
" selamat ya Bu anak ibu perempuan " suster.
" benarkah anak ku perempuan " Alia.
" ia bu , anak ibu berjenis perempuan dan ia sangat cantik Bu " ucap suster,
suster pun memberikan bayi tersebut kepada Alia.
" terima kasih sus " Alia..
" hay sayang mama " Alia.
" sama sama Bu, saya permisi dulu ya Bu " suster, suster pun pergi dan Nabila pun masuk.
" hay Alia anak mu lucu sekali " Nabila .
" ia lucu sekali dan anak ku berjenis kelamin perempuan Nabila " Alia.
Nabila yg mendengar kan perkataan Alia pun bahagia.
" benarkah " Nabila dan Alia mengagumkan kepalanya.
" ooooo, hallo sayang ini Tante Nabila " Alia. memper kenalkan Nabila ke anaknya.
" hallo " Nabila sambil mengangkat tangan nya.
" Nabila apa benar kau tadi marah kepada dokter tadi " Alia.
" ia soalnya tadi dokter nya kelamaan datang " ketus Nabila.
" tapi dokter nya ganteng lohhh " goda Alia sahabat nya.
" maksudnya " saut Nabila dengan wajah kesal.
" tidak apa apa 😊 " Alia.
" oh ya Alia , nama bayi ini siapa " saut nabila.
" entah lah aku juga binggung " saut Alia.
" hmmm bagai mana jika nama nya gimana kalau KHANZA PUTRI SARMA " tukas nabila dan di iakan oleh Alia.
" Bagus tapi nama belakang nya ditambah KHANZA PUTRI SARMA SANJAYA "Alia.
" kenapa kau menambahkan nama itu di belakang nya Alia " Nabila.
" Nabila karena nama marga tersebut adalah nama ayah nya, aku tidak inggin egois walau bagai mana pun ia adalah bagian dari dirinya " Alia.
" ia ia ia terserah kamu Alia, boleh kah aku menggendong nya " Nabila.
" tentu saja " Alia.
" kau lucu sekali sayang " ucap Nabila.
tiba tiba datang lah sang dokter ganteng untuk memeriksa Alia.
" permisi maaf jika saya mengganggu " ucap sang dokter ganteng siapa lagi kalau bukan Ibrahim Alexander Graham.
" tidak apa apa dok " ucap Alia.
sambil melirik Nabila. sedangkan Nabila tak menghiraukan kedatangan sang dokter.
" saya dokter Ibrahim Alexander Graham , saya kesini untuk memeriksa kesehatan ibu "
" saya Alia Sarma " Alia.
dokter sebut memeriksa keadaan Alia, sesekali sang dokter melirik kearah Nabila." Cantik " batin sang dokter.
" baiklah Bu keadaan ibu sehat dan juga ibu besok ibu bisa pulang " ucap sang dokter.
tiba tiba suara tangisan bayi pun terdengar.
" owek owek owek "
" aduh kenapa sayang, apa Tante mencium mu terlalu kuat " ucap Nabila dengan cemas.
" tidak bayi nya haus harus diberi ASI " ucap sang dokter.
" ohhhh begitu " nabila.
Alia yg melihat kearah Meraka hanya bisa tersenyum dan berdehem " ehemmzzzz ".
" ini Alia bayinya beri ia susu yg banyak agar ia bisa kuat seperti aku " ucap Nabila sambil cengengesan. sedangkan sang dokter tersenyum melihat tingkah Nabila.
Alia pun mengambil bayinya untuk diberikan ASI,
" baiklah Alia aku permisi dulu, mau ke restoran dulu " saut Nabila yg dia nggukan Alia. dokter pun Pamit.
Nabila dan sang dokter pun keluar bersama .
..
...
....
..
..
...