
DIKOTA A.
setelah cukup berapa lama menempuh perjalanan kembali ke kota A.
Juna pun memasuki kawasan rumah nya.
" Juna ini bukan arah rumah yg dulu " saut Alia, karena Alia tau dimana rumah mereka yg pernah mereka tempati.
" ia ini bukan arah rumah yg dulu " saut Juna 😄
" jadi kita mau kemana pa " saut Kenzo.
" liat saja nanti papa sudah menyiapkan nya untuk kalian " saut Juna.
setelah berapa saat kemudian mereka tiba di rumah baru mereka.
" ayo turun kita sudah sampai " saut Juna.
dan Alia berserta anak anak pun turun.
" wow pah ini rumah siapa " saut Kenzo dan khanza.
" rumah kita sayang ayo masuk " saut Juna
" kau serius Juna " saut Alia dan Juna pun mengagukan kepalanya.
" ayo "saut Juna sambil memegang pinggang ramping alia. mereka pun masuk rumah tersebut dan lagi mereka terkesima didalam rumah tersebut.
" indah sekali sejak kapan kau menyiapkan nya Juna " saut Alia yg sedang setia menatap keindahan rumah tersebut.
" sejak kau pergi alia " saut Juna.
sambil menatap sang istri tercinta.
" rumah yang dulu " saut Alia.
" aku jual " celetuk Juna.
" kenapa kau menjualnya Juna " saut Alia dengan penasaran dengan jawaban suami.
Juna pun mendekati sang istri dan memeluk
tubuh Alia dari belakang.
" rumah itu masa laluku dan rumah ini masa depan ku dan anak anak kita " bisik Juna di telinga Alia yg membuat alia merona seketika.
" hmmmmmm "
" ayo kita naik keatas kita lihat kamar anak anak kita " saut Juna dengan lembut dan memegang tangan Alia.
Alia pun mengikuti langkah suami nya Ter sebut, merekapun sampai diatas.
" ini kamar Kevin " saut Juna.
" apa kau menyukai nya Kevin " saut Juna.
" ia aku menyukai nya terima kasih papa " saut Kevin dan Juna pun membalas dengan senyuman.
" kita kemar Kenzo " saut juna.
setelah sampai di kamar putra keduanya
" ini kamar mu Kenzo apa kau suka " saut Juna.
" hmmmm ia pah terima kasih " saut Kenzo.
" papa kamar ku dimana pah " rengek khanza.
" ohhh ia papa lupa,
kamar Khanza tidak ada
hmmmmmm bagai mana ini " saut Juna.
" papa tidak adil " celetuk Khanza.
Juna gemas melihat tingkah putrinya
" uhhhhh anak papa ini marah
papa takut , kamar Khanza ada disebelah sana " saut Juna dan khanza pun menarik tangan Juna.
" dimana pa " saut Khanza.
dan mereka sampai di kamar Khanza.
" disini bukalah apakah putriku menyukai nya " saut Juna dan khanza pun melihat kamar nya.
" wowww indah sekali pah ini luar biasa " saut Khanza.
" sama sama dan kalian semua istirahat lah " saut Juna dan anak anak mereka pun istirahat.
" alia ini kamar kita lihat lah " saut Juna
dan Alia pun membuka pintu kamar tersebut.
yg sedang duduk di pinggir kasur.
" ayo ikut aku untuk melihat ruang ganti " saut Juna
dan Alia pun dibuat tidak bisa berkata apa2
melihat ruang ganti yg penuh barang barang untuk keperluan nya mulai dari tas,sepatu,baju,perhiasan dan lain lain
" apa kau menyukai nya sayang "
" ia aku menyukai nya ini lebih dari cukup " saut Alia. Juna pun mendekati Alia.
" tutup mata mu " Juna.
" untuk apa aku menutup mataku " saut Alia
" tutup saja aku tidak melakukan apa apa " saut Juna dan Alia pun menutup matanya.
Juna pun menguarkan sebuah kalung satu set yg sangat cantik dan mewah
" buka mata mu dan lihat apa yg ku berikan untukmu " dan aliapun membuka matanya.
" hahhh Juna ini kan kalung yg sangat mahal sekali " saut alia karena kalung tersebut bertahtakan berlian putih dan berlian biru.
" aku tak perduli mahal atau tidak .
aku memesan nya secara khusus.
ini hanya ada satu didunia , apa kau menyukai nya" saut juna sambil memakai kan kalung dileher Alia.
" ia aku menyukainya terima kasih " saut Alia.
dan Alia pun memeluk suaminya.
kini Alia dan Juna hidup bahagia Tampa ada yg menggangu.
TAMAT.
..
.
.
.
.
.
.
.
.
AUTHOR NYA MAU TANYA PEMBACA NOVELKU INI ASAL NYA DARI MANA SAJA
BIAR AUTHOR NYA TAU.
SOBAT AUTOR DARI MANA SAJA .
..
..
..
..
..
..
.
SEKIAN TERIMA KASIH UNTUK SEMUANYA KARENA TELAH MELUANGKAN WAKTU UNTUK MEMBACA NOVEL KU YG ABAL2
AUTHOR NYA LAGI SIBUK MELANJUTKAN
NOVEL YG TERTUNDA
.
.
.
.
.
.
OKE DAH DAH DAH DAH SAMPAI JUMPA LAGI DI LAIN WAKTU.