Alone With System < Season 1 >

Alone With System < Season 1 >
Sekolah dan Kenangan masa kehidupan dulu



Setelah mendapat Maid pribadi serta menyuruh mereka untuk beberapa kegiatan, Vellix berbaring ke kasur dan akhirnya tertidur.


Skipp esok pagi.....


Hari ini Vellix akan masuk Akademi untuk pertama kalinya,


"hmm" Mata Vellix yang terkena sinar Matahari mulai terbuka, Ia menyipit tak senang


"Ck...., Menyebalkan...." Gumam Vellix pelan dengan wajah malas


"Aku......"


"Ingin Hari yang......."


"Damai" Vellix menatap kosong kearah matahari yang bersinar terang


"Bila aku masuk akademi maka para Ras lain pasti tau diriku...." Hal tersebut memang benar karena hampir tak ada manusia setampan Vellix, serta mata merah darah miliknya yang terlihat murni. Dan jika Ras lain mengetahui Vellix maka mereka pasti akan memata matai Vellix tanpa henti.


"Hahh..., tak ada pilihan lain ya?"


'System'


[ ??? ]


'Bagaimana dengan tubuh Dewa Naga Leluhur milikku?' tanya Vellix penasaran


[ Tubuh Dewa host telah sempurna namun host tidak memiliki Bloodline dari Dewa Naga Leluhur ]


'Beli dan langsung pasang' perintah Vellix datar


[ Membeli Bloodline Dewa Naga Leluhur........ SELESAI., Memasang Bloodline........... SELESAI ]


"Nahh....., Untuk tubuh dan bloodline ini aku ingin penampilan ku diubah saat menggunakannya"


[ Silahkan pilih penampilan ]


"Buat saja seperti Mikey" perintah Vellix malas memilih penampilan, toh penampilan Mikey oke juga


Vellix bangkit dari tempat tidur serta berjalan menuju kamar mandi


Skipp setelah mandi


"Hahh....., sekarang tak ada yang akan mengganggu diriku" gumam pemuda berambut Hitam dan mata Hitam tak lupa dengan tatto Naga di leher miliknya yang baru saja keluar dari kamar mandi


Ia berjalan menuju tangga lantai 1


"Selamat pagi Vellix-Sama" Sambut Akeno sopan yang telah mempersiapkan teko teh di meja tanpa melihat kearah Vellix.


"Pagi" jawab singkat Vellix datar namun dengan Suara yang berbeda


-!!!- Akeno terkejut dan mematung


Ia melihat kearah Vellix yang telah duduk di meja dengan tangan memegang cangkir teh yang sudah di isi.


"Vvv..., Vellix-sSama?" Panggil Akeno ragu, karena tak mungkin orang lain dapat turun dari lantai dua tempat Vellix berada


"Aku hanya mengganti penampilan ku" Jawab singkat Vellix


"Ohh..., Juga beritahu semua Orang tentang penampilan baruku" (Rias and Peerage, Serta Sona)


Akeno yang pintar pun segera paham apa maksut Vellix.


Skipp


Vellix saat ini sedang berjalan santai menuju Akademi Kuoh, Ia sedari tadi menjadi perbincangan para betina maupun laki laki karena wajah tampan serta penampilannya yang santai (Terlalu Santai malahan)


Ia sampai di depan Gerbang Sekolah(Sekarang mari kita sebut Sekolah saja, karena saat gua ngetik Akademi itu rasanya kaya nggak enak)


"Hei..., coba lihat itu!" Bisik cwe A


"Dia siapa?...., Kok pakaianya gitu ya?!" Heran cwe B


Vellix berjalan santai dengan mengabaikan Ocehan para siswa siswi.


Wajah tampan, Rambut hitam, Mata Hitam, Baju yang terlihat urak urakan, Tato Naga di bagian leher sekilas Vellix terlihat seperti seorang brandalan



Sontak hal tersebut membuat para murid penasaran tentang Vellix


Vellix Akhirnya sampai di dalam gedung bangunan sekolah.


Tak di ragukan lagi, para murid menatap heran kearah Vellix yang seperti sedang mencari seseorang.


Hingga akhirnya Vellix di datangi oleh beberapa orang, yang terdiri dari beberapa Wanita dan satu Laki Laki.


"Vellix-san?" Panggil seorang Wanita yang berjalan paling depan.


"Hmm?" Vellix menoleh dengan tatapan tanpa emosi


"Ohh...., Sona kah" Jawab Vellix datar


-!!!- Para murid terkejut ketika Vellix memanggil nama Sona secara langsung


"Mari saya antar ke kelas anda" Kata Sona sopan sementara para Peeragenya hanya terdiam tak berani mengganggu


-!!!!- para murid kembali terkejut ketika Sona bilang ingin mengantar Vellix menuju kelas miliknya


'Dia Seorang Murid!!??!!' batin Para murid


"Baiklah". kata Vellix sambil berjalan mendahului Sona


Mereka berjalan sampai pada kelas Vellix


Tanpa mengucapkan Terima kasih Vellix menerobos masuk kedalam kelas


(Vellix ngga terlalu tau budaya jepang, jadi masuk kelas yaa tinggal masuk aja)


-Sreet- -Tak- Vellix membuka pintu dan berjalan masuk, para murid yang sedang bermain/berbicara di kelas langsung diam(Belom waktu pelajaran)


"Guru kelas hari ini belum masuk Vellix-san" Kata Sona dengan mengikuti Vellix masuk kedalam kelas


"Apakah Vellix-san ingin kami memanggil Guru kelas?" Kata Tsubaki sopan(salah satu Peerage Sona) sambil ikut masuk kedalam kelas


"Aku akan ikut" kata Vellix datar


"Baik" jawab Sona


Para murid yang awalnya tak mengerti mulai sedikit paham tentang Vellix


Skipp.....


Saat ini Vellix bersama dengan guru barunya berjalan bersama menuju kelas(sudah waktunya pelajaran)


Guru tak mempermasalahkan pakaian Vellix karena itu sudah perintah dari kepala sekolah yang juga merupakan seorang iblis


-Sreet- -Tak- guru membuka pintu, kelas yang tadi nya ramai mendadak senyap.


"Hari ini kita kedatangan murid baru!!" seru Guru A


"Nak..., silahkan masuk" panggil guru A


Vellix berjalan santai tanpa ekspresi apapun, para murid telah menduga nduga yang menjadi murid baru adalah Vellix namun karena penampilannya yang seperti Brandalan mereka sedikit ragu


"Perkenalkan dirimu" pinta singkat Guru


"Vellix Avalon" jawab Velix dingin tanpa emosi di raut wajahnya


-!?- yahh...., bagi orang jepang mungkin Nama Vellix sedikit aneh


Guru kemudian berkata


"Apakah ada yang ingin bertanya sesuatu tentang Vellix-san?"


hampir seluruh perempuan mengangkat tangan dengan kecepatan kilat


"Baik, kamu!" tunjuk guru


"Apa Avalon-san punya Pacar!!" Tanya Gadis A


Para betina langsung kusyuk menunggu mendengarkan jawaban Vellix.


"Tidak ada" Jawab singkat Vellix


🔥🔥🔥🔥🔥


Api semangat juang para Betina mulai berkobar panass...


"selanjutnya....., kamu!" kata Guru


siswi tersebut berdiri


"Kenapa Avalon-san tidak memakai seragam?"


"Juga mengapa Avalon-san menggunakan Baju seperti itu?" tanya gadis B


"Aku tak punya seragam"


"Dan aku memang suka menggunakan Baju ini" jawab Vellix tanpa emosi


"Selanjutnya?" Kata guru


"Apakah Avalon-san seorang Brandalan?, jika iya apa nama gank milik Avalon-san" tanya Murid laki laki yang membuat kelas sunyii


"Ya., dan untuk gank....., Aku yang memimpinnya namanya Kantou Valon" Jawab Vellix Asal asalan, Namun ia memang berencana mendirikan kekuatan pada ras manusia melalui Kantou Valon miliknya


"Aku tak pernah mendengan ada gank bernama seperti itu?"


"Apa itu gank baru?" gumam seorang murid laki laki yang terlihat seperti seorang berandalan.


Para Murid lain diam....


"Avalon-san bisa duduk di meja protagonis di sana" kata Guru sedikit bercanda


Vellix akhirnya duduk dengan tenang tanpa mempedulikan tatapan liar para betina, sementara para lelaki terdiam.... karena apa?, ya karena raut wajah Vellix yang seolah olah dia dapat mengabisi mereka tanpa belas kasihan serta tato naga di lehernya menambah kesan brandalan.


Dan akhirnya pelajaran yang membosankan pun dimulai..


Skipp


-Kriingg-


Bell istirahat telah berbunyi, Vellix bengun dari tempat duduknya dan berjalan keluar namun ia tak sendiri.


Vellix diikuti oleh beberapa Betina yang sedang bersaing satu sama lain.


"Heii!...., Aku duluan yang ingin pergi ke kantin dengan Vellix-kun!..., mengapa kamu juga ikut?!" teriak Gadis A


"Aa.. aku juga ingin pergi kesana!" jwab Gadis B


Namun ketika mereka menoleh kearah depan tempat Vellix berjalan, Vellix sudah menghilang.


"Merepotkan" gumam Vellix


"Kurasa aku akan mendirikan Kantou Valon nanti atau besok saja" Gumam Vellix tersenyum kecil dengan mempercepat jalan menuju kantin sekolah


Sementara Vellix sedang menuju kantin. Berita tentang Murid baru yang seorang brandalan serta ketua gank pun menyebar di kalangan murid lain entah itu perempuan maupun laki laki


Dikantin.....


"Heyy.., apa kau tau murid baru itu??" Cwe A


"Iya.., yang pakai baju aneh itu ya?" Cwo A


"Katanya dia itu ketua gank loo!" Cwo B


"Iya aku juga mendengar gosipnya" Cwe B


-!!!- Rias yang mendengar percakapan murid murid tersebut hampir teriak.


"Ketua Gank!?"


"Apa apaan itu!?" gumam Rias sambil menatap kearah para murid


-Tap-Tap-tap-


Terdengar suara langkah kaki dari pintu kantin yang membuat semua orang menoleh kearah suara


-!!!- semua orang terkejut karena yang baru saja memasuki kantin adalah orang yang sedang dibicarakan, Vellix Avalon


Vellix memesan makanan pada kasir dan segera duduk di kursi pojok yang sepi.


Setelah makan Vellix sampai ia hanya memakan makanan dengan tenang tanpa memedulikan suasana canggung yang dibuat oleh kedatangannya


Setelah selesai makan Entah mengapa Vellix tiba tiba merasa mengantuk.


"Ehh...., meng.... aa..pa" Gumam Vellix mengantuk


-Dukk- Vellix tertidur di bangku makan, mungkin pada saat Vellix mengambil penampilan Mikey sedikit sifat Mikey tertular ke Vellix (Kalo aja disini ada yang nggantiin posisi draken, Vellix dah di omelin trs di gendong dahh)


Rias yang melihat hal tersebut langsung..


-Brak!- Ia berdiri mendadak membuat meja tersebut jatuh


dan segera berlari ke arah Vellix, namun saat ia periksa ternyata Vellix hanya tertidur dan itu membuatnya bernafas lega.


'Hahhh....., ku pikir ada yang meracuni Vellix-Sama..., ternyata hanya tidur, Syukurlahh' batin Rias yang telah panik sepanik paniknya.


'Lebih baik ku bawa ke UKS saja' batin Rias tersenyum senang


"Hup" Rias menggendong Vellix didepan para Siswa yang mematung(gendong ala Draken)


""RIAS-ONESAMAAA!!"" Para siswa menjerit tak karu karuan melihat pemandangan yang hampir mustahil ini.


''Ahh...., andai aku bisa sedekat ini dengan Vellix-Sama sesering mungkin, pasti akan menyenangkan'' Gumam Rias tersenyum kecut


Ia melangkah semakin cepat tanpa memperdulikan tatapan tak percaya dari orang lain.


-Krieett- Rias membuka pintu dengan sedikit pelan agar tak membangunkan Vellix, ia berjalan menuju kasur putih dan membaringkan Vellix disana.


-Tuk- Rias menutup pintu kembali dan duduk di samping tempat tidur Vellix, Ia melihat wajah Vellix dengan instens


'Tak peduli Kaisar ingin menggunakan penampilan apapun....., Ia Tetap Tampan!' Batin Rias sambil mengelus pipi Vellix


-Sret!!- -Brak!-


-!!??-


Pintu ruang di buka secara tergesa gesa membuat Rias salah tingkah


"VELLIX-SAMA!?" Panggil Sona dengan nada khawatir. Ia mendengar kabar bahwa Vellix pingsan di kantin dan menjadi sangat panik.


"Ssstttt!!!" Rias menggerakkan jari telunjuknya menuju mulut


"Vellix-Sama sedang tidur" Kata Rias pelan


"Ohh"


-Srett- Sona terjatuh ke lantai dengan lemas


"syukurlah"


Kembali berdiri ia bertanya kepada Rias dan Rias hanya menjawab apa adanya


"Ugh" Setelah beberapa saat Rias dan Sona berbicara bersama Vellix terbangun.


"UKS?" Gumam Vellix yang di dengar Rias dan Sona


""VELLIX-SAMAA!!!"" Rias dan Sona secara serentak Berteriak serta menerjang ke arah Vellix


"hahh?!"


-Bruk-


"Ugh" Vellix di peluk kedua gadis tersebut dengan sangat erat


namun dalam Pikiran Vellix terngiang ngiang Kalimat yang ia ucapkan sendiri pada kehidupan sebelumnya.


...**CINTA HANYALAH BENTUK KEMUNAFIKAN...


...AKU BENCI CEWEK BAIK...


...HANYA SALING SAPA MEMBUATKU PENASARAN...


...DAN SALING MEMBALAS PESAN MEMBUATKU GELISAH...


...JIKA MEREKA MENELFONKU, MAKA......


...AKU AKAN MELIHAT DAFTAR PANGGILAN DENGAN SENYUM BODOH...


...TAPI AKU TAU.....


...JIKA MEREKA BAIK PADAKU......


...MAKA MEREKA JUGA BAIK PADA YANG LAIN....


...AKU HAMPIR LUPA AKAN HAL ITU...


...JIKA KENYATAAN ITU KEJAM...


...LALU KEBOHONGAN ITU CEWEK BAIK...


...JADI KEBAIKAN ADALAH KEBOHONGAN...


...AKU SELALU MEMEGANG HARAPAN ITU...


...DAN AKU SELALU SALAH PAHAM AKAN SATU HAL...


...DAN SEBELUM AKU SADARI AKU TELAH BERHENTI BERHARAP...


...PENYENDIRI YANG BERPENGALAMAN TAK AKAN TERJEBAK DI LUBANG YANG SAMA...


...JADI SAMPAI KAPANPUN.......


...AKU BENCI CEWEK BAIK**....


Vellix yang dari tadi diam dengan mata Yang kosong mulai membuat Rias dan Sona Khawatir.


Sebelum mereka dapat bertanya kepada Vellix.


Mata Vellix berubah menjadi Merah dengan simbol Shuriken


-Kamui- Vellix hilang dari UKS meninggalkan Rias dan Sona yang kebingungan


"Sial" gumam Vellix di dalam dimensi kamui


namun dengan cepat ia langsung kembali tenang


Ia keluar dari dimensi kamui


END


*yoo gua balik lagi


*maap gua kelamaan up gara gara ada urusan mendadak serta tugas yang menumpuk


*"jangan lupa like dan komen" kata author frustasi


*Chapter selanjutnya mungkin Vellix akan membangun .......