ATARASHII SEKAI NI UTAU

ATARASHII SEKAI NI UTAU
chapter 10



"Kalau begitu sekarang aku akan mengantarmu berkeliling istana"


"Hm baiklah"


Aku pun pergi berkeliling istana ini dengan Miura. Miura mengajakku berkeliling mulai dari Aula utama tempat perjamuan hingga ke taman istana. Setelah lelah berkeliling kami pun beristirahat di taman itu.


"Miura kenapa kau dari awal tak memberitahuku kalau kau seorang raja iblis? "


"Bagaimana bisa aku langsung memberitahumu kalau aku seorang raja iblis. Dimana iblis adalah musuh alami, jika aku memberitahumu pasti kamu akan menjauhiku”


“Hm benar juga”


“Kalau begitu kenapa kau mengajakku ke kerajaanmu ini?”


“Seperti yang aku bilang, perang akan segera terjadi, lebih baik kamu berada disini, lagian sebenarnya tujuanku sebenarnya adalah menjemputmu”


“Apa menjemputku?”ucapaku dengan kaget


“Ya aku datang ke kota itu hanya untuk menjemputmu”


“Bagaimana kau bisa menjemputku, apa kamu tau kalau aku akan bereinkarnasi ke dunia ini?”


“Ya, aku sebelumnya sudah tau akan ada seseorang yang akan di reinkarnasi ke dunia ini dengan unik skill ku, dikatakan kalau mendapat wujud budak. setelah mengetahui kau akan mendapat wujud budak aku sangat khawatir, karena para manusia disana menganggap budak sangat rendah, jadi aku putuskan untuk pergi menemuimu”


“Jadi saat itu bukanlah pertemuan yang tidak disengaja?”


“Yaa, bisa dibilang seperti itu”


“Ummmm. Tapi terima kasih Miura, karena kau sudah menolongku. Ngomong-ngomong aku ada sebuah permintaan kepadamu”


“Apa permintaanmu Aoki?”


“Ajari aku untuk mengendalikan sihir sepertimu, agar aku dapat melindungi diriku atau orang lain bila terjadi sesuatu”


“Ahh aku pikir apa, ternyata hanya belajar sihir, baiklah aku akan mengajarimu cara mengendalikan sihir, sampai kau bisa menggunakan sihir-sihir tingkat tinggi”


Tiba-tiba Miura membuka sebuah gate dan mengambil sesuatu dari dalam gate itu.


“Kalau begitu coba aliri energi sihirmu kedalam kristal ini, untuk mengetahui apa jenis energi sihirmu”


“Bagaimana caranya?”


“Kau hanya cukup memegang ini dan bayangkan sesuatu mengalir dari tubuhmu ke dalam kristall ini”


Aku pun mencobanya, aku memegang kristall itu di tanganku lalu membayangkannya, tiba-tiba kristall nya mengeluarkan cahaya berwarna ungu.


“Wahh ternyata energi sihirmu sama denganku, karena energi sihirmu sama dengan ku maka akan memudahkanmu untuk mempelajarinya dari ku”


“Emangnya apa energi sihirku?”


“Kristall yang kau pegang bersinar ungu berarti tandanya kau memiliki kekuatan penempah, dengan kekuatan penempah kau bisa membuat sihirmu sendiri”


“Tapi bukankah kekuatan penempah sudah kuno dan sulit untuk dipelajari?”


“Yaa walau kekuatan penempah sudah kuno, tapi kekuatan ini sangatlah kuat, kalau mengenai sulit untuk dipelajari itu benar, tapi itu tak berlaku untukku, aku akan mengajarimu sampai kau bisa mengendalikannya”


“Benarkah?”


“Terima kasih Miura”


“Kalau begitu bagaimana setelah makan siang kita langsung belajar mengendalikannya?”


“Hm baiklah”


“Kalau begitu sekarang ayo kita makan dulu”


Kami pun kembali kedalam istana untuk makan, setelah selesai makan aku dan Miura pergi ke bagian belakang istana.


“Aoki pelajaran pertama yang harus kau pelajari adalah aliran sihir di dalam tubuhmu, bayangkan saja sihir itu seperti air yang mengalir ke seluruh tubuhmu, setelah itu coba bayangkan air itu memusat ditanganmu”


Aku pun menutup mataku dan membayangkan air mengalir di tubuhku lalu aku mencoba memusatkan aliran air itu ke tanganku, tiba-tiba tangan ku mengeluarkan sebuah aura berwarna ungu, dan aku merasa tanganku lebih ringan dari sebelumnya.


“Hei Miura lihat ini, aku merasa tangan ku sangat ringan”


“Kalau begitu coba kau pukul pohon yang disana dengan tanganmu”


“Apa memukul pohon?”


“Itu sangat keras, pasti aku akan merasa sakit”


“Sudah coba saja dulu”


Aku pun pergi ke pohon itu, lalu aku memukul pohon itu, seketika pohon itu langsung tumbang dengan pukulan ku


“Apa, bagaimana bisa aku menumbangkan pohon itu dengan tanganku?”


“Kau menumbangkan pohon itu dengan bantuan energi sihir yang kamu aliri di tanganmu”


“Ohhh jadi begitu”


“Sekarang coba bayangkan aliran itu berkumpul di tanganmu kembali, lalu bayangkan energi sihir mu menguap lalu terbakar”


Aku pun mencobanya, lalu muncul kobaran api di tangan ku, anehnya walau api itu berada di tanganku aku tak merasakan panas sama sekali.


“Wahhh muncul api, hebat sekali”


“Wahhh benarkah, pasti kekuatan sihir ini sangat berbahaya”


“Kamu benar, Karena itulah kekuatan penempah sudah tak pernah ada lagi sejak raja iblis VI mati, sejak kematian raja iblis ke VI para ksatria kerajaan memburu para pengguna sihir penempah dan membunuhnya hingga tak tersisa”


“Kalau begitu ayo kita lanjut latihannya. Sekarang coba bayangkan api yang kamu bentuk tadi memadat lalu arahkan ke pohon yang ada di sana”


Aku pun mencoba melakukannya, setelah aku arahkan sihir api yang ku padatkan ke pohon akupun melemparnya ke pohon itu, api itu pun menabrak pohon itu lalu meledak.


“Wahh apinya jadi meledak”


Tiba-tiba muncul seorang iblis, yang sepertinya bawahan Miura. Dia pun datang ke arah kami lalu menunduk di depan Miura.


“Lapor tuan, team pemantau mendeteksi ada sekelompok Manusia yang memasuki wilayah bagian timur”


“Kirimkan team Delta untuk memantau, jangan sampai mereka terdeteksi oleh para manusia itu, jika mereka menyerang jangan segan, langsung habisi mereka”


“Baik tuan, aku akan langsung mengirimkan team Delta ke sana”


Iblis itu pun kembali ke dalam istana.


“Miura ada apa?”


“Sepertinya ada sekelompok manusia yang masuk ke area kami, aku tak tahu apa tujuan mereka, bisa saja mereka adalah mata-mata”


“Aoki sepertinya kita sudahi dulu latihan kali ini, ayo kembali ke istana”


Kami pun masuk kembali ke istana.


“Miura sebenarnya apa yang terjadi antara iblis dan manusia?”


“Sebuah prasasti yang tersimpan di istana ini mengatakan, dahulu iblis dan manusia hidup damai, lalu muncullah sebuah konflik yang dibuat oleh manusia saat pergantian pemimpin, raja terdahulu meneruskan tahtanya kepada iblis yang menjadi teman baiknya, karena raja itu tak memiliki keturunan untuk meneruskan tahtanya, lalu berita itu sampai ke telinga para bangsawan, mereka pada tidak setuju untuk dipimpin oleh seorang iblis, dan berakhir perang saudara, pada akhirnya para iblis memisahkan diri dari para manusia dan membentuk kerajaan sendiri. Lalu para manusia itu tidak terima atas terbentuknya kerajaan iblis dan menyatakan perang ke kerajaan iblis”


“Ohhh, ternyata konfliknya sudah terjadi sejak lama ya”


“Oh iya, aku mendengar bahwa para iblis menyerang desa yang ada di bagian utara apa itu benar?”


“Ya itu benar, aku mengirim team delta untuk menyerang desa disana, karena sebelum itu desa kami berada di dekat perbatasan itu telah hancurkan hingga tak bersisa, aku pun memutuskan untuk membalasnya dengan menyerang balik”


“Ohh jadi begitu”


Kami pun tiba di aula istana, ternyata di aula istana telah berkumpul beberapa iblis yang berpangkat tinggi, mereka sedang menunggu perintah dari Miura.


Tiba-tiba ada seorang iblis berlari masuk ke dalam aula dan langsung menghadap ke hadapan Miura.


“Lapor tuan. Team delta telah kembali”


“Suruh mereka langsung kesini”


“Baik tuan”


Iblis itu pun pergi memanggil team Delta, tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu aula dan meminta izin untuk masuk, Miura pun mengizinkannya. Mereka langsung berbaris di hadapan Miura dengan menunduk.


“Bagaimana hasilnya?”


“Lapor tuan, Manusia yang memasuki wilayah bagian timur ternyata adalah mata-mata, kami mengikuti mereka hingga ke luar wilayah, dan ternyata di luar wilayah bagian timur telah berkumpul 20 ribu pasukan yang siap untuk berperang”


“Apa 20 ribu pasukan?”


“Sial aku lengah”


“Sylvia, segera siapkan pasukan kita untuk berperang”


“Siap tuan, saya akan segera menyiapkan pasukan”


“Damon segera kumpulkan team alfa, delta dan charlie”


“Saya mengerti, kalau begitu saya langsung permisi”


“Kalian Team delta segeralah bergabung dengan team alfa dan charlie”


“Baik tuan”


Para Iblis yang berada di aula itu pun langsung pergi berpencar untuk menjalankan printah Miura.


“Miura sebenarnya apa yang sedang terjadi?”


“Aoki sepertinya peperangan akan segera terjadi sebaiknya kamu berlindung di dalam istana”


“Tapi apa kau akan baik-baik saja?”


“Tenanglah Aku akan baik-baik saja, aku akan kembali dengan selamat ke kerajaan ini”


“Karena aku adalah raja disini”


“Kalau begitu aku akan pergi ke aula persiapan”


“Apa aku boleh ikut kesana juga?”


“Baiklah ayo”


Aku dan Miura pun pergi menuju aula persiapan, disana telah banyak berkumpul para tentara iblis. Aku bahkan sampai terkejut, mereka cepat sekali langsung berkumpul, padahal Miura baru memberikan perintah beberapa menit yang lalu.