
Di Tanah Bekas Ledakan Yang Besar, Kini Kedua belah Kubu telah selesai mempersiapkan rencana Mereka.
Ditempat Madara Obito Dan Zetsu.
"Ingat lah Obito.., Rencana Ini Sangat Bergantung Pada Dirimu!" Madara mengingatkan akan betapa besarnya peran Obito dalam rencana miliknya karena jika ada kesalahan kecil maka Madara dan Obito bisa tewas, Namun Tidak dengan Zetsu
"Yaa!..., Aku Tau" Obito membulatkan Tekad serta Cakra miliknya
Ditempat Vellix dkk
"Rencana Yang Sangat Buruk...., Tapi Aku Tak Membencinya Uciha!" Tobirama Menyetujui Ide Sasuke yang telah sedikit di benahi Vellix, Walaupun Ide tersebut terbilang Buruk sekalipun
Tobirama Mendekat Pada Vellix Dan menyentuh punggungnya, Pada saat yang bersamaan Vellix membuat Rasenggan Oranye Berselimut Kabut Merah Darah
-Hiraishin-
-Swoshh- Tobirama Melakukan Jutsu Hiraishin/Dewa Guntur Terbang(Gua lupa nama indonya apa) Bersama Vellix menuju Tempat Madara Berada.
Madara yang tengah berdiri melayang tiba tiba merasakan Bahaya yang berada tepat diatas kepala miliknya pada saat terasa dekat madara malah hanya Berkedip satu kali.
Diatas madara terdapat Dua orang Yakni Vellix Yang membuat Rasenggan baru dan Tobirama berada di belakang sambil memegang Punggung Vellix
Vellix mengarahkan Rasenggan tepat di atas kepala Madara
-Akuma Rasenggan-kemudian melemparnya dengan Sangat Cepat
-Kamui-
-Swoshh-
Lubang Spiral muncul tepat ditengah Akuma Rasenggan dan menelanya kedalam Dimensi yang berbeda
Pada saat yang sama Obito muncul dari Lubang spiral yang sama Namun berada tepat di Depan Vellix.
Obito langsung menerjang Vellix dengan cepat, Tobirama yang lengah langsung panik serta ingin menggunakan Hiraishin namun terlambat karena Obito telah menyentuh Tangan Kanan Vellix.
-Swoshh- Tangan kanan Vellix putus dan tersedot dalam Dimensi Kamui
Bersamaan dengan hilangnya tangan Vellix, Tobirama Selesai Menggunakan Hiraishin Sekarang Vellix serta Tobirama ada di Bawah Madara
Namun Vellix malah Menyeringai sambil mengangkat tangan kanan miliknya yang putus, Berbeda dengan Tobirama ia merasa bersalah pada Vellix beserta Naruto karena ia lengah lengan kanan milik Naruto telah lenyap.
"Maaf Kak Vellix, Maaf Naruto" Tobirama Berkata dengan Nada Lirih sambil melihat dati belakang Vellix yang sedang mengangkat tangan namun ia tak tau jika Vellix sedang menyeringai
Tiba Tiba dihadapan Madara Obito dan Tobirama Tangan kanan Vellix beregenerasi dengan kecepatan tak Masuk Akal, Hal ini diakibatkan karena Vellix menambah kan Skill Abadi miliknya yang ia dapat dari Air Fountain Of Youth (Air yang diminum Ban). Tubuh Naruto hanya akan Abadi jika Vellix yang mengendalikannya...., jadi Naruto tetap bisa Mati jika Vellix tak mengambil alih tubuhnya
""A-AAPPAA/M-MUST-AHIL"" Tobirama dan Obito berteriak dengan Nada tinggi sambil menatap tak percaya kearah tangan kanan Vellix yang telah sembuh sepenuhnya.
"Tobirama..., Jangan pernah meminta Maaf pada suatu Hal yang memang bukan Salahmu" Vellix berkata Datar kemudian menatap Madara Dan Obito penuh Seringai.
Jika Obito sangat terguncang akan Regenerasi Vellix maka madara tetap tenang karena dia telah memprediksinya,
"Ternyata kau memang tak pernah berubah, Selalu membawa kejutan mengerikan untuk sekitar" Madara Bergumam sambil sedikit mengingat dengan Jutsu Jutsu aneh milik Vellix dahulu, apalagi Dead Hollow Purple(DHP) yang bisa menjadi pembersih Massal maupun tunggal yang sangat mengerikan.
"Nahh..., Mari kita mulai serius Landak!!" Vellix berteriak sambil mengambil posisi kuda kuda menyerang, tangannya berada di samping belakang.
Ki biasa muncul di antara kedua tangan Vellix membentuk bola Merah
-Kaa Mee Haa Mee HAAAA!!-
-Swoshh- Vellix langsung mengarahkan Tangannya pada Obito dan Bola merah melesat dengan kecepatan sangat cepat sekilas bola tersebut seperti Bintang Komet merah yang menyala dalam gelapnya malam.
"S-Sial" Obito yang panik langsung menggunakan Kamui miliknya namun saat ia belum sempat mengaktifkannya Tobirama sudah melakukan Hiraishin tepat dibelakangnya serta mengarahkan kunai tepat di belakang kepala Obito. dan membuatnya diam tak bergerak
Madara tak tinggal Diam, Dia langsung menggunakan GudouDama (Bola mencari kebenaran/Bola lunak Hitam berasal dari kekuatan petapa dari enam jalan) kearah serangan Vellix.
Namun yang terjadi adalah GudouDama Madara terpental ketika menabrak Kamehameha Vellix.
"T-Tidak m-Mungkiinn!!" dalam beberapa saat Madara terdiam tak bersuara karena kenyaataan yang telah di belokan Vellix.
'Ini s-Sudah ttak masuk AAKAALL!!' Batin Madara dengan Nada Tak percaya Karena GudouDama tersebut terbentuk dari semua lima dasar transformasi alam, Elemen Yin-Yang dan mampu meniadakan segala bentuk ninjutsu.
Dan jika Apa yang Vellix gunakan tadi tak bisa di lenyapkan oleh GudouDama maka berarti hanya ada satu kemungkinan yaitu Vellix tak menggunakan salah satu dari lima dasar transformasi alam atau elemen Yin-Yang.
Dan hal tersebut benar bahkan Vellix tak menggunakan Cakra Tapi Ki biasa yang telah terkontaminasi oleh energi Iblis Vellix, Mana Cakra dan Ki tak terbatas milik Vellix memang telah terkontaminasi namun tidak semuanya hanya sebagian kecil/Seukuran Tata Surya (Sebagian kecil dari tak terbatas artinya ya sangat besar).
Obito yang sebelumnya hampir terkena Kunai langsung menggunakan Shunsin/Jutsu Kedipan Tubuh, kearah Samping Madara untuk menghindari Kunai serta Kamehameha Vellix.
-Swoshh- Namun Kamehameha malah berbalik Arah menuju Posisi Obito sekarang.
"Ck, Sial"
-Susano'o- Madara langsung menggunakan Susano'o Perfect miliknya karena dia tak tau seberapa kuat Kamehameha Vellix.
Sementara Obito Mencoba Untuk memindahkan Kameha meha Vellix
-Kamui-
-Swosh- namun Bola aneh Vellix langsung mengubah arah dari Kamui Obito
"Cih gagal" 'Tapi aku tau jika serangan aneh itu bisa kukirim ke dimensiku' Obito telah tau Kelemahan Kamehameha yaitu penggunaan Kamui dengan timing yang tepat
"Madara!!...., Kelemahanya adalah Kamui!!" Obito dengan cepat memberitahu madara yang sedang berada di dalam kepala Susano'o
Namun baru selesai Obito mengatakan itu, Dari arah beberapa puluh meter di depan Madara terdengar suara Naruto yang terdengar menyeramkan( Masih dikendalikan Vellix )
-SUSANO'O-
-swosh-
Muncul sebuah Susano'o Oranye kemerah merahan. Tapi baru beberapa detik Susano'o itu muncul terdengar banyak suara lain dari berbagai arah
-SUSANO'O!!-
-Swosh-
-Kochiose Nojutsu!!-
-Blush
-Doton Doryuheki!!!-
-GrekBug-
-Kamui!!-
-swoshh
-Swosh-
-Mokuton Seryu!!-
-Kreek-
-Shuiton Shuisuha!!-
-Blarr-
-Raiton Nojutsu!!-
-CrrttCrtt-
-Kochiose Nojutsu!!-
-Blush-
Disana mendadak muncul Satu Susano'o Ungu, dua hewan Kochiose yaitu Siput putih serta kera putih, satu Naga Kayu, Dinding Tanah yang terbuat dari beberapa Materi yang keras, Sebuah Semburan Air yang sangat mengerikan, lubang spiral, dan Petir Biru yang menyambar.
Dinding tanah telah mengurung mereka semua didalamnya.
Sekarang terdapat 3 Perfect Susano'o setinggi Gunung.
Susano'o Vellix
Susano'o Sasuke
Susano'o Madara
Seolah olah telah direncanakan ke tiga Susano'o mengepakkan sayap secara bersamaan untuk terbang, Dan Obito serta Kakashi menghilang dari sana karena Kakashi akan melawan Obito sendiri di dalam dimensi Kamui bahkan ketika Obito dalam mode Otsutsuki
Namun..
-Kreeekk-
-BlarByurr-
-CrtcrtBoom-
-Boom-
Naga Kayu Hasirama langsung melilit Madara disertai serangan beruntun dari Serangan Air Tobirama, Petir milik Hiruzen, Rasenggan Raksasa Minato
(Ke lima Kage sedang membantu Aliansi Shinobi untuk menyingkirkan para Zetsu Putih, Karena Zetsu Putih yang asli belum di bunuh oleh Sasuke, gua lupa yang bunuh Zetsu Putih asli siapa jadi gua tulis aja sasuke)
Perut Susano'o Madara telah Berlubang Besar akibat serangan tersebut dan kemudian sedikit demi sedikit kembali beregenerasi.
Sasuke dan Vellix tak tinggal diam mereka langsung menarik senjata masing masing dan menebas susano'o Madara tepat pada Perutnya
-Slaashh-
Yang akhirnya Kaki dan Tubuh Susano'o Madara terpisah dan Jatuh ke tanah.
-Duar- Susano'o yang terjatuh pun membuat suara yang sangat besar karena ukuranya tersebut
Ditempat Kakashi dan Obito/Dimensi Kamui
Kakashi masih bisa mengimbangi kecepatan maupun tenaga obito namun tidak dengan Cakra miliknya, karena Obito yang dalam Mode Otsutsuki.
Kakashi memang di beri Cakra paling banyak dari yang lain Oleh Vellix karena alasan ini. namun masih tak cukup untuk mengimbangi Cakra Obito
Bahkan Kakashi telah diberikan Satu Bola GudouDama milik Naruto agar memiliki senjata untuk melawan Obito.
Kakashi membentuk GudouDama menjadi Tanto sementara Obito tetap masih bentuk tongkat.
-Tinkk!!!-
-Tinkk!!!-
Mereka terus menerus menebas dan memukul sambil menghindar dengan sangat cepat.
-RAIKIRI!!- Kakashi menggunakan Jutsu petir miliknya
-Deg!!- Obito yang melihat Jutsu tersebut langsung teringat akan kenangan kelam miliknya dimana orang yang dicintainya yaitu Rin dibunuh tepat didepannya menggunakan Jutsu dan Orang yang sama dengan yang dihadapanya saat Ini.
"AARKK!!!!" Obito mulai menggunakan seluruh GudouDama miliknya untuk menyerang kearah kakashi
""OBITO!!/KAKASHI!!""
-Swoshh/SwoshCrtCrrt-
Keduanya melesat bersamaan kearah masing masing
DiTempat Madara serta Vellix dkk
"Waktumu sudah tiba Madara!!" Sasuke berteriak sambil turun dari Susano'o bersama Vellix
"Yahh..., Kau benar karena madara akan mati dengan sendirinya tanpa kita membununyaa" jawab tenang Vellix yang membuat seluruh orang tak percaya
""Apaa!!!""
"Lihatlah dia" Vellix menunjuk Madara yang sedang memegang dada miliknya dan tiba tiba muncul sesosok Mahluk dari belakang Madara.
END
*Yoo balik lagi nih ama cerita membosankan Gua
*Pasti banyak yang komen "Nanggung banget sih Thor!!!" Hehe..., ingat ngab.... orang sabar.... mancingnya lama!!
*Tulis Saran kalian mengenai Perang Shinobi ke 4 karena gua agak lupa, serta tulis juga yang mungkin ada sesuatu yang gua lupakan tentang perang ini
*Yahh menurut kalian Chapter Atau Novel ini seru nggak?, Karena ketika gua baca ulang novel gua sendiri rasanya jadi kayak Insecure kalo gua bandingin ama Author Author sebelah. Dah lah.... nggak bakat guanya😶
*Yahh pokoknya boleh komen apa aja yang penting bermanfaat, Tapi kalo komen nggak bermanfaat boleh nggak? yaa boleh lahh!!
*JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN!!!!
DAADAAAA