
100% berisi kehidupan Vellix yang Dulu
-Blezt-
Disebuah Ruangan, Terdapat sebuah kasur beserta meja belajar dengan ukuran Kecil.
Diatas kasur terdapat Seorang Lelaki Berambut Hitam dan Mata Hijau yang sedang berbaring sambil menatap atap ruangan.
Jika biasanya Hijau adalah warna sebuah kehidupan maka kau tidak akan bisa melihat kehidupan pada mata tersebut.
...Mata Tersebut Terlihat Kosong...
Sang lelaki pun akhirnya bangun setelah mengumpulkan kesadaran sejenak dari bangun tidur
Ia melihat kearah jam dengan malas
"Jam 07:26 kah?"
"Sial...., Tubuhku masih Berbau Amis"
"Noda Di Baju ku bahkan tak hilang setelah kucuci" Dia melihat Baju yang Ternoda dengan warna Merah
Lelaki berjalan menuju pintu dan keluar kamar
Dia berjalan ke arah Pintu lain yang tak jauh dari pintu kamar, Yahh.... dia berjalan kearah kamar mandi.
Skip
Dia telah selesai mandi serta memakai seragam sekolah, Dia telah berada di Luar rumah Tidak sarapan ataupun mengucap salam ia langsung pergi dari rumah
Dia berjalan menuju Sekolah, Banyak Siswa siswi yang dia lihat sepanjang jalan saling bicara maupun menyapa.
Namun tak ada yang memperhatikan dia, Karena Bahkan hampir tak ada yang mengingat namanya atau mengetahui namanya. Lelaki memanglah sosok dingin dan pendiam Ia hampir tak pernah bicara satu kata pun
Dia tak memiliki sesuatu yang namanya Sahabat Maupun Teman.
Kini Ia telah tiba di depan gerbang sekolah, Sekolah tersebut adalah sekolah terbaik di kota tempat tinggalnya
Dia tak pintar maupun bodoh karena nilainya yang selalu pas pasan
Dia sedikit tertegun ketika Ada seorang siswi yang melihat kearah dirinya, Dia seperti pernah melihatnya namun entah dimana
Siswi pun mendekatinya seraya menyapa dengan nada marah tapi sedikit imut
"Kira-Kun!!!..., Lama sekali!!! Apa kau tak tau aku sudah menunggu lama!!" Siswi dengan marah mengembungkan pipinya
"Kau Siapa?" Tanya dia yang dipanggil Kira dengan dingin sambil menatap datar kearah mata si siswi
"Ahh!! Aku lupaa!"
"Namaku Sistie Haname!, Panggil aku Sistie-Senpay oke!?" Sistie memanglah kakak kelas dari Kira dia terkenal karena cantik dan ramah, namun tak ada yang tahu tentang sifat liciknya kecuali Kira
"Jika Tidak Ada Urusan Maka Saya Permisi Sistie-Senpay" Berkata dengan datar Kira Berjalan melewati Sistie namun...
-Grep-
"Tunggu!" Dari arah belakang tiba tiba Sistie memeluk Kira dengan erat
"Apa yang kau lakukan Senpay?" Kira sungguh tak nyaman dengan posisi tersebut
"Apa Kira-Kun tak suka di peluk?" Tanya Manja Sistie, Dia melonggarlan pelukan dan membalikkan Kira.
'Ini Pertama Kalinya Aku Sangat Ingin Memukul Wanita' Kira yang tak senang melepaskan pelukan Sistie dengan paksa sambil berkata Dingin
"Bisakah Kau Menyingkir?" Kali ini Kira tak memanggil Sistie dengan Senpay,
"Tidak Akan!!" Jawab tegas Sistie
"Aku tak kenal kau dan kau tak kenal diriku"
"Memang apa yang kau inginkan dariku?" Kira tak habis pikir pada orang yang baru dia temui kemarin
"Aku ingin menjadi Temanmu!" Sistie melihat Kira dengan wajah penuh ketertarikan
'Biar ku tebak...., Dia tertarik padaku karena ucapanku kemarin,'
'Aku berani taruhan bahwa dia akan membuang diriku jika sudah tak menarik baginya' Kira telah memperkirakan kemungkinan yang akan terjadi kedepan hanya dengan melihat sifat dan raut wajah Sistie
"Berteman denganku?" Kira berpura pura bertanya kepada Sistie
"Yap.., benar sekali!" Sistie langsung memegang pundak Kira sambil bertanya
"Jadi bagaimana?..., apa kau mau??" dia sangat berharap Kira akan menerimanya
"Tidak" Satu kata dari Kira membuat Sistie terdiam
"k-Kenapa?!" Sistie hampir berteriak akibat jawaban kira yang tanpa pikir panjang, sebab hampir seluruh siswa siswi ingin menjadi teman atau setidaknya berbicara dengan dirinya
"Entahlah" Kira berkata dengan malas sambil menggaruk ke belakang kepala dan akhirnya berkata
"Biar kutanya padamu"
"Y-Yah..., Sebuah hubungan yang didasari ikatan Cinta?" Jawab asal asalan Sistie karena Gugub
"Salah" dengan datar Kira melanjutkan
"Teman adalah 1000 orang yang datang pada saat kau berada di atas"
"Pacar adalah orang yang mampu membuatmu melupakan 1000 orang"
" Sahabat adalah Orang yang bersamamu ketika 1001 orang meninggalkanmu dan untuk alasan mengapa Sahabat tetap bersamamu itu murni hanya karena dia mengasihani dirimu" Kira menjawab dengan prinsip miliknya sendiri
Mendengar hal tersebut membuat Sistie terdiam
"Maka bertemanlah dengan orang lain" Kira melangkah pergi meninggalkan Sistie yang masih merenung bingung
"Apa maksutnya itu?" Gumam Sistie bingung, ia Akhirnya kembali ke kelasnya
Ditempat kelas Sistie.
"Heyy...., Sistie-San!!" seseorang memanggil Sistie ketika dia masuk ke kelas
"Ahh..., May-San" Dengan senyum Sistie menjawab panggilan dari teman satu kelasnya
"Nee.., Nee... Apa Sistie-San tau tentang kecelakaan 2 Hari yang lalu?!"
"Yahh.., aku lihat di TV memang kenapa?"
"Kalo tidak salah korbannya mati dengan sangat mengenaskan kan?, organ dalam mereka berceceran di jalan" Sistie berkata dengan ngeri ketika melihat foto dari berita
"Iyaa!!... benar!"
"Apa sistie-san tau kalau ada orang yang membersihkan 'itu' ke samping jalan sebelum polisi datang?!"
"Dia bahkan terekam di cctv!!" Lanjut Maya antusias
"Wahhh...., setelah memindahkan itu, Orang itu pasti mual!!" Sekali lagi Sistie berkata dengan ngeri
"Kau belum tau bagian yang menyeramkan?!"
"apa?"
"Orang itu memindahkan 'itu' tanpa jijik ataupun mual!!...., Raut wajahnya sangat dingin dan datar!!!...., dia memindahkan Organ dengan Santai nyaa!!!"
"Dan yang paling menggemparkan adalah...."
"Dia adalah Siswa Di sekolah Kita!!!, Hanya saja aku tak tau namanya" Maya terus bercerita dengan antusias, sementara Sistie yang sedari tadi menyimak langsung terkejut
"APAAA!!" Dia berkata dengan nada tak percaya
"Kau tak percaya?, Sebentar!!" Maya mulai merogoh saku dan mengeluarkan Handphone miliknya, dia membuka HandPhone dan membuka Galeri
"Ini!!, Lihatlah sendiri!! Vidio ini Viral Baru Tadi Pagi Loo!!" Maya dengan antusias menunjukan Vidio tersebut
Skipp beberapa Menit Di Akhir Vidio Dimana Si pelaku menatap Datar kebawah tempat ia telah selesai membersihkan Organ manusia ke tapi jalan
-Brr-Brrr- Tangan Sistie mulai bergetar karena melihat wajah yang memindahkan Organ manusia di jalan.
"**-Tidak M-mungkin" Sistie bergumam dengan nada tak percaya, Rambut Hitam-Wajah dingin datar-Mata Hijau Kosong-Memakai Topi
'KIRA!?!' Sistie Hampir tak mempercayai mata miliknya sendiri.
"Kau kenapa?, Apa kau kenal dia?" Tanya Maya yang heran dengan tingkah Sistie
"T-Tidak Kenal!" Dengan tegas Sistie langsung menjawab pertanyaan Maya
Sementara di kelas Kira
Kira sedang duduk di bangku, Semua orang di kelasnya memandang Kira dengan berbeda beda. Ada yang kagum, Sinis, Aneh, Jijik dll
Karena Vidio Kira Baru saja muncul di Grub online kelas
Mereka mulai bergosip yang tidak² kepada Kira
Inilah Awal mula dari Kehidupan masa lalu Vellix yang sebenarnya, Kedepannya akan ada kejadian yang membuat Vellix merasa ingin meledakan Matahari jika mengingatnya
END
*Yoo balik lagi dengan Cerita Yang membuat Boring Dari Gua yang nggak berbakat ini!!
*Karena Gua lagi bingung pengen gimana buat kedepannya jadi gua usahain buat Berpikir menggunakan Pikiran Sempit gua
*Dan yahhh...., Buat yang kecewa karena Gua nggak pernah Crazy Up, Yaa maap😶
*Saran untuk kedepan maupun tentang cara penulisan/bahasa gua yang kurang di mengerti bisa ketik di komentar
"Jangan lupa Like Dan Komen" Kata Author Dingin.
Dadaaaa