
BRAKK!!
" Ini semua salahmu, kalau Elena sampai kenapa napa, aku tak akan memaafkanmu! " kata Mia kepadamu leon sambil mencari Elena.
Benar ini semua memang salahku, gara gara aku Elena jadi seperti ini. kata leon dalam hati
" Elena!! Elena kau dimana!! hei jawab aku kalau kau ada di sini!! " teriak mia.
" Elena!! kau dimana!! kau baik baik sa-" belum selesai memanggil, Mia sudah menemukan Elena yang tergeletak di bawah pohon.
" Elena!! kau.. kau tak apa apa kan!! hei bangunlah!! jawab aku! " panggil Elena sambil menangis.
" Elena!! Mia, Elena tidak apa apa kan? " tanya leon cemas.
" Di saat seperti ini kau kasih bertanya hah!? apa yang kau lakukan, cepat gendong dia dan pergi ke UKS, dasar bodoh! " sepertinya mia sangat khawatir karena melihat Elena tergeletak di bawah pohon.
Leon pun menggendong Elena ke UKS, Untungnya di kelas A ada anak anak yang sudah belajar sedikit dengan dokter UKS, jadi mereka bisa sedikit membantu.
" Apa dia baik baik saja? " tanya leon dengan khawatir
" Dilihat dari keadaannya sepertinya elena shock dan kaget, itu mengakibatkan dia pingsan, istirahat saja yang cukup, sudah bisa menyembuhkannya " Kata anak yang memeriksa elena.
" hufft untunglah, Terimakasih yeon " leon berterimakasih pada yeon, yeon adalah sahabat leon juga, dia juga salah satu anggota OSIS nya leon.
" Sama sama, ini balasan karena waktu itu kau sudah menolongku " ujar yeon
Beberapa menit kemudian elena pun sadar, leon pun langsung masuk ke UKS dan langsung menjelaskan kejadian yang fatal tadi.
" Elena syukurlah kau sudah bangun, apa kau baik baik saja? " tanya leon sambil memegang tangan elena.
" Lepas! jangan pegang tangan ku! " kata elena dengan sangat dingin.
" E-elena, maafkan aku, kejadian tadi itu benar benar tak di sengaja, kumohon percayalah padaku " ujar leon dengan sedih.
" Terserah kau mau bilang apa, aku tak peduli! anggap saja kejadian tadi aku tak melihatnya, lagipula aku sudah memaafkanmu " katanya dengan nada sedikit lembut.
" Tapi kenapa kau tak mau melihatku? apakah kau masih marah padaku? "
Daritadi sejak dia bangun dan leon menghampirinya sampai sekarang, pandangannya melihat ke arah lain.
" Tidak, aku hanya sedang melihat matahari itu, matahari itu sangat hebat, dia selalu bersinar walaupun orang orang tak pernah ber terimakasih padanya, dia selalu bersinar meski kadang orang tak peduli dengan keberadaanya " leon yang mendengarnya merasa kalau hati elena benar benar sakit sekarang.
" Aku.. aku ingin menjadi seperti matahari, aku ingin selalu bersinar walaupun orang tak pernah menyadari keberadaanku, matahari bisa memaafkan orang orang yang mengabaikannya, lantas kenapa aku sulit sekali untuk memaafkan kesalahan orang lain, kenapa? matahari saja bisa kenapa aku tak bisa, hikss..." lanjut elena, kali ini air mata nya benar benar menetes, hatinya benar benar sakit, baru segini saja hatinya sudah benar benar sakit, apalagi nanti.
" Elena, kalau kau tak bisa memaafkanku tak apa, tapi percayalah padaku kejadian tadi itu benar benar tak di sengaja " ujar leon.
SEMENTARA DI LUAR UKS...
" Huh! aku yakin ini salah satu dari rencana si genit itu, memalukan! " kata Mia dengan kesal.
" Uhm, maaf kan atas kelancangan ku tadi, nona Mia, aku benar benar tak sengaja jatuh di atas tubuh leon " kata chelsea dengan sok polos.
" Cih! aku hanya percaya dengan apa yang aku lihat, kau jatuh karena sengaja kan? jujur saja, lagi pula kalau kau jujur, Elena yang polos itu akan memaafkanmu " kata Mia
" Baiklah, kalau begitu aku akan minta maaf pada Mia " kata chelsea dengan tampang sok polos lagi
Chelsea pun masuk ke ruang UKS untuk minta maaf pada Elena atas kejadian tadi, Mia pun ikut karena dia tak ingin terjadi sesuatu lagi.
" Chelsea? sedang apa kau di sini? " tanya elena.
" Dia ingin mengatakan sesuatu padamu " kata Mia yang datang dari belakang chelsea.
" Eumm, Elena aku minta maaf atas kejadian tadi, benar kata leon kejadian itu benar benar tak di sengaja " ujar chelsea
" Tak perlu minta maaf, aku sudah memaafkanmu " kata Elena sambil memalingkan wajahnya.
" Benarkah? Terimakasih Elena! " kata chelsea dan ingin memeluk Elena tapi di hentikan
" Berhenti di situ! maksudku.. tak usah berlebihan, walaupun aku sudah memaafkan mu bukan berarti kita bisa dengan mudah berteman " kata Elena
Huh! ingin menjadi wanita yang sok polos ya
" Baiklah, kalau begitu aku ingin ke toilet sebentar " kata chelsea
" Oh iya, sekarang sudah hampir sore, kau ingin pulang bersama siapa Elena? " tanya Mia.
" memangnya aku pingsan berapa lama? "
" Sekitar 2-3 jam, dan yang menemani mu selama pingsan adalah leon " katanya sambil melihat leon
" Kalau begitu ayo kita pulang Elena, ibu dan ayah mu pasti khawatir " ajak leon sambil tersenyum dan membantu Elena untuk berdiri.
" Hari ini aku akan pulang bersama dengan Mia, jadi kau pulang lah duluan "
" B-baiklah kalau itu mau mu aku tak bisa menolaknya, kalau begitu Mia aku titip Elena, jaga dia baik baik ok? "
" Ayo Elena, kau bisa berdiri kan? " kata nya sambil berjalan untuk pulang.
Leon hanya melihat dari kejauhan dan berpikir apakah kejadian tadi membuat Elena seperti ini? dia takut Elena akan jauh dari nya.
Elena, aku akan terus berada di samping mu walapun kau tak ingin itu, aku akan terus menjagamu! tekad leon dalam hatinya.
POV MIA DAN ELENA....
" ukkh!! aku tak bisa!! aku tak bisa seperti itu padanya, tak bicara padanya 1 jam saja aku tak tahan, apalagi tak bicara selama lamanya " keluh Elena di dalam mobil ketika perjalanan pulang.
" Lantas kenapa tadi kau bersikap dingin padanya? aku tahu kau tak terima dengan apa yang terjadi tadi, kau memang harus percaya pada leon, tapi kau juga harus berhati hati dengan chelsea " kata Mia menasehati
percaya pada nya.. tapi juga harus berhati hati....?
" Sudahlah, sekarang jangan pikirkan itu dulu, kau harus beristirahat, besok ada latihan ujian " kata Mia
Elena pun mengangguk, beberapa menit kemudian mereka pun sampai.
POV LEON, AXEL DAN YEON....
" Hei, leon kau harus berhati hati dengan chelsea, lihatlah Elena dia sampai shock begitu " nasihat yeon
" Aku setuju dengan yeon, kau harus berhati hati dengan chelsea, tapi kau harus selalu percaya pada Elena agar tak terjadi kesalahpahaman "
Berhati hati tapi juga harus selalu percaya...??
" Sudahlah ayo kita pulang, kau lupa ketua OSIS besok ada latihan ujian, kau harus bersiap siap " kata yeon
" Leon tak belajar pun tak apa karena dia sudah terlalu pintar " ujar axel.
" Begitulah~ " kata yeon sambil melihat ke arah leon yang masih berfikir kata kata tadi....
TO BE CONTINUED....