
Hari mulai gelap,Seluruh siswa dan siswi mulai memasuki asrama masing-masing.Menaiki tangga bersama teman-teman sebaya.Jarak antara tempat sekolah dan Asrama mereka tidak begitu jauh.Hanya menaiki tangga atau menggunakan lift lalu berjalan melewati lapangan serta taman.Kami semua tinggal di Asrama khusus yang disediakan oleh Sekolah kami yaitu Golden High School.
(Anggap saja seperti ini)
Kami diberi tempat tidur yang berseprai putih tentu nya dengan ruangan yang juga di dominasi warna putih. Semua nya sangat lengkap sehingga kami merasa sangat nyaman meski berada di lingkungan Asrama sekolah.Batas masing-masing tempat tidur hanya dibatasi dengan tirai sehingga kami masih bisa mengobrol dan bercengkrama satu sama lain.setelah selesai membersihkan diri dan menaruh barang-barang di kamar kami segera pergi menuju ruang makan.
Berbagai hidangan telah tersaji di atas meja makan yang merupakan gabungan kelas 10 hingga kelas 12.Koki andalan kami yaitu Nona Hellena si juru masak ia sangat hebat dalam menyajikan menu apapun,terlebih ia merupakan chef dari lulusan luar negeri. Suasana ruang makan begitu ramai karena inilah tempat satu-satunya yang menjadi gabungan ruang makan kelas awal dan akhir.Beberapa guru Asrama pun turut berada di ruangan bersama kami semua.
“Kalian mau makan apa malam ini?”tanya Zella
“Apa ya?gue lagi diet nih”ucap Nasya bingung
“Gaya-gaya an diet,lu tuh udah kurus kering kerempeng gitu mau diet gimana lagi?”ucap Zoya
“Biar mirip artis gitu kan”ucap Nasya
“Udah deh makan aja daripada sakit”ucap Zella
“Apa saja menu makan malam hari ini,Nona Hellen?”tanya Zella
“Ayam bakar madu,Spaghetti Carbonara,Steik salmon,Sup tomyam.Minuman nya ada Susu panas,jus dingin,cokelat panas dan green tea.Makanan penutup nya ada dessert box,Kue tar,dan juga buah-buahan”jawab Nona Hellen menerangkan panjang kali lebar kali tinggi layak nya rumus volume kubus
“Nyammmy,sudah ku bilang jangan kebanyakan diet dan nikmati saja yang ada”ucap Zoya
“Bisakah aku meminta dibuatkan salad Nona Hellen? agar kali ini diet ku tidak gagal”ucap Nasya menangkupkan kedua tangan nya
“Baiklah akan segera aku buatkan”ucap Nona Hellen
“Aku Spaghetti Carbonara tetapi tidak usah diberikan telur terlalu banyak,karena aku tidak menyukai bau nya”ucap Zoya dengan gusar
“Oh ayolah Zella aku ini lebih menyukai keju yang banyak dibandingkan telur yang banyak”ucap Zoya
“Baiklah sesuka mu saja Zoya,aku ayam bakar madu Nonna Hellen “ucap Zella
“Baik,semua nya sudah tercatat tunggu sebentar ya”ucap Nona Hellen lalu pergi
Golden High School memang tempat sekolah ternyaman jika tidak ada manusia yang menyebalkan terlebih lagi saat ini satu sekolah dengan sahabat adalah anugerah yang terindah dibandingkan satu sekolah dengan crush.Setiap hari nya sekolah ini menyediakan menu-menu yang bergizi di setiap pagi,siang dan malam.Tentu nya dengan fasilitas yang lengkap sesuai dengan taraf dan harga sekolahnya. Walaupun awalnya merasa terpaksa dan terbebani saat diterima disekolah ini namun nampaknya aku mulai terbiasa.
Nonna Hellen dan Nonna Jenny memberikan makanan yang sudah kami pesan.Sepiring penuh Spaghetti Carbonara dengan keju dan telur diatas nya membuat sahabat ku bergidik ngeri.Pasalnya ia sangat anti dengan telur yang banyak meskipun wangi nya sangat menggugah selera makan.Tetapi entahlah apakah nafsu makan nya akan kembali atau bahkan menurun setelah melihat nya.
“Terimakasih Nonna”ucap ku
“Sama-sama silahkan menikmati hidangan nya”ucap mereka lalu pergi
“Zella nih buat lu aja”ucap Zoya yang secara tiba-tiba menaruh telur telur diatas piringku
“Woy gak gitu juga zoya,ini gua gak lagi makan Spaghetti “ucap Zella
“Gapapa Zella lu kan sahabat yang baik yang gak lagi diet”ucap Zoya sembari melirik Nasya yang sedang memakan salad
“Apa lo lihat-lihat?cantik kan gue”ucap Nasya lalu mengibaskan rambut nya ala iklan shampo di televisi
Aku segera memakan makanan ku agar cepat masuk asrama karena ada banyak yang harus aku pelajari untuk keesokan harinya. Biarpun hidangan makanan kali ini campur aduk karena ulah Nasya.Sedangkan Nasya begitu cepat melahap habis makanan nya hingga tak bersisa.