sontak Angel langsung lari agak menjauh dari orang itu lalu berbalik, mencari tau siapa sebenarnya orang tersebut.


"Jonathan?!" Angel terkejut yang ternyata Jonathan menjadi orang misterius lagi.


"Mengapa kau menarikku kesini? kalau aku terlambat aku di tinggal di sini" ucap Angel.


"Kenapa kau tiba-tiba pindah??" Tanya Jonathan dengan wajah yang sangat serius.


"Aku juga terkejut terhadap berita itu. Saat aku pulang dari rumah sakit, mama sudah berkemas untuk pindahan ini" Ucap Angel sembari menunduk.


"Aku tidak ingin berpisah denganmu..."


"Hah? apa kau bilang? bilang saja tidak ada yang kau ganggu karena aku pindah. Iya kan? dasar waria. Sudah aku mau pergi, selamat tinggal Jonathan" Ucap Angel berlalu pergi.


"Apa kata-kata ku tidak jelas di telinga mu Angel? Aku tidak ingin berpisah denganmu bukan karena tebakan konyol mu itu" Ucap Jonathan.


Kata-kata Jonathan membuatku tersadar bahwa ia sedang serius terhadap ku.


"Angel... maafkan aku jika kau tersinggung dengan keusilan ku selama ini"


"Heem"


"Jika ini membuat mu terlambat pergi ke Inggris, itu artinya kau akan tetap tinggal disini, jika kau tinggal sendirian di Indonesia, kau bisa tinggal bersamaku disini" Ucap Jonathan sambil mendekati Angel.


Hal itu membuat Angel terkejut dan menoleh pada Jonathan


"Ha? Apa maksudmu? Mana mungkin aku membiarkan diriku terlambat. Memangnya kenapa kalau aku tidak ke sana dan tinggal denganmu?! kau kira aku setuju dengan ide mu?!" Ucap Angel lalu mulai berlalu pergi.


Belum sempat Angel pergi, sedetik kemudian Jonathan dengan sigap memeluk Angel, dan jujur Angel sangat terkejut. Tapi entah mengapa Angel tidak ingin melepaskan pelukan tersebut.


"Hiks hiks Jonathan... aku mau disini.." Angel menjadi tenang dan mengatakan sejujurnya pada Jonathan.


"Aku tau, maaf jika aku egois, tapi aku emang tidak mau kau pergi. Setelah semua yang berlalu, aku jadi tidak ingin berpisah dengan mu" Ucap Jonathan dengan suara rendahnya yang membuat Angel benar-benar tenang.


"Hiks.. iya aku juga.. hiks:("


"Angel... Aku menyukaimu"


Hanya 3 kata yang sangat sederhana, tapi entah mengapa itu membuat Angel senang, dan memang ternyata mereka berdua saling menyukai satu sama lain. Jika bukan karena kata-kata nya, Angel tidak akan sadar bahwa perasaannya sama dengan Jonathan. Angel menatap wajah Jonathan...


"Hiks hiks, aku ju--"


Sruk sruk


Sesuatu suara lewat diantara rerumputan yang membuat perhatian mereka berdua teralihkan


"Angel... aku tidak ingin menghambat mu, pergilah, jangan lupa kabari aku ya" Ucap Jonathan melepas pelukannya.


Angel mengangguk.


Berlari meninggalkan nya dengan senyuman.


Lalu berjanji dalam hati bahwa ia akan kembali untuk menemui Jonathan.


Kali kedua Angel bertemu dengannya, Angel berjanji akan mengatakan perasaan yang sebenarnya terhadap Jonathan dengan jelas.


Tidak berapa lama kemudian Angel berlari keluar dari wilayah sekolah dan segera memasuki mobil pribadi Angel untuk pergi ke bandara.


Tepat setelah Angel masuk ke mobil, Jonathan berlari ke arah mobil Angel. Dengan cara khasnya, dia meminta mama Angel untuk membiarkan Angel tetap disini.


Angel sangat senang, raut wajahnya langsung berubah, tapi...


"KAU SIAPA BERANI MENGATUR-ATUR HIDUP ANGEL??!! PERGI SEKARANG JUGA DARI HIDUP PUTRIKU!!"


Kalimat itu membuat Angel sangat terkejut.


Jonathan...


Batin Angel sambil melihat Jonathan masih sama dengan ekspresi sebelumnya. Hal pertama yang Angel pikirkan dan khawatir kan, bagaimana Jonathan sakit dengan ucapan yang keluar dari mulut mama Angel.