
ketika di sekolah..
"Wahhh! tak kusangka, kelas nya bagus sekaliiiiiii!!" seru elena kagum.
"Hei berhenti teriak teriak bodoh! masih pagi tahu!" kata seorang siswa yang ternyata itu adalah temannya elena.
"Mi-miaa! tak kusangka kita sekelass! huwaaaa senangnyaaa!!" elena pun langsung memeluk Mia, Mia adalah sahabat elena, dari SD sampai sekarang pun mereka masih bersahabat.
"aku pun senangg!! tak kusangka aku bisa sekelas denganmu! kukira kita akan terpisah lagi!"
"eh? tunggu? memangnya kalau kita tak bersama, kenapa?" tanya elena kebingungan.
"jangan jangan kalau kita tak bersama kau tak bisa mencontek pekerjaan rumah ku ya! dan nanti kalau ada ujian kau tak bisa bertanya padaku?! benarkan?!" kata elena marah.
"kau ini memang sahabat terbaik ku! tau saja apa maksudku. hehe" kata Mia tertawa geli
"kalau begitu lebih baik kita tak sekelas saja, kau ini memalukan!" kata elena marah sambil melipat tangan.
"hmm, aku bawa cokelat, kau mau tak?" tanya Mia, sepertinya ada sesuatu dibalik ini
"aku tak menerima sogokan dari orang lain."
"astaga kau ini, kalau tak mau tak apa apa, aku akan memberikannya pada yang lain"
"H-hei aku tak bilang kalau aku menolaknya kan!" kata elena sambil mengambil cokelat yang ada di tangan Mia"
tak lama kemudian guru pun datang, dan kelas pun dimulai, tapi entah kenapa elena tak melihat leon sama sekali, apa mungkin dia sakit? atau dia sedang sibuk sampai tak bisa menyapa nya? huh! dia itu merepotkan?!
Bel pulang berbunyi, semua anak di sekolah tersebut keluar dari kelasnya masing masing, kecuali satu anak. ya, itu adalah elena. entah kenapa dia tak pulang, malah dia lari lari di Koridor mencari seseorang, yaitu kekasihnya, leon.
Leon kau dimana?! kenapa kau tak ada?! bukankah biasanya setiap pagi kau selalu menyapaku dengan senyuman hangat mu itu?! tapi kenapa?! kenapa?!
elena terjatuh di koridor, pikiran elena bercampur aduk antara sedih dan khawatir. dia sangat sedih karena leon tak ada, tapi dia juga khawatir karna mungkin Leon sudah tak peduli dengan nya.
ayolah! berpikirlah positif elena?! tak mungkin Leon punya yang lain?! Leon bukan tipe orang yang seperti itu?!
hari sudah menjelang malam, sudah waktunya elena pulang. karna dia takut ayah dan ibunya akan khawatir.
tidak, tidak, tak mungkin Leon seperti itu
kata elena sambil menggeleng-geleng kan kepalanya. tiba tiba dari kejauhan ada yang memanggil namanya. yang menyadarkan nya dari lamunan nya
"Elena! kenapa kau pulang malam! bukankah sudah ku bilang, seorang gadis tak boleh berjalan sendirian, apalagi kalau sudah malam!"
suara itu seperti tak asing di telinga elena, dia kenal suara itu! sangat kenal! ternyata dia itu....
.
.
.
.
"huwaaaaa! leonnnnn!! kau kemana saja!! aku mengkhawatirkan mu bodoh!!" kata elena lari dan langsung memeluk Leon.
"maafkan aku, aku terdesak harus pergi ke luar negeri karena ada urusan keluarga, aku tak sempat menelpon mu, karna keadaannya benar benar terdesak" kata Leon langsung memeluk elena.
"huwaaa!! seharusnya kau mengabari ku dulu, supaya aku tak cemas!! aku kira kau sudah memiliki wanita lain, aku pikir kau.. kau su-" sebelum melanjutkan kata kata nya Leon langsung menyela nya.
"hei bicara apa kau! aku tak mungkin meninggalkan diri mu. aku hanya mencintaimu. cukup kau saja. tak ada yang lain" kata Leon sambil mengusap air mata elena.
"kau harus berjanji, jangan pernah tinggalkan aku apa pun yang terjadi, kita harus selalu bersama apapun Keadaannya. oke?"
"tentu saja, aku berjanji! sekarang kau harus pulang. ibu dan ayahmu pasti khawatir dengamu"
"baiklah" kata elena sambil mengangguk.
mereka berdua pulang bersama. kebetulan rumah Leon dan elena lumayan dekat. makanya mereka sering berangkat dan pulang bersama. Leon tak bisa memberitahukan apa alasan dia tiba tiba pergi ke luar negeri. karena mungkin elena akan sangat terkejut, makanya dia tak memberi tahunya.
Tak mungkin aku memberi tahu elena aku pergi ke luar negeri karena ibu ku menyuruh ku untuk melamarnya! huh! ibu bodoh! kalau sekarang melamarnya malah akan kacau! dasar!
yo guys mangap aku telat update soalnya sibuk hikss.. jadi tolong maklum.. stay tune terus ya minna! see you in the next eps byee!!