AMBIS HIGH SCHOOL EINSTEIN CLUB

AMBIS HIGH SCHOOL EINSTEIN CLUB
Pengumuman



Seminggu kemudian. Hari ini adalah hari pengumuman ujian sekolah. Phrrince dengan 3 sekawan sedang berada di ruang tamu sambil menikmati secangkir cokelat panas dan kue bolu buatan bibi.


"Makasih bi" ucap Phrrince


"Iya den, masih lama nunggu pengumuman nya?" tanya bi Inah penasaran


"10 menit lagi bi" ucap Dava


"Eh wak cepetan login" ucap Yeol sembari meminum coklat panas di cangkir nya


"Sabarlah" ucap Phrrince


Mereka pun begitu antusias. Memasukkan password di laptop masing-masing.Menunggu portal tersebut terakses.Mengarahkan tombol login dan memasukkan identitas mereka.Setelah masuk ke halaman web tersebut mereka meng-scroll mencari nama masing-masing



"Phrrince nama lu batu,liat" panik yeol


"Alhamdulillah" ucap Phrrince


"Bangga gue sama Lo" ucap Dava sambil memeluk Phrrince


"Tinggi banget scorr nya, nangis dipojokkan gue sih


dahlah" ucap Yeol


"Panik ga paniklah.ya kali engga" ucap Dava


"Nama gue nyelip dimana aneh" ucap yeol menggerutu


"Nih Yeol" ucap Dava menyodorkan laptop nya



"Gak jauh-jauh amat sih,tapi turun emakkk" ucap Yeol merutuki dirinya


"Bersyukurlah masih masuk"ucap Phrrince mengelus punggung Yeol


"Iya bro liat gue,keep smile aja tuh" ucap Dava sambil memamerkan gigi Pepsodent nya


"Iyaa" mereka pun berpelukan kaya Teletubbies


"Tenang masih ada Ujian diwaktu yang mendatang"Ucap Dava


"M-maksud Lo"Yeol dan Phrrince tersentak kaget"


Dirumah Grizella Anastasia Scarlett, tepat nya di kamar pribadi yang menurutnya paling nyaman tapi tidak dengan rumah itu.Bagi nya hidup di sana adalah kesalahan,rumah yang penuh penekanan tidak bisa menjadi tempatnya untuk memoles luka justru luka itu berasal dari tempat tinggal nya sendiri.


Grizella sedang sibuk memandangi laman browser pada laptop ,ia tak berani membuka laptop tersebut disamping ibunda nya.


"Tunggu apa lagi,ayo buka laptop mu!Dan cari nama mu!" Gertak bunda nya


Zella pun mulai membuka website tersebut dan terteran nama nya di pemeringkatan 2 besar pada tabel kedua pasca ujian masuk tersebut


Deg



"Mati gue"batin zella


"GRIZEL..LA ANASTASIA SCARLETT,Kenapa kamu bisa no 2 hah" ucap bunda nya membanting vas


"Maaf bund,tapi aku kan lulus"Zella


"Maaf kamu gak ada gunanya,buat apa saya punya anak tapi selalu membuat malu.


Kamu itu harus jadi no 1,apa kata klien bisnis saya kalo pemilik sekolah itu ternyata menjadi si no 2 hah!"ucap bunda dengan amarah nya


"Sudah,saya tidak punya waktu untuk kamu.kemas semua barang-barang kamu untuk berangkat besok pagi ke sekolah!"ucap bunda


"Bunda yang antar aku kan?"Ucap Zella setengah berharap


"Itu kalo kamu jadi no 1"ucap bunda


"Bunda bisa liat,yang terpajang di dinding.Aku selalu no 1 di setiap kejuaraan"ucap Zella marah


"Berani kamu ya!bunda cuma ingin kamu sempurna"tekan bunda


"Aku hanya manusia biasa, tidak ada yang sempurna"lirih Zella


Sambil mengambil jaket khas nya,dan mengambil kunci motor serta dompet


"Heh mau kemana kamu,pulang sebelum larut malam lalu belajar" ucap bunda berteriak


"Cih.. belajar-belajar.Kapan gue bebas"seraya menancap kan gas lalu pergi menjauh dari rumah


"Kemana tempat gue harus bersandar.Danau,iya disana"Ucap Zella


Sesampainya disana ia segera turun dari motor merah nya dan menghirup udara segar. Memandangi Danau yang masih jernih dengan pepohonan yang rindang. Ada banyak anak-anak tengah berpiknik disana, berlari dan bermain. Sepintas ia melihat ada sebuah keluarga kecil yang indah terlihat seperti keluarga bahagia.


"Kapan gue bisa kaya mereka, kasih sayang yang utuh dan tulus juga keluarga yang lengkap" ucap nya tak terasa bulir bening menetes ia pun segera menghapusnya


"Kenapa Tuhan tidak adil dengan ku?apa salah ku"ucap nya sambil duduk di tepian danau


"Tuhan itu adil kok.Kita nya aja yang harus pandai-pandai bersyukur!Aku akan selalu ada bersama mu kita hadapi takdir bersama-sama"ucap seseorang yang terlintas di benak nya


"Lo dimana...,gue kangen masa kecil kita" ucap nya sembari melihat awan dan mengambil sebuah kalung