
, Siapa Yang Tidak Mengenal Mahluk Itu?.
Seekor Mahluk Yang Memiliki Sifat Dasar Sederhana!, Yakni Serakah, Egois dan Tamak!.
Para Menganggab Bumi Dirawat Oleh Mereka Sebagai Tempat Tinggal Belaka, Tanpa Merasa Bahwa Sebenarnya Bumi lah Yang Merawat Mereka!.
Kegiatan Sehari Hari Mereka Tak Lebih Dari Menghancurkan Bumi, Otak Mereka Seharusnya Cukup Pintar Untuk Memikirkan Apa Akibat Dari Tindakan Mereka!!. Karena Pada Dasarnya Bumi Itu Seperti Bom Waktu Yang Sudah Tua
Dan Yang Mereka Lakukan Hanya Mempercepat Waktu Hitungan Mundur Bom Tersebut Agar Meledak.
Tetapi Di Balik Itu Semua, Juga Merupakan Mahluk Yang Spesial. Mengapa?
Karena Mereka Mempunyai Akal Pikiran Dan Juga Hati Nurani, Tidak Lebih Tidak Kurang!.
Tanpa Akal Hanyalah Orang Bodoh Yang Gila.
...Dan...
Tanpa Hati Hanyalah Orang Yang Tersesat Dalam Jeratan Belenggu KeEgoisan.
... Yang Hanya Memiliki Akal Tapi Tak Memiliki Hati, Hanyalah Yang Sukses Dalam Merusak Bumi Namun Gagal Dalam Mencari Kebahagiaan....
...dan...
Yang Hanya Memiliki Hati Tapi Tak Memiliki Akal, Hanyalah Yang Sukses Mencari Kebahagiaan Namun Gagal Dalam Mempertahankan Hidupnya. Mengapa?
Karena Pada Dasarnya Yang Hanya Memiliki Hati Namun Tidak dengan Akal, Adalah Sesosok Yang Mereka Panggil Dengan Sebutan [Pahlawan].
Mereka Para [Pahlawan] Hanyalah Seonggok Mahluk Yang Berpikiran Terlalu Naif!, Mencoba Menyelamatkan Semua Orang DiDunia Tanpa Mempedulikan Diri Sendiri?. Bahkan Orang Yang Tak Memiliki Pendidikan Saja Pasti Tahu Bahwa Hal Itu Mustahil.
Karena Jika Kau Ingin Menyelamatkan Sesuatu Maka Korbankanlah Sesuatu Yang Sepadan Untuk Itu!.
Mustahil Bagi Dirimu Untuk Menyelamatkan Semua Orang, Karena Pada Dasarnya Semua Orang Didunia Ini Memiliki Takdir Mereka Sendiri.
Mereka Terlalu Naif Karena Berpikir Diri Mereka Dapat Memikul Seluruh Beban Kegelapan Didunia.
Karena Pada Dasarnya Kegelapan Ada Didunia Bukan Untuk Di Hapuskan, Tetapi Untuk Menjadi Kunci Keseimbangan Seluruh Alam Semesta.
Cahaya Dan Kegelapan Memang Memiliki Jalan Yang Berbeda serta sangat Bertentangan, Tapi Keduanya Merupakan Suatu Keseimbangan Yang Secara Tidak Langsung Menjaga Tatanan Seluruh Dunia Alam Semesta.
...Dan Disinilah Aku, Berjalan Dalam Sisi Gelap Dunia....
...Sendirian....
...Aku Adalah Vellix Avalon, Dan Akan Tetap Seperti Itu Sampai Keseimbangan Tersebut Hancur....
...[ Now I Back From Darkness ]...
...^^^Chapter 1 : The Begining^^^...
Dimana Didominasi Oleh Warna Hitam dan Merah, Membuat Kastil Tersebut Seperti Meninggalkan Sebuah Jejak Misterius.
Tetapi Kota Tersebut Juga Tidak Lah Terlihat `Normal`. Mengapa?.
Karena Kota Tersebut Berada Tepat Diantara Puluhan Gunung Berapi Aktif yang Bahkan Masih Mengeluarkan Lahar.
Lingkungan Yang Tidak Normal Untuk Bertahan Hidup Bukan?.
Author Pov.
"Dasar Para Bajingan Sialan!" Vellix Mencibir Dingin Seseorang Yang Sedang Membuatnya Kesal.
'Kurasa Membunuhnya Adalah Pilihan Yang Tepat' Kilau Dingin memancar pada mata Merah Miliknya.
"System, Apa Kau Mendengarku?" Vellix Berkata Dengan Nada Acuh tetapi Sedikit Marah.
Namun Hanya Ada Keheningan Disana, Tak Ada Suara Yang Menanggapi Panggilan Vellix.
..."Sialan!!, Bahkan System Pun Juga Sudah Benar Benar Dibuat Mati Olehnya!?" Vellix Hanya Bisa Menatap Kepalan Tangannya Sambil Menahan Amarah....
"Bajingan Itu...., Tak Akan Lolos!!" Berkata Dengan Dingin, Vellix Berjalan Keluar Dari Ruangan Tersebut.
[ Kamui ] -Swoshh- Lubang Spriral Muncul Dari Ketiadaan Dan Menelan Vellix Secara Utuh.
"Hanya Karena Aku Bersembunyi Dikegelapan, Mereka Mengira Aku Ini Mudah Untuk Dikalahkan Ya?" Cibiran Dingin Itu Terdengar Dari Mulut Vellix.
Namun Dirinya Malah Tersenyum...
"Hehehe..., Lihatlah Betapa Naifnya Mereka" Dengan Wajah Tersenyum, Vellix Mengambil Sesuatu Dari Dalam Saku Miliknya.
...[ Kunci Multivers ]...
...[ Grade : Unkwon ]...
...[ Fungsi : Membuka Pintu Multivers Lain Dalam Jarak 3 Multivers Dari Tempat Pengguna ]...
'Yah Setidaknya Skillku Tidak Ada Yang Hilang' Batinnya Seraya Menghancurkan Kunci Tersebut.
"Sebagai Seorang Penguasa Multivers Fallwas, Mana Mungkin Aku Takut Pada Mahluk Lemah Dari Multivers Yang Baru Saja Lahir?" Ujarnya Sambil Tersedot Dalam Lubang Hitam Yang Dalam.
Meninggikan Sudut Bibirnya, Vellix Menyeringai.
..."Mari Kita Lihat, Apa Yang Akan Terjadi Pada Raut Wajahmu Ketika Aku Menghancurkan Tempat Kekuasaanmu!" Gumam Vellix Yang Masih Saja Menyeringai....
...< Selamat Datang Individu Vellix Avalon Di Multivers Hympern >...
End.