ATARASHII SEKAI NI UTAU

ATARASHII SEKAI NI UTAU
Chapter 9



"Kami pasukan Alfa, ditugaskan untuk menjemput anda di sini tuan"


"Apa menjemput?"ucapku dengan kaget


"Apa yang mereka maksud Miura?"


"Tenanglah Aoki, Mereka akan mengantarkan kita hingga sampai tujuan"


"Baiklah ayo kita segera berangkat"


"Baik tuan, silahkan naik ke dalam kereta tuan. Ohh iya tuan siapa nona yang bersama anda itu?"


"Dia adalah rekan baru kita"


"Ohh baik tuan"


"Aoki, ayo naik ke kereta, kita akan segera berangkat"


Aku pun menaiki kereta kuda yang dibawa para iblis itu, setelah aku dan Miura masuk, mereka membentuk barisan, setelah barisan terbentuk mereka pun mulai berjalan.


"Wushhh….."


Tiba-tiba terdengar suara dari arah depan, akupun mengecek suara itu dari jendela kereta, saat aku melihat kedepan tiba-tiba ada sesuatu yang gelap di depan.


"Heii Miura ada sesuatu yang gelap di depan sana, apa itu?"


"Itu adalah portal Aoki, portal itu menghubungkan kita langsung ke tempat tujuan"


mereka pun memasuki portal itu. Setelah itu, kereta kami pun juga melewati portal itu, tak setelah keluar portal tiba-tiba aku mendengar sorakan dari luar.


"Selamat datang tuan, selamat datang tuan selamat datang tuan"suara sorakan dari luar kereta


Aku pun melihat keluar kereta. saat aku melihat keluar, begitu terkejutnya aku ternyata di luar kereta sudah ada begitu banyak iblis yang berbaris di pinggir iringan kami, dan ternyata kami juga telah berada di dalam sebuah kota.


"Miura apa ini sebenarnya, kenapa banyak sekali iblis di sini”


“Aoki sekarang kita sudah berada di dalam wilayah kerajaan raja iblis”


“Apa kerajaan iblis?”


“Tempat ini kan sangat berbahaya mengapa kita kesini”


“Tenang saja, kita akan baik-baik saja, tunggulah sebentar lagi kita akan sampai”


Kereta yang kami naiki itu berjalan lurus hingga mencapai sebuah istana yang berada di tengah kota. kereta pun berhenti setelah sampai di depan pintu istana, setelah itu datang seorang iblis yang sangat cantik membukakan pintu kereta yang kami naiki.


“Silahkan tuan”


“Ayo turun Aoki”


Aku dan Muira pun turun dari kereta itu, Setelah aku turun, tampak berjejer barisan prajurit iblis yang menuju pintu masuk istana.


“Aoki sekarang ayo kita masuk”


“Apa masuk kedalam?”


“Apa kita akan baik-baik saja jika masuk kedalam?”


“Sudah ayo masuk saja”


Miura pun menarik tanganku menuju pintu masuk istana, saat kami berjalan menuju pintu masuk para prajurit yang berbaris tadi langsung membungkuk. Pintu istana itu pun terbuka dan kami pun memasukinya. Ternyata di dalam istana sudah banyak para iblis berkumpul, mereka pun menunduk saat kami masuk.


“Wahai Raja kami yang mulia, Selamat datang kembali di istana”


“Aaaapppaaaa raja?”ucapku dengan kaget ke arah Miura


“Yaa begitu lah”


“Ya begitunya apaan, kenapa kamu tidak memberitahuku kalau kau seorang raja”


“Kalau aku memberitahumu aku seorang raja, pasti kita tak akan sedekat ini, lagian jika aku memberitahumu aku seorang raja iblis yang ada malah kamu akan menjauhi ku”


“Aoki bingung nya nanti saja, sekarang, ayo nikmati penyambutan yang telah dibuat mereka”


Aku dan Miura pun berjalan menuju tengah dari aula istana itu.


“Wahai pengikut ku semua, terima kasih atas penyambutan yang kalian buat untukku. Kini aku telah kembali dari menjalankan misi. Aku juga membawa seorang kesini, semuanya perkenalkan dia adalah Aoki, mulai sekarang dia akan berada dibawah pengawasanku”


“prok…prok…prok…”suara tepung tangan orang-orang yang berada di dalam aula


“Karena kalian sudah bersusah payah membuat sambutan yang meriah untukku, kalian pasti lelah kan, kalau begitu ayo kita keruangan makan, untuk makan bersama, para pelayan istana pasti sudah menyiapkan makanan terenak yang ada di istana ini”


Para iblis-iblis itu pun berpindah ke ruangan yang ada di sebelah untuk makan.


“Aoki ayo kita makan juga, para pelayan pasti sudah membuatkan menu yang spesial”


Aku pun ikut ke ruang makan bersama Miura. Setelah masuk ke ruang makan kami langsung diarahkan oleh para pelayang ke sebuah meja. Saat kami tiba, ternyata sudah terhidang begitu banyak makanan lezat di atas meja.


“Aoki duduklah, agar kita segera makan”


Aku menuruti perintah miura untuk duduk. Setelah itu Miura mengambil sebuah gelas dari atas meja.


“Untuk keberhasilan misiku, dan untuk kalian semua, ayo bersulang”


“Nahh Aoki sekarang ayo makan, kau boleh makan sepuasmu kok, perjalanan panjang kita dari kemarin pasti melelahkan untukmu kan”


“Hm baiklah, Terima kasih Miura”


Aku pun mengambil makanan yang dihidangkan di meja dan memakannya. Setelah aku memakannya, aku sangat terpukau, seluruh makanan yang dihidangkan di atas meja itu rasanya sangat enak.


“Aoki kau sudah selesai makan?”


“Sudah Miura, kenapa?”


“Kalau begitu ikutlah dengan ku sebentar”


Miura ternyata mengajakku ke sebuah ruangan di istana itu.


“Aoki, ini adalah ruang kamar mu”


“Beneran ini kamarku?”


“Ruangan besar ini akan menjadi kamarku?”


“Iya, kau boleh memakai ruangan ini sepuasmu”


“Wahh terima kasih Miura, aku belum pernah memiliki kamar seluas dan semegah ini”


“Oh iya kamar ini juga dilengkapi dengan tempat berendam yang ada di pintu ujung itu”


“Hah beneran?”


“Aku sudah lama tak merasakan berendam”


“Kalau begitu silahkan istirahat lah dulu Miura, Aku juga akan beristirahat di kamarku”


“Miura tunggu, ada banyak hal yang ingin aku tanya kepada mu”


“Kalau mengenai itu besok saja kita bahas, sekarang istirahat lah dulu Aoki”


“Hm, baiklah”


Setelah itu Miura pun pergi dari kamarku.


“Hahhhhhhhhhh”aku pun melompat ke kasur yang ada di kamarku


“Aku sangat telahhhhh. Hm, bagaimana kalau aku mandi dulu ahhh, Lagian seingatku aku belum pernah mandi setelah sampai di dunia ini, yoss kalau begitu aku akan mandi”


Aku pun pergi ke ruangan yang di sebelah kamarku, saat aku masuk ternyata ruangan tempat berendamnya sangat luas, akupun segera melepaskan pakaianku, dan membersihkan badanku, setelah aku selesai membersihkan badanku aku pun masuk kedalam kolam air panas.


“hhhhhhhhhhhh nikmatnya, rasanya seperti aku hidup kembali”


Aku pun menghabiskan waktuku di dalam kolam hingga hari tampak gelap.


“Wahh hari sudah mulai gelap, aku tak menyadarinya, ternyata aku sudah cukup lama berada di kolam”


Aku pun pergi dari kolam dan mengambil pakaian ku. Setelah selesai memakai pakaian ku kau pun kembali ke ruangan kamarku dan langsung melompat ke kasur.


“Hhhuuhhh, sepertinya ini adalah hari terbaik dalam hidupku”


“tok…tok…tok…”suara ketukan pintu dari luar kamarku


Aku pun segera membuka pintu, ternyata yang mengetuk pintuku adalah seorang pelayan istana.


“Nona ini adalah makanan untuk makan malam anda, tuan raja meminta untuk diantarkan ke ruangan anda”


“Ahh Terima kasih banyak”


“Kalau begitu saya langsung permisi,selamat menikmati makan malam anda”


Pelayan itu pun pergi, aku pun membawa masuk makanan yang telah dia bawa tadi. makanan-makanan yang dia bawa sangatlah banyak, aku sampai bingung harus makan yang mana.


Setelah aku selesai memakan-makanan itu, aku berjalan ke arah jendela, saat aku melihat keluar, ternyata pemandangan dari jendela itu sangat indah, dari jendela itu aku dapat melihat terangnya kota, bulan, dan bintang.


“Wahhhhh istana ini memanglah tempat terbaik. yang pernah ku datangi”


Aku pun menatap keluar jendela hingga beberapa menit. Setelah itu aku ke kasur bersiap untuk istirahat.


“tok..tok…tok…”


“Aoki apa kau sudah bangun ini aku Miura”


“Aaahhhhh, sebentar Miura, aku baru saja bangun”


Aku pun langsung membukakan pintu kamarku.


“Ada apa Miura?”


“Aoki bersiap-siaplah, aku akan mengajakmu untuk berkeliling istana, dan menjawab pertanyaan yang ingin kau tanyakan semalam”


“Baiklah tunggu sebentar, aku akan cuci muka dan merapikan kasurku”


Aku menutup pintuku kembali dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka, setelah aku selesai mencuci muka, aku langsung merapikan tempat tidurku, setelah selesai dengan tempat tidurku aku pun menemui Miura kembali. Ternyata Miura Masih menungguku di depan kamarku.


“maaf membuatmu menunggu Miura"