
Pagi-Pagi sekali Phrrince berangkat menuju sekolah nya, bersama dengan mama nya.Mama Phrrince sangat begitu antusias mengantarkan sang anak kesayangan nya pergi ke sekolah untuk ber asrama. Merelakan putra semata wayangnya menempuh pendidikan dengan ber asrama di Golden Boarding School.Itu artinya ia harus siap berjauhan dengan sang anak bersekolah di SMA ber-asrama tersebut,tidak pulang kerumah dan hanya pulang saat liburan akhir semester atau libur nasional.
What?kaya pesantren dong ya?
Memang sekilas sistem sekolah di Golden Boarding School seperti pesantren,tapi tidak khusus untuk yang beragama muslim.Semua sama rata,ada yang muslim dan juga non muslim bersekolah serta tinggal di sana.
Dilain sisi Zella berangkat ke sekolah seperti biasa,tidak terlalu pagi bahkan lebih tepatnya dia kesiangan.Entah karena rasa lelah dan kantuk nya semalam sehabis maraton Drakor tersebut.Zella melirik arloji pada jam tangan nya menunjukkan bahwa 5 menit lagi ia akan terlambat dan gerbang akan segera tertutup rapat.Saat melihat dari kejauhan gerbang sudah akan ditutup,ia segera berlari dengan cepat.
"Pak-! tunggu pak"ucap Zella dengan nafas yang belum teratur, karena ia tidak terbiasa berlari
"Gak,bisa kamu belajar aja diluar!masih anak baru kok telat,gimana kalo kamu anak yang punya sekolah,pasti seenak nya"
Zella tak bergeming, rupanya satpam itu belum mengenal dirinya.Tapi tak mengapa ia justru berbalik pergi setelah mendapatkan sebuah ide yang brilian.
"Untungnya mobil gue udah titipin di penitipan,aman"batin Zella
"Terus koper gue?oh ya nanti ajalah diambil nya"ucap zella menjawab dialog nya sendiri
"Sekarang kita tinggal lompat,untung pake celana panjang walaupun rok ini pendek"
Dan happ
Zella sudah turun di pekarangan sekolah, melompati tembok tinggi dengan cekatan.Sudah terbiasa karena dia duplikat disc nya si Tantan(saudara jauh yang berada di kebun binatang).
Seseorang menarik kerah baju belakang nya yang tertutup dengan jas sekolah.Mengetahui hal tersebut lantas ia terpaksa menoleh kebelakang untuk melihat siapa sosok yang menghadang dirinya.
"Hei tunggu,ada gerbang malah manjat tembok"ucap seorang siswa
"Diem Lo"gertak Zella ketus sembari menepis lengan siswa itu
"Lo siswi baru kan?"tanya siswa tersebut
"Ya"sambil melenggang pergi tetapi tertahan dengan lengan seseorang yang menyambar nya
"Lepasin gue,mau gue tonjok atau gue tendang"ucap Zella mengancam
"Eitss,takut.hahaha ga mempan"ucap nya seraya mengejek
"Lo harus dihukum-! Peraturan tetap peraturan tidak boleh ada yang melanggar.Ikut gue ke ruang BK" ucap siswa tersebut menariknya
"Enak aja,Lo siapa ngatur hidup gue"ucap Zella
"Gue ketua osis disini"ucap nya yang ternyata bernama Antareja
"Cih, cuman ketos.Gak usah sok minggir"ucap Zella menyikut perut reja dengan lengan nya
"Aduh sst ,Lo"ucap Antareja meringis menahan perut nya yang sakit
"First sick dari gue untuk stomach Lo.Dasar penghalang"ucap Zella mengejek sambil mengacungkan jari tengah
"Gue catet Lo"teriak nya dari kejauhan
Masih terparkir dengan rapih mobil orang tua murid yang ikut mengantar kan anak mereka,sembari memberikan beberapa wejangan atau nasihat.Dari kejauhan Zella melihat pemandangan pasangan ibu dan anak,ia segera pergi melangkah ke menuju kelas nya karena ia benci pemandangan ibu dan anak,apalagi lengkap dengan ayah nya.Itu semua terpancar jelas dari raut wajah nya yang seolah sendu ketika memori memaksa nya untuk mengingat pengalaman manis yang pernah tersimpan pada memori ingatan nya.