
Kini hari telah menjadi sore hari, Vellix dan Kazutora masih sedang membeli banyak barang untuk markas yang kosong,
Lantai 1 :
Ruang 1: Tempat Tidur ( Mampu menampung 25 orang )
Ruang 2: Tempat Senjata ( Jarak dekat/tajam dan rumpul, Senjata api/bermacam macam)
Ruang 3: Tempat Obat obatan
Ruang 4: Tempat Penyiksaan
Lantai 2 :
Menjadi Lantai Perkumpulan Seluruh anggota/kosong.
Atap :
Tempat Vellix bersantay (Terkadang dengan para petinggi).
Kazutora tidak bertanya kepada Vellix tentang dari mana ia membeli senjata dan obat obatan, karena ia tak mau ambil pusing.
"Nee...., Anu sa...., Tato di leher ketua?" Kazutora yang baru sadar akan Tato Vellix yang mirip dengan draken langsung bertanya
"Hmm?...., Ini?" Vellix menujuk lehernya
"Aku menato ini di Shibuya" Jawab singkat Vellix
"Memang kenapa?"
"Tidak apa apa" Jawab cepat Kazutora
'Pantas terlihat mirip..., ternyata tempatnya sama' batin Kazutora
"Yahh...., ini waktunya kita merekrut para petinggi" Ajak singkiat Vellix
"Baik Ketua~!...." Vellix dan Kazutora keluar dari gedung dan Berjalan bersama di trotoar.
"Ketua?"
"Apa Ketua telah menentukan Para petinggi?" Tanya penasaran Kazutora tentang anggota baru para Petinggi
"Aku sudah menentukan 2, tapi untuk 3 posisi yang kosong kita pilih acak saja" Jawab Vellix malas
"Acakk!!!....., Mengapa kita memilih secara Acak!?"
"Bukankah itu sedikit berbahaya?!"
"Bagaimana jika yang kita pilih itu lemah untuk menjadi petinggi?!" Kazutora khawatir serta Heran akan usulan Vellix
Menanggapi kecemasan Kazutora Vellix hanya acuh menjawab
"Tenang saja dalam pengawasanku tak ada yang namanya penghianat dan lemah" Vellix terlihat santay sambil berjalan dengan sedikit pelan
"penghianatkahh...." gumam Kazutora
"Tapi mengapa Ketua memilihku?" Lanjutnya
"Ntah lahh..." Jawab Vellix tersenyum kecil
Mereka berjalan sampai pada SMP Takemichi (gua nggak tau namanya)
"Tunggu..., bukankah ini sekolahku!?" heran Kazutora
"Yahh...., kita cari saja" Vellux berjalan santay memasuki sekolah yang sepi (sore men)
Karena pada sore hari kebanyakan siswa yang masih di sekolah hanya para brandalan serta yang masih memiliki urusan
"Terserah Ketua saja" Jawab Kazutora tersenyum kecut
Vellix berjalan jalan di lingkungan sekolah, sambil Melihat kanan kiri
-Bug-
"Akh!"
-Dug-
"Ogghk!" Terlihat seorang Siswa sedang dihajar oleh Brandalan berwajah seram tak jauh dari tempat Vellix berdiri
Vellix melihat rasa benci dari Siswa tersebut, bukan rasa benci dengan Brandalan tersebut melainkan rasa benci terhadap dunia yang tidak adil kepada hidup pemuda tersebut.
'Mengapaa!!....., aku selalu menderitaaaa'
'Aku lemahh untuk melawann mereka......'
'Aku benci dewa yang menentukan takdirkuu....'
'Aku tak ingin hidup' Setelah pemuda tersebut membatin ia langsung menutup mata.. , namun..
"Oyy....., Teme raa!!" Vellix berteriak acuh tak acuh pada rombongan
"HAH?!" Ketua dari romobongan itu menatap Vellix tak senang dan berjalan mendekati Vellix
"Urus saja urusanmu bajingan!"
-Duakk!!- Baru saja selesai bicara..., kepala dari Ketua tersebut telah dihantam sesuatu dalam kecepatan yang cepat(dalam arti manusia)
-Sroot-
Ia langsung tak sadarkan diri di tempat...
heninggg.....
"SIALANN!!...., KUBUNUH KAU!!" Teriak salah satu anggota
"HORAAA!!!!" Para anggota yang lain ikut mengepung Vellix dari segala arah
Salah satu dari mereka meninju Vellix dengan brutal yang membuat tubuhnya memiliki banyak celah.
-Duagh!- Namun na'as Brandalan tersebut terkena Tendangan Nuklir Vellix tepat di kepala.
-Bug!- Dia pingsan ditempat dalam posisi berlutut
-!!!-
'APA APAAN ORANG INI!?!?' Batin anggota yang tersisa
Kebelutan orang yang tersisa hanya ada 3 dan mereka dalam posisi berjajar
"hehe" Vellix menyeringai sambil tersenyum meremehkan
-Duagg!!- -Duk- -Duk- Tendangan Vellix tepat sasaran pada Orang yang paling kiri, yang membuat Kepala orang tersebut menghantam kepala teman temannya
Si cupu yang sedari tadi menonton dengan takjub pun hanya berusaha berdiri sekuat tenaga
"Oyy...." panggil Vellix acuh
"Ehh!!...., Ahh Arigatou naa Senpay!!" Si cupu membungkuk kearah Vellix sambil berterimakasih
"Apa kau ingin menjadi Kuat?" Tanya Vellix langsung ketujuan
"Ehh!!...., A-Aku me..memang ingin menjadi k-kuat!!" Si cupu berkata dengan sungguh sungguh namun...
"Tapi..., Aku tak lebih dari seorang pecundang" dalam sekejab Aura suram nan kebencian menyelimuti dirinya
'Ahh..., Menemukan Manusia yang dalam keputusasaan adalah suatu Anugrah bagi seorang Ibliss....' Batin Vellix menyeringai, Hal ini dikarenakan Manusia yang dalam Keadaan terendah maupun Putus Asa maka mereka akan mudah terkena Hasutan Iblis terlemah sekalipun
"Bagaimana jika aku menjadikan kau kuat" Kata Vellix dengan nada datar
"Itu..., Hal yang mustahil Senpayy"
"Aku tau jika Senpayy adalah orang yang kuat dan keren!, Tapi membuat aku menjadi kuat adalah suatu hal yang mustahil" Si cupu berkata dengan nada lemah dan sedikit pelan sambil memegang kepala miliknya yang berdarah.(Ia terbiasa melihat darah karena sehari hari cuma jadi samsak tinju)
"Akuu....., Memiliki Fisik yang sangat lemah" jawab Si cupu dengan jujur
"Persetan dengan Fisikmu"
"Yang kutanya apa kau mau menjadi kuat?" Vellix berkata dengan acuh sambil melihat langsung kedua mata Si cupu
"Tentu saja!!..., Aku, aku..." Si cupu mengepalkan tangan erat sambil menggigit bibir
"Ingin Menghajar Bajingan Bajingan Itu!!" Teriak Cupu Sambil memadatkan Aura kebencian yang mendalam
"Kalo begitu besok temui aku di sini" Ucap acuh Vellix menyerahkan Foto banguanan yang sudah di hias serta di isi Vellix
"Haik! Senpay!!"
"Ohh..., Siapa namamu?" Tanya Vellix datar
"Haru Jimai, Senpayy!!" jawab Haru antusias
"Yoshh..., Mulai besok kau akan menemukan jalan hidup baru Haru" Jawab Vellix sambil berjalan pergi
"Haik!" Haru melihat kepergian Vellix dengan sedikit kagum
'Hah...., Pada akhirnya aku lupa tanya namanya' Batin Haru kesal
Ilustrasi Haru
Vellix berjalan mencari Kazutora yang sedari tadi tidak terlihat, hingga Ia melihat Kazutora yang tersenyum senang
"Oyy..., Kaicho!!"
"Aku sudah memilih satu loo!!" Kazutora Berteriak dengan nada senang sambil berlari kearah Vellix
"Ohh..., Aku juga sudah" Kata Vellix Datar
"Hehhh~..., Aku penasaran dengan selera Kaicho!" Kazutora bertanya dengan nada bercanda
"Besok lihat sendiri" Jawab Vellix malas
"Haik haikk" Kazutora cuma pasrah dengan Sikap Vellix yang Datar malas dan acuh tersebut
"Siapa yang Kau pilih Kazu?" Vellix memanggil Kazutora dengan sebutan Kazu(yaa terlalu panjang aja jadi males dan Kazutora tidak mempermasalahkanya)
"Dia jago Karate loo~, Tapi aku masih jauh lebih kuat!" sombong Kazutora
"Namanya Fomushi Sakai"
"Bagaimana!?..., Aku hebatkan Kaicho!!?"
"Ayo puji aku!, puji Aku!" Sombong Kazutora sambil bercanda
"Yoshh...., Anak Pintar" Vellix Mengelus kepala Kazutora acuh tak acuh sambil bergumam namun masih terdengar oleh kazutora
Kazutora diam mematung sebelum
"TEMEEEEEE!!!....., NANISHITERUNO KORAA!?!?!!!!!" Kazutora Berteriak Kesal kearah Vellix.
Namun Bagi Vellix kazutora malah terlihat sepeti Kucing yang sedang marah jadi dia mengabaikanya
"Sudah lah!!" Desah Kazutora kesal(Kazutora sebenarnya juga menikmati elusan Dewa Vellix)
"Nee.... Kazuu" panggil Vellix
"Nandaa" Jawab Kazutora
"Kau malam ini tidur di markas dulu"
"bagaimana dengan Kaicho?"
"Aku tinggal di rumah teman sekolahku"
"ohh.., Baiklahh"
'Lagi pula Ruang tidurnya juga nyaman' Batin Kazutora
Vellix dan Kazutora Berpisah dan kembali pada kediaman mereka (Kazu itu ke markas oy)
Sesampainya di kediaman Rias Vellix melihat Para Peerage sedang bersantay
"Vellix-Sama!" Namun entah kapan mereka tiba tiba sudah dalam posisi membungkuk ketika Vellix sudah masuk pintu depan
"Yo" Cuma berkata satu kata Vellix langsung meninggal kan mereka dan berjalan menuju kamar miliknya
"Besok aku harus menghadiri pertemuan Tiga Fraksi"
"Bagaimana yaa reaksi para petinggi ras lain ketika melihatku?"
"Yahh..., Tak peduli bagaimana jika ada yang mengacau tinggal bunuh saja" Gumam Vellix yang Akhirnya tertidur.
Namun pada saat Vellix tertidur pulas, Terdapat 3 bayangan mata yang bersinar sesaat sebelum mereka melesat menuju kasur dan ikut tidur bersama bersama Vellix
Skipp...
Vellix membuka mata malas sambil bergumam
"Cuma mimpi kah.."
"Oyy...., Kalian! Bangunlah!" Vellix berkata dengan nada sedikit tinggi
"Emmh"
""Ohayo Vellix-Sama"" Ucap mereka bertiga sambil mengantuk, Mereka mengenakan Pakaian Maid yang terlihat seksi
Velix hanya diam sambil Berjalan Kearah kamar mandi.
Setelah selesai mandi Vellix bersiap siap pergi kesekolah namun masih memakai pakaian Santay (Udah punya seragam tapi nggak di pakai)
Berbeda dengan Rias dan para Peerage nya yang memakai mobil, Vellix pergi berjalan Kaki sendiri namun bukan kearah sekolah
Setelah berjalan cukup lama Vellix sampai pada Bangunan yang terlihat lumayan sepi
dia berjalan masuk dan menemukan Kazutora yang sedang berada di atap
"Oyy...." Panggil Vellix datar
"AAA!"
"Kaicho!"
"Jangan muncul tiba tiba!" Kazutora bangkit dari tempat duduk sambil menatap kesal Vellix
"Yayayaya, Nanti jika ada yang datang kesini kau suruh tunggu didalam" Jawab Vellix malas
"Yayayayay" Jawab Kazutora meniru Vellix
"Daa" Vellix akhirnya meninggalkan Kazutora yang merenung
"Kaicho dan dia benar benar mirip" gumam Kazutora tersenyum kecut
Vellix Berjalan Menuju sekolah dan seperti biasa dia menjadi sorot perhatian sekolah karena penampilanya yang santay
Vellix telah terkenal di sekolah karena Wajah tampan serta penampilan yang mencolok
Apa lagi tatapan para betina yang panas...
Hari ini adalah hari yang panas entah mengapa bagi Vellix suhu di luar meningkat drastis(Vellix memakai kekuatan normal manuisa) namun anehnya siswa lain tak merasakan panas yang dirasakan Vellix
"Mengapa sangat panas sih?" Vellix mempercepat Jalannya hingga masuk kedalam kelas.
Di dalam kelas sudah banyak orang yang sedang duduk sambil mengobrol dengan teman teman mereka, namun mereka terhenti ketika melihat Vellix masuk kelas
"Cih..." Vellix masih kepanasan di dalam kelas yang ber AC
Dengan santay Vellix melepas satu pakaian miliknya dan menaruhnya di meja
-DEG!- Para Gadis terdiam ketika melihat pemandangan sempurna tubuh Vellix
"Kyaaa!!" Cwek 1
"Ahh.., Aku ingin menyentuhnyaaa!!" Cwek 2
"Cihh...., Aku benci mengakuinya tapi tubuhnya sangat sempurna. SIAL!!" Cwok 1
"Hahh...., Merepotkan" Gumam Vellix yang sadar akan tatapan Kagum dan Iri dari Siswi Siswa
(Untuk masalah seragam, Vellix di perbolehkan untuk mengenakan pakaian apapun atas ijin kepala sekolah)
Vellix yang sudah merasa cukup terbiasa dengan panas tersebut mulai mengenakan baju Kembali.
Skipp
"Satee...., Ini waktunya untuk pertemuan"
"Apakah masih sama dengan yang ada di Anime?" Vellix berjalan menuju gedung kosong di sekolah dan disana terdapat berbagai Aura yang berbeda
Dan Vellix mengubah tampilannya menjadi semula namun masih dengan baju yang sama
-Clek- Vellix membuka pintu dan berjalan masuk sampai ia berada di depan pintu ruangan pertemuan
-Krieet- Vellix mendorong pintu dan berjalan masuk
-!!!!- Seisi ruangan langsung tegang karena kemunculan Vellix yang mendadak (tanpa mengeluarkan Aura)
Disisi Malaikat ada Michael dan Gabriel
Malaikat jatuh ada Azazel dan Vali
Iblis ada Seraffal, Sirzechs serta Rias
-Salam KAISAR/Vellix!!- Ucap Iblis dan Ras lain dalam ruangan (ras lain memanggilnya Kaisar Vellix)
"Hmm"
-Swoshh- Vellix dengan Acuh tak acuh duduk di singgasana yang ia munculkan
"Jadi bisakah kalian selesaikan secara cepat saja!?" Ucap Vellix malas
"Haik!"
dan mereka mulai membahas tentang malaikat jatuh yang mencuri Excalibur di kota lain dan perselisihan kecil lain(ya masak mau di kota kuoh yang ada Vellix nya)
"Baiklah sekarang bisakah kalian tanda tangan surat perdamaian?" Ucap Vellix malas
"Ahh...., Haik!"
mereka pun mendatangani surat, namun setelah mereka mendatangi surat
Waktu terhenti secara paksa..
"Hehh~...., Ada pengkhianat kaahh" Ucap Vellix melirik Vali
-!!?- Vali terkejut namun kembali tenang
"Mata Kaisar memang tak bisa di tipu ya meski telah Melemah!" Kata Vali yang membuat ras Iblis tertegun namun Ras lain tetap biasa saja ketika mendengar Vellix melemah
(Itu memang di lakukan vellix, Ia menyuruh Igris untuk menyebarkan Rumor tentang Vellix melemah, namun ras iblis tak ada yang tahu)
""MELEMAH!?""
"APA MAKSUTMU!?" Teriak Sirzechs
"Kalian tak tau?"
"Kaisar kalian sekarang dalam keadaan melemah!!" Ucap Vali dengan menyeringai
"Apa , Sejak kapan?" Gumam Seraffall heran dengan wajah panik, berbeda dengan Vellix yang masih santay
-Duaarr!!- -Duarr!- Terdengar beberapa Ledakaan diluar yang membuat gedung menjadi berlubang Serta munculnya beberapa Manusia Gereja(mari kita sebut saja Burung Gereja)
Belum sempat apa apa kepala orang tersebut telah putus namun di depan sana terdapat portal dan muncul Burung gereja lagi
"Hehh~...., Sepertinya aku akan Sedikit sibuk hari ini" Ucap Vellix tersenyum remeh
END
*Yoo gua balik lagi dengan cerita nggak jelas iniii
*Yahh sebenarnya gua juga bingung ama Alur DxD karena....... GUA NGGAK NONTON ANIMENYA!!!, GUA CUMA SERING BACA NOVEL FANFIC LAIN TENTANG DxD!!!!, YAAHHH JADI GUA TAU BANYAK SOAL DxD TAPI NGGAK BANYAK BANYAK BANGET!!
*Kasih pendapat serta saran kalian tentang DxD untuk membantu Author yang malang ini😅
*Ouhhh yaaa tentang yang kemarin ituu....
Kalian pilih mana, gua ulangin dahh
Klone 1 ( Klone menjadi Villain no satu dunia, namun ketika Vellix kesana ia akan .....)
Klone 2 ( Klone menjadi Raja manusia namun dengan menggunakan Ras Iblis)
Klone 4 ( Klone menjadi kultivator Iblis terkuat namun pada jaman dulu, Vellix datang ketika sudah Puluh Ribuan tahun lamanya namun namanya tetap di ingat/Kultivator Modern!!!!)
Klone 5 (Klone menjadi seorang Iblis pertama yang muncul di dunia Ninja dan mendeklarasikan perang terhadap 5 Desa besar serta meraih kemenangan, namun ia malah berdamai dengan salah satu desa dan menjadi orang paling terhormat disana, Vellix datang ketika Era protagonis sudah remaja serta kemudian anak protagonis yang masih anak anak)
Kalian pilih pake nomer aja nggak usah sebut Klone
*Jangan lupa Like Dan Komen!!!