
Namaku Thania seorang gadis smp yatim piatu sejak aku lahir.
Sejak kecil aku di rawat di rumah nenekku tapi semenjak nenekku tiada karna penyakit, mereka membawaku ke rumahku sendiri dan di rumah itu tinggallah paman dan bibiku serta anaknya yg bernama Erika. Mereka berbuat semena-mena terhadapku dan pada rumahku sendiri.
Nenekku pernah bilang jika ayah dan ibuku adalah orang besar di kota ini walaupun aku tidak pernah melihat rupa mereka berdua. Nenek juga sering melihat orang lain membullyku setiap hari dan dengan sigap nenekku memarahi mereka yg membullyku. Mereka membullyku karna mereka mengganggap bola mataku yg berwarna merah darah ini akan membawa mala petaka yg besar bagi desa nenekku dan mereka membullyku juga karena mereka menganggapku sebagai anak aneh, tp nenekku malah berkata "nak... bola matamu yang merah *adalah* pertanda jika Thania benar-benar adalah cucu nenek dan bola matamu
jugalah yang mengingatkan nenek dengan ayahmu. Dulu ayahmu pernah bilang jika suatu saat nanti akan membawakan cucu yang manis dengan warna bola mata yang merah sama *sepertinya dan yg pertama melihatnya adalah nenek sendiri tapi sayangnya ayahmu meninggal karna kecelakaan dan ibumu meninggal. karna penyakitnya saat melahirkanmu tapi, setidaknya nenek masih mempunyai cucu yg selama ini diimpikan oleh ayahmu yg dari dulu menemani nenek sampai saat ini*** " Kata-kata nenek yg masih ku ingat sampai kini. Tapi sekarang siapa yg memarahi mereka yg membullyku? paman dan bibiku hanya peduli dengan anaknya seorang dan yg lebih parah paman dan bibiku adalah penggila harta yg rela mengorbankan apapun demi mendapatkan harta kekayaan. Jadi apa yg harus ku lakukan sekarang? mereka membawaku ke rumahku sendiri hanya untuk mengambil keuntungan dariku.Menganggapku sebagai sebuah mainan bukan sebagai keponakannya sendiri. Yang bisa ku lakukan hanyalah mengikuti alur waktu dan jika saatnya telah tiba aku akan membalas perlakuan paman dan bibiku terhadapku.
Seperti matahari yg menyinari sebelah dunia yg terang dan bulan yg menyinari sebelah lagi dunia yg gelap. Matahari yang menerangi dunia ini tidak akan bisa ditandingi oleh cahaya bulan yang menyinari dunia tetapi masih menyisakan kegelapan dan di balik kegelapan itu muncullah rasa kebencian, kedengkian, dan berakhir dengan balas dendam.
Kenapa jika ada kegelapan ada rasa kebencian dan kedengkian?
Dan kenapa jika ada kebencian dan kedengkian berakhir dengan balas dendam?
Tapi di balik kegelapan ini ada sebuah misteri dunia lain yg di anggap sangat dekat dengan dunia kita. Orang-orang yg berada dalam dunia lain tersebut sering sekali menampakkan diri dan wujudnya yg beraneka ragam bentuk. Ada yg bermaksud hanya untuk sekedar iseng dan ada juga yang bermaksud untuk meminta bantuan kepada kita hanya saja kita yg tidak pernah menyadari kehadirannya saja.
Aku hanyalah seorang gadis biasa yang bisa melihat wujud asli mereka dari bola mataku yang merah ini dan melihat jelas para penghuni dunia lain tapi saat aku mengatakan yang sebenarnya kepada orang-orang,mereka malah menganggapku hanya membual dan mengganggapku seorang gadis aneh sehingga saat aku bertemu salah satu penghuni dunia lain tersebut aku hanya bisa mengatakan kehadiran mereka untuk sekedar peringatan dan kemudian pergi dengan menutupi mataku yang merah darah ini
tak peduli apa yang akan mereka katakan kepadaku yang terpenting mereka sudah tau jika ada salah satu penghuni dunia lain yang sedang berada tak jauh dari mereka.