Alone With System < Season 1 >

Alone With System < Season 1 >
Sang Kaisar Telah Kembali?!



"Kalo tidak salah, dunia itu ......"


"Bernama dxd, Dari anime yang kutonton dulu"


"Dunia yang bagus" gumam vellix dengan sedikit tersenyum


"Tapi sebelum itu..."


"Aku harus menjinakan para pelayan manisku dulu" Kata vellix dengan sedikit menyeringai


'System buka pintu menuju penjara para dewi'


[ Membuka Pintu..... selesai ]


-Swoshh- Terlihat sebuah gerbang yang datang entah dari mana


Vellix tanpa ragu masuk kedalam


(mau gua sebut penjara, tapi masalahnya ini tempat lebih mirip kos kos an, wkwkwkwk,)


Vellix menatap bergiliran para dewi yang sedang beraktifitas


-!-


Salah satu dari mereka berteriak


"Kyaa!!...., Dewa itu sangat tampan!" Kata dewi A


-!!!!!!!- Para dewi menghentikan aktifitas mereka dan menatap vellix takjub namun juga heran


"Maaf anda siapa?" Kata sopan dewi B


'System aktifkan sekarang'


[ Mengaktifkan Tubuh Dewa Na*su 70% ]


"Hah....., Haah.... Haaahhhh...." Nafas para dewi menjadi memburu tak karuan disertai wajah yang sangat memerah


Tanpa sadar mereka mendekat kearah vellix


Vellix pun mulai mencium mereka satu persatu (biar jadi pelayan setia)


Skipp setelah ciuman yang panjang


"Hah....., Mencium 500 gadis ternyata tak semudah kelihatannya.." Mendesah lelah vellix menatap para dewi yang kini telah menjadi pelayan miliknya


"Baiklah aku akan pergi....., Kalian tetap disini sampai perintahku selanjutnya" Vellix berdiri tegak


"" Baik Master!! "" Jawab para pelayan


vellix memejamkan mata dan berkata


-Dimensional Travel-


-Krak- Retakan dimensi terjadi dibawah kaki vellix,


-Swosh- Vellix tertarik dalam pusaran menuju kebawah, Tidak dengan para pelayan


Didunia DXD!


-Swoshh- Langit mulai menjadi merah darah,


Aura Hitam Pekat dan Petir Hitam menyelimuti di ketiga Dunia(manusia, dunia bawah dan surga)para manusia biasa tak bisa melihat fenomena tersebut, hanya mahluk supranatural yang bisa


-Jdar!!-Jedarr!!-


di kediaman Sirzerchs


-!!!!!-


"" NANI!! ""


"Setelah ribuan tahun, Akhirnya kaisar telah kembali!!"


"Aku harus kumpulkan para Petinggi dan Maou lain untuk menyambut Kaisar!!" lanjut sirzerchs


di Akademi


-!!!!-


"Fenomena apa ini?!" Gumam gadis berambut merah,


"Akeno!" Panggil gadis merah tersebut


-Ceklak- Seseorang membuka pintu ruangan tersebut


"Ada apa Rias-sama"


"Kumpulkan seluruh Peerage, Kita akan menuju sumber fenomena aneh ini!" perintah gadis yang di panggil rias kepada akeno


"Baik!" Jawab cepat akeno ( mulai sekarang mungkin bakal ada tambahan buat nama entah itu san,kun,sama,dono, dll)


Sementara vellix sedang berada di dunia manusia, Lebih tepatnya ditengah hutan dekat Akademi kuoh


"Hehh...., Apakah aku akan disambut dengan baik atau tidak yaa?" Gumam vellix sedikit penasaran


Ia memanggil singgasana miliknya



Skipp 5 menit kemudian


-Srinkk- Muncul sebuah tanda teleport keluarga gremory 10 m dari tempat vellix duduk dengan mata tertutup


( disini para iblis atau malaikat/jatuh muda tidak terlalu tau tentang kaisar iblis )


"Kita sampai" Kata laki laki ikemen berambut pirang dengan pedang di tangannya


Pandangan mereka jatuh kepada vellix yang sedang duduk dengan memejamkan mata


-!!!!!- ' Entah mengapa tapi...., Kurasa mengusik orang ini adalah suatu bencana ' batin Rias


'Hahh....., Para waifu ku di masa lalu sekarang ada di hadapanku, Bila aku yang dulu pasti sudah gila, Meskipun sekarang aku tidak terlalu senang' batin vellix sedikit tersenyum


Vellix membuka mata nya


Melihat datar kepada rombongan Peerage Rias


"si-" Rias ingin bertanya namun...


-Srink-Srink-Srink-


Berbagai tanda teleport mulai bermunculan dari keluarga/klan iblis kelas tinggi dalam sekejap muncul ratusan iblis kelas tinggi dengan beberapa maou


"" Selamat Datang Kembali KAISAR!!! "" Ucap mereka semua sembari berlutut satu kaki


-!!!- Para Peerage Rias diam mematung, mereka mencoba mencerna apa yang sedang terjadi hingga rias terpikirkan sesuatu


'Ttuun tuunggu, mmuu mungkinkah iia adalah KAISAR!?, VELLIX AVALON?!'


"RIAS!!.., APA YANG KAU LAKUKAN!!, CEPAT BERLUTUT!!" Teriak Sirzerchs dengan panik


"eh.., ah!!"


Ia langsung berlutut bersama Peerage yang masih tak tau apa apa


"Berdirilah" ucap singkat dingin Vellix


"" Baik Vellix-sama!! "" Ucap semua orang termasuk Rias kecuali peerage nya yang diam mematung mendengar nama vellix


"Bagaimana keadaan ras iblis selama aku pergi?" tanya vellix dingin


"Semua berjalan dengan baik kaisar!" ucap sirzerchs dengan cepat


"Baiklah"


"Bagaimana dengan ras lain?, Apakah kalian masih berperang dengan mereka?" tanya vellix


"Kami sudah tak berperang dengan ras lain, Namun masih terjadi beberapa konflik antar ras kaisar" kata sirzerchs sedikit gugub


"Konflik??, Apa ku musnahkan mereka saja ya?" gumam vellix yang sebenarnya bercanda namun didengar oleh seluruh iblis


""iii... ittu ttak perrrlu Kaisar!"" jawab cepat para maou yang hadir


"Hehh..., Baiklah aku ingin mencari rumah untuk bermalam terlebih dahulu" ucap vellix berdiri dan menghilangkan singgasana dan ingin melangkah


""Kaisar Bisa Tinggal di Kediaman Kami!!"" ucap seluruh iblis bersamaan.


"hmm??"


"Aku akan tinggal di dunia manusia saja" kata Vellix datar


"" kalo begitu kaisar bisa tinggal dengan adikku "" kata Sirzerchs dan Seraffal bersamaan


" Siapa adik kalian? " tanya Vellix pura pura tak tau


"Rias/Sona Kaisar" Mereka senang karena vellix tertarik untuk tinggal bersama adik mereka


"Jadi?..., Rumah siapa yang harus aku tinggali?"


sementara Rias dan Sona diam mematung, dalam hati mereka berteriak kegirangan, lagi pula iblis mana yang tak senang rumahnya ditinggali bersama kaisar dewa iblis yang telah meneror bahkan tuhan dunia itu sendiri di masa lalu?


"Yahh..., Mungkin aku akan bergantian setiap minggu" gumam vellix membuat mata mereka bersinar


dan vellix berkata dengan dingin


"Bellion"



muncul sosok humanoid yang sangat menyeramkan bernama bellion


"Ada Apa Yang Mulia" tanya bellion sambil berlutut


"Aku ingin kau bersihkan beberapa SAMPAH, Dan jika masih ada yang berguna maka bawa padaku. Kau mengerti kan?" kata vellix dingin


"Laksanakan Yang Mulia" ucap bellion sambil menghilang


Para iblis mematung karena tak tau kaisar mereka memiliki bawahan yang memiliki kekuatan yang rusak.


"Baiklah untuk minggu ini aku akan menginap di kediaman adik sirzerchs, Apakah ada yang keberatan?" kata vellix datar


"Tidak Ada Kaisar" ucap mereka hormat


"Apakah Rias ada disini?" tanya vellix


" ssa Saya kk kaisar!" ucap rias malu dan gugub


"Kalau begitu tunjukan jalannya, Aku ingin istirahat sejenak" perintah Vellix


"baik!"


' Penampilan Kaisar tak pernah berubah!, Dia sangat Tampan!!!' Batin para betina


Akhirnya Vellix Dan Rias Peerage pergi dari sana menggunakan teleportasi Keluarga Gremory.


'hahh...., aku ingin tidur' batin Vellix lelah namun tak terlihat pada raut wajahnya.


"kita sudah sampai Kaisar" kata sopan Rias, Sementara para Peerage masih tak berani bicara.


"Panggil saja namaku" Perintah singkat Vellix


"baik Vellix-sama" jawab Rias sopan


"Yahh...., terserah...., sekarang aku akan tidur dimana?" kata Vellix acuh sambil berkeliling sekitar


"Anda bisa tidur di-" Kata kata Rias terhenti ketika melihat Vellix yang sudah tidur dengan posisi duduk di sofa.


"Ehh!..., Vellix-sama?!" Rias sekarang sedang Dilanda Dilema, Ia ingin membangunkan Vellix namun ia takut dan jika ia tak membangunkan Vellix ia juga takut.


(ohh iya, Vellix dateng pas jalan cerita belum dimulai, jadi issei belum kenal ama yuuma chan yee)


Vellix yang tengah tidur/bermimpi, ia sedang bermimpi tentang ingatan klone 3


disuatu tempat yang mencekam, vellix melihat ingatan klone 3........


End


*yoo gua up lagi nichh


*chapter ini memang membosankan😅


tapi kita liat chapter selanjutnya, gua juga nggak tau bakal menarik atau ngga



*ohh iya mungkin chapter selanjutnya 40% itu tentang mimpi, yaa semoga aja lo pada terhibur


"Jangan Lupa Like dan Komen Bdoh!" kata author dingin nan frustasi buat jalan cerita kedepan!!


*semoga otak gua bekerja dengan baik ye


*omong omong gua ngetik sambil ngopi udud kucingan wkakakakaka (jangan pedulikan curhat author)


dadahh