ATARASHII SEKAI NI UTAU

ATARASHII SEKAI NI UTAU
Chapter 3



“Hmm, Kaede dan rekan lainnya kan petualang, aku ingin mengetahui apa saja tentang petualang seperti kalian”ucapku


“Petualang ya, baiklah, di dunia ini ada 3 jenis petualang, yaitu pengguna senjata seperti Leon dan Ryota, lalu pengguna perisai dan terakhir pengguna sihir seperti Green, mereka biasanya tergabung dalam guild dan memiliki tingkatan yang sesuai dengan kemampuannya” ucap Kaede


“Pengguna senjata, perisai dan sihir kah, hmm, kalau begitu bagaimana cara pengguna sihir dapat menggunakan sihirnya?”


“Kalau mengenai sihir tanyakan saja langsung kepada Green karena dia satu satunya pengguna sihir di team ini”ucap Kaede


“Para pengguna sihir biasanya merapalkan mantra atau menggunakan segel untuk mengaktifkan sihir-sihir seperti itu, dan ada juga yang bisa langsung menggunakan sihir tanpa merapalkan mantra atau membuat segel, mereka adalah penyihir tingkat tinggi, tak semua penyihir bisa seperti itu, biasanya mereka adalah ksatria suci”ucap Green


“Ohh begitu ya”


Tiba-tiba aku teringat kembali kejadian kemarin, saat berada di dekat gua.


“Oh ya, kalau di ingat kembali, kemarin saat wolf hampir menyerangku aku tanpa sengaja menggunakan sihir tanpa merapal mantra, sebaiknya tidak ku beritahukan dulu kepada mereka tentang kejadian itu”gumamku dalam hati


“Kekuatan sihir di dunia ini terbagi menjadi 5 kekuatan, yaitu; kekuatan bumi, kekuatan cahaya, kekuatan kegelapan, kekuatan pemanggilan, dan kekuatan penempah, untuk kekuatan penempah ini adalah sihir kuno yang sudah punah karena sulit untuk dipelajari”ucap Green


"Ternyata ada banyak juga jenis sihir ya"ucapku


“Kalau mengenai peperangan di dunia ini bagaimana?”


“Di dunia ini sering terjadi peperangan antar kerajaan maupun melawan iblis”ucap Leon


“Hah di dunia ini ada iblis?”ucapku dengan kaget


“Ya, mereka sangat mengerikan, mereka juga pernah tiba tiba menghancurkan desa yang berada di utara dari kerajaan ini dan membunuh para warga di sana”ucap Kaede


“Sebaiknya bila kamu menemui salah satu dari iblis, kamu lebih baik melarikan diri”ucap Green


“Baiklah aku mengerti”


Aku pun banyak menanyakan hal hal tentang dunia ini kepada mereka hingga tanpa kusadari hari sudah mulai gelap.


“Ehh tak terasa kita sudah lama disini, lihat lah di luar sudah mulai gelap, sepertinya kita harus segera pulang sebelum para pengawal kerajaan datang patroli”ucap Kaede


“Patroli?”


“Bukankah mereka tak akan mencurigai warganya sendiri karena penjagaan di pintu masuk sangat ketat”ucapku


“Ya mungkin kamu benar, tapi akhir akhir ini banyak kasus penyerangan yang terjadi di pinggir-pinggir kota, dan pelakunya masih belum ditemukan, karena itu pada akhir-akhir ini pengawal kerajaan melakukan patroli”ucap Kaede


“Kalau begitu ayo kita segera pulang, pemilik penginapan juga pasti telah menyiapkan makan malam untuk kita”ucapku


Kami pun keluar dari bar itu, tapi tanpa sengaja saat berjalan keluar bar aku melihat di papan pemberitahuan ada lowongan kerja di bar itu, aku pun langsung menanyakan itu kepada pemilik bar.


“Permisi tuan, apakah lowongan kerja yang berada di papan pemberitahuan masih ada?”ucapku


“Untuk saat ini masih ada, apakah kamu ingin pekerjaan itu?”ucap tuan pemilik bar


“Ya tuan, aku ingin”ucapku dengan penuh semangat


“Tapi apakah kamu telah diizinkan oleh tuanmu untuk bekerja disini?”


“Soal itu nanti akan ku bicarakan dengannya, pasti dia akan memperbolehkan ku bekerja disini selagi dia menjalankan misi”


“Kalau begitu, jika kamu diizinkan bekerja oleh tuanmu besok pagi datanglah ke bar ini untuk hari pertama mu bekerja, untuk bayaran sementara aku akan membayarmu pada saat malam bar ditutup”


“Baiklah aku akan melakukannya besok pagi, sampai ketemu besok pagi tuan”ucap ku dengan senang


“Akhirnya aku memiliki pekerjaan, kalau sampai besok aku tidak memiliki pekerjaan, bagaimana cara ku untuk membayar penginapan nantinya”ucapku dalam hati


“Maaf membuat semua menunggu”ucapku kepada kelompok leon itu yang sedang menungguku di luar bar


“Tidak apa-apa, ngomong-ngomong apa yang kamu lakukan kembali ke dalam bar lagi, apa ada sesuatu yang tertinggal?”ucap Kaede


“Tidak aku hanya bertanya kepada pemilik bar apakah masih ada lowongan kerja di sana, dan ternyata ada, syukulah aku langsung diterima”


“Boleh juga itu, tapi apa tuanmu mengizinkan mu untuk bekerja dengan orang lain?”ucap Kaede


“Ya sepertinya dia akan mengizinkan ku, nanti setelah dia tiba, aku langsung memberitahukan kepadanya”


“Ohh baguslah, sekarang mari kita pulang ke penginapan”


“Iya, aku juga sudah mulai lapar”


“Ehh kenapa kamu tak memesan saat di bar tadi”ucap Kaede


“Aku baru laparnya sekarang, saat di bar tadi aku tak merasakan lapar”ucapku untuk menghindar bawa aku tak memiliki cukup uang


Kami pun berjalan bersama menuju ke penginapan, setelah kami sampai di penginapan, pemilik penginapan itu langsung menyambut dan mengajak ke meja makan yang telah ia sediakan.


“Wahhh, makan malam hari ini sup kari, sepertinya terlihat enak”ucap ku


“Iya benar, kalau begitu, selamat makan”ucap Kaede


“Hahh misi hari ini sangat melelahkan ya leon, tak ku sangka kita akan mengalahkan bear bos hari ini”ucap Ryota


“Hm…hmm, kita sudah berjuang keras hari ini, bagaimana kalau kita besok libur”ucap Kaede


“Libur ya, mungkin boleh juga kalau menurutmu bagaimana leon”ucap green


“Aku rasa kita besok tidak bisa libur, karena kita harus secepatnya pergi dari kota ini, lagi pula perjalanan kesana membutuhkan waktu yang panjang”ucap Leon


“Mengapa leon ingin cepat-cepat meninggalkan kota ini?”ucapku


“Karena pada bulan depan kami harus sudah tiba di kerajaan selatan”ucap Leon


“Memangnya ada apa disana?”ucapku


“Bulan depan akan diadakan upacara pernikahan kakaknya Leon, dan Leon sebagai pangeran haruslah berada di sana”ucap Green


“Hah pangeran?”ucapku dengan kaget


“Ohh iya, kamu belum tahu siapa leon sebenarnya ya”ucap Green


“Emangnya siapa sebenarnya Leon?”


“Leon adalah pangeran ke-3 di kerajaan Cleovamier yang berada di selatan dari kota ini”ucap Green


“Apa?”


“Pangeran”ucapku dengan kaget


“Bagaimana bisa seorang pangeran berada di tempat seperti ini”


“Ya, dia seorang pangeran sungguhan, aku pun terkejut saat pertama mengetahui dia seorang pangeran setelah bergabung dengan team ini”


“Aku pun tak tahu bagaimana dia bisa membentuk team ini”ucap Kaede


“Aku disini, karena sangat bosan selalu berada di dalam gedung tua dengan pengawalan ketat itu, terlalu banyak peraturan di sana, setiap aku ingin keluar selalu dikawal oleh pengawal kerajaan, jadi aku tidak dapat merasakan kebebasan karena itu aku menyamar dan membentuk team ini”ucap Leon


“Menyamar?”ucapku


“Ya aku sedang menyamar, aku menggunakan nama samaran,  jika tidak bagaimana aku bisa berada disini, mungkin saja aku sedang berada di kerajaan kota ini sebagai diplomat dari kerajaan ku”


“Lalu siapa namamu yang sebenarnya?”ucapku


“Namaku yang asli tak jauh berbeda dengan nama samaranku yaitu adalah Leon D. Cleovamier, orang-orang jarang mengenalku dari wajah karena aku jarang keluar dari kerajaan itu”ucap Leon


“Ternyata menjadi seorang keluarga kerajaan juga sangat menyusahkan ya”ucapku


“Uuwwooohhhh”suara menguap Kaede


“Sepertinya aku sudah sangat mengantuk, aku akan pergi ke kamarku duluan ya, selamat malam semua”ucap Kaede


“Sepertinya aku juga harus segera tidur karena besok pagi aku akan bekerja di bar”ucapku


“Baiklah pergilah kami juga akan ke kamar kami sebentar lagi”ucap Green


“Selamat malam semua”ucapku


Aku pun kembali ke kamarku untuk tidur, karena aku akan bekerja besok pagi.


“Syukurlah hari ini aku mendapatkan informasi walau sedikit, mungkin setelah aku bekerja di bar aku bisa mengumpulkan informasi dari para petualang yang singgah di bar”ucapku


“Baiklah besok aku harus berjuang keras, selamat malam dunia”


Aku pun tertidur sangat lelap, hingga di tengah malam ada suara yang mengetuk pintu kamarku


“Tok..tok…tokkk”bunyi ketukan dari luar kamar sayaka


Aku pun terbangun dari tidurku.


“Siapa sih yang mengetuk pintu kamarku di tengah malam begini, apakah kaede atau rekananya ya”


Aku pun bangun dari tempat tidurku dan memeriksa ke luar kamar, untuk mencari tahu siapa  yang mengetuk pintu kamarku. Saat aku membuka pintu aku pandanganku belum melihat dengan  jelas, dan aku mengira leon yang sedang berada di depan pintuku.


“Hmm, ada apa leon mengetuk kamarku malam lama begini”ucapku sambil mengusap-ngusap mata


“Siapa leon?”


“Sebaiknya kamu lihat baik-baik ke arahku”ucapnya


“Hah, emangnya kamu ”ucapku sambil mengusap mata dan melihat ke arah wajahnya


“Hahhhhh?”