
“Bagaimana kamu bisa berada disini dan tahu kalo aku berada di tempat ini”ucapku dengan terkejut
Ternyata yang ada di hadapan ku bukanlah Leon melainkan orang berjubah yang bertemu ku saat di pintu masuk kota ini.
“Soal itu kamu ga perlu tahu”
Dia pun mengeluarkan sesuatu dari tas yang dibawanya.
“Besok kamu akan bekerja di bar kan, kalau begitu kamu memerlukan surat ini, berikan surat ini kepada pemilik bar itu sebagai bukti kalau kamu telah diberikan izin untuk bekerja di sana oleh tuanmu”
Dia pun menarik tangan kananku dan memberikan surat itu itu kepadaku.
“Berikan surat ini kepada pemilik bar itu dan bilang ini dari tuanmu”
“Hah, bagaimana kamu tau?”
“Apa kamu mengikuti ku saat di bar tadi?”
“Bicaranya lain waktu saja sebaiknya kamu kembali tidur, aku tidak bisa berlama-lama disini, aku harus pergi sebelum para penginap disini terbangun”
“Kalau begitu sampai jumpa lain waktu”
Dia Pun berjalan di lorong menuju tangga.
“Heiii, tunggu dulu kamu harus jelaskan semua ini”
Aku pun mengikutinya menuju tangga turun, akan tetapi saat di melewati persimpangan di lorong dia tiba tiba menghilang.
“Apa, kemana dia pergi, harusnya dia berada di sini karena ini adalah jalan satu satunya menuju tangga”ucapku dengan kebingungan
Aku pun mengecek ke lantai bawah untuk memeriksa apakah dia ada di bawah, akan tetapi aku tak menemukannya.
“Kemana sih dia, sudah ku cari sampai ke bawah tapi tak juga menemukannya”
Aku Pun kembali ke kamar ku dengan membawa surat yang dia berikan tadi.
“Surat apa yang dia berikan tadi ya, sepertinya harus ku buka”
Akan tetapi pada surat itu terdapat sebuah segel lilin.
“Sepertinya surat ini tak bisa ku buka, jika kubuka sekarang makan segelnya akan rusak, mungkin aku harus percaya kepadanya, dia juga sepertinya orang baik, walau sangat mencurigakan”
Aku pun menyimpan surat itu untuk ku bawa besok dan melanjutkan tidur hingga pagi. Aku pun terbagun dipagi hari dan langsung bersiap siap untuk bekerja di bar.
“Sepertinya aku harus memulai dari 0 lagi di dunia ini, dengan bekerja di bar itu, tapi tak masalahlah mungkin nanti aku bisa mencari pekerjaan yang lebih bagus lagi di dunia ini”
Aku pun telah selesai bersiap-siap dan menuju ke bawah untuk mengambil sarapanku.
Saat aku sampai di bawah aku tak melihat keberadaan team Leon ada disitu.
“Mana Leon dan yang lainnya ya, apa mungkin mereka masih tidur”gumamku dalam hati
Setelah aku sarapan aku menemui pemilik penginapan dan memberitahukan kepadanya aku akan menambah masa sewa ku di penginapan itu.
Setelah selesai memberitahukan itu aku pun bergegas pergi ke bar itu. Setelah sampai di bar aku langsung menemui pemilik bar itu.
“Permisi tuan aku telah datang, untuk bekerja”
“Oh baguslah, apa tuanmu telah sudah memberikan izin kepadamu untuk bekerja di sini?”
“Untuk masalah itu, tuanku telah menitipkan surat ini kepada anda”
Aku pun memberikan surat yang diberikan orang berjubah itu kepada pemilik bar itu. Pemilik bar itu pun membuka dan membaca surat itu.
“Disini tertulis tuanmu menitipkan mu untuk bekerja di sini padaku, Disini namamu tertulis Aoki, apa benar?”
“Ya tuan itu benar”
Aku tak bagaimana namaku bisa tertulis di surat itu, bahkan aku belum memperkenalkan diri pada orang berjubah itu, dan aku juga tak mengetahui apa isi surat itu akan tetapi setelah pemilik bar membaca surat itu dia menerima ku untuk bekerja di situ.
“Baik hal pertama yang perlu kamu kerjakan adalah mempersiapkan bar ini untuk buka siang hari nanti, kamu harus membersihkan dan merapikan meja dan kursi yang ada disini”
“Baik tuan aku mengerti, aku akan segera mengerjakannya”
Akupun melaksanakan tugas pertamaku yang diberikan pemilik bar itu, aku melakukannya hingga selesai pada siang hari.
“Tuan aku aku telah selesai melakukan tugas pertamaku”
“Baiklah, kalau begitu sudah saat nya untuk membuka bar”
“Tugasmu selanjutnya adalah menawarkan menu, mencatat dan mengantar makanan kepada pengunjung bar”
“Untuk saat ini pengunjung masih sepi, tetapi mulai nanti sore akan banyak para petualang yang mampir ke sini setelah menjalankan misi, jadi untuk sekarang kamu tidak akan terlalu sibuk mungkin kamu bisa sambil beristirahat dulu setelah mengantarkan pesanan.
“Baik tuan aku mengerti aku akan berusaha melakukan yang terbaik”
Pengunjung pun mulai berdatangan setelah bar di buka, pengunjung yang datang pada siang ini mayoritas adalah warga sekitar dan para pendatang. aku pun melayani para pengunjung itu dengan baik dan tanpa kesulitan apapun. Hari pun mulai sore dan mulai lah datang para petualang yang baru pulang menyelesaikan misinya.
“Heiii, aku ingin memesan”
“Baik tuan tolong tunggu sebentar aku akan segera kesana”
“Ya tuan, apa yang anda akan pesan”
“Oh ternyata ada pegawai baru di bar ini, dan dia seorang budak”
“Heii budak cepat ambilkan aku segelas bir, aku sangat haus”
“Baik tuan, aku akan segera mengambilkannya”
Aku pun segera mengambilkan segelas bir, dan memberikannya kepada petualang itu, akan tetapi pada saat aku mengantar bir ini ke pelanggan yang tadi memesan, ada petualang yang sengaja memanjangkan kakinya di jalan hingga membuatku terjatuh dan menumpahkan bir itu ke baju petualang yang berada di depan ku.
“Hei, yang benar saja apa yang kau lakukan budak, kerja hanya mengantarkan pesanan saja tidak bisa”
“Maaf tuan aku tidak sengaja menumpahkan minuman itu, tadi ada seseorang yang sengaja menyandungku dengan kakinya dan menyebabkan ku terjatuh”
“Yang benar saja mana mungkin aku menghalau mu. Jangan asal menuduh dasar budak tak berguna”ucap orang yang menyandungku
“Aku tidak mau tahu kamu harus mengganti baju ini dengan yang baru”ucap orang yang terkena tumpahan minuman
Pemilik bar itu pun datang.
“Maaf atas keributannya tuan-tuan, dia adalah pegawai baruku yang baru bekerja hari ini, maafkan atas kesalahannya tuan, aku yang akan menggantinya”ucap pemilik bar itu
“Aoki pergi lah duluan ke belakang”
Aku pun menuruti perkataan pemilik bar itu, setelah beberapa menit pemilik bar itu pun datang menemui ku di belakang.
“Tuan maaf kan aku aku benar-benar tidak sengaja, ada yang sengaja menyandungku”
“Kamu tidak perlu minta maaf, aku melihat semua kejadiannya dari awal jadi tenang lah mereka sengaja ingin mengolok-olok kamu”
“Kalau begitu mulai besok, kamu akan bekerja di bagian dapur pada saat sore harinya hingga malam”
“Baiklah tuan, terima kasih telah menolongku tadi”
Setelah itu aku pun bekerja di bagian dapur hingga malam saat bar tutup. Setelah bar tutup aku disuruh untuk merapikan dan membersihkan bar yang berantakan hingga kembali seperti semula saat tadi siang akan dibuka.
“Tuan aku telah menyelesaikan seluruh tugas yang anda berikan”
‘Baguslah kerjamu cepat juga, kalau begitu ini bayaranmu untuk hari ini”
Tuan itu pun memberikan ku bayaran hari ini dengan 13 koin perak.
“Terima kasih tuan”
“Kalau begitu sekarang kamu boleh pulang, untuk besok mungkin kamu boleh datang sedikit lebih siang, karena semua tugas untuk besok pagi telah kamu kerjakan tadi”
“Baiklah tuan aku mengerti”
Aku Pun keluar dari bar itu untuk kembali ke penginapan, Pada saat diluar ternyata orang berjubah yang tadi malam menemuiku, dia seperti sedang menunggu di luar bar.
“Lama sekali kau di dalam, aku telah menunggumu dari tadi disini”
“Menunggu ku?”
“Untuk apa kau menunggu ku hingga malam begini di sini?”
“Apa kau tidak tahu kalau para pengawal kerajaan melakukan patroli akhir-akhir ini?”
“Kalau kau tertangkap bagaimana?”
“Tanda pengenal saja kamu tidak punya, bagaimana kamu menjelaskannya, pasti kamu akan langsung dibawa ke markas mereka lalu di introgasi”
“Hmm kamu ada benarnya juga, baiklah”
“Kalau begitu kita sekarang langsung menuju penginapan mu saja”
Kami pun berjalan bersama menuju penginapanku.