Alia

Alia
Khevin Kenzo Khanza



" maaf " cuma satu kata yg keluar dari mulut juna


" kau tidak salah aku yg salah " saut Alia


dan Juna melihat kearah Khanza.


" siapa ini apakah dia anak kita " ucap Juna.


dan Alia pun mengiyakan nya.


" putriku kemarilah " khanza pun mendekati Juna " siapa nama mu sayang " lirih Juna.


" KHANZA PUTRI SARMA SANJAYA " saut Alia.


" nama yang bagus dan cantik seperti orangnya " saut Juna


dan merekapun tersenyum.


" pa bukan kah kita pernah bertemu di restoran waktu itu " saut Kenzo.


" benar dia yg menangis waktu itukan " saut Kevin. dan Juna pun teringat waktu pertama kali bertemu dengan Khanza.


" ia kita pernah bertemu waktu itu " saut Juna


" jadi kalian pernah bertemu " saut Alia


dan mereka pun mengiyakan nya.


" jadi kak Ken sama kak Vin itu kak ku " saut Khanza. dan Alia merekrut dahinya.


" Ken dan Vin " batin Alia.


dan putra mereka pun tersenyum.


" maaf namaku Kevin putra sanjaya " saut Kevin.


" dan aku Kenzo sanjaya " saut Kenzo.


" dan kenapa kalian waktu itu nama kalian Ken dan Vin mengapa kalian berbohong kepada ku. " imbun Khanza.


" maaf sebelum nya kakak memang berbohong kepada mu " suara lembut Kevin.


" sejak kapan saudaraku ini berubah menjadi lebih manis " batin Kenzo.


" aku tidak memaafkan kalian berdua " celetuk Khanza, sedangkan Juna dan Alia berserta keluarga yg lain hanya bisa tertawa terbahak-bahak melihat tingkah kelakuan mereka.


" jadi bagai mana agar adikku tersayang memaafkan kan kakak mu yg imut ini " saut Kenzo.


" hmmmm (berpikir) oke aku akan memaafkan kakak tapi kalian harus meneruti apa yg aku mau " saut Khanza.


" ia apa pun aku akan mengikuti nya " Kevin.


" janji " Khanza.


" ia janji " saut Kevin Kenzo bareng.


" ayo ikut dengan ku " saut Khanza


dan Kevin kenzo pun mengikuti adiknya.


setelah beberapa menit akhir mereka sampai di taman dan mereka bermain.


Diruang VVIP.


" baiklah ma pa hati2 " saut Alia dan Juna.


setelah orang tua mereka pulang hanya ada Juna dan Alia hanya ada keheningan.


" ehemmzzzz " Juna berdehem.


" kemarilah " saut juna dan Alia pun mendekati Juna.


" duduk disini ( menepuk sebelah pinggir kasur ) " saut juna dan Alia pun duduk.


" Alia maaf atas perilaku yang dulu tidak menghargai mu sebagai istri ku


dan jga apa kita bisa memulai dari awal " td poinz Juna.


" ia " ucap Alia.


" terimakasih " Juna mencium bibir Alia.


hanya senyuman yang bisa Alia berikan kepada Juna.


.


.


.


.


.


ketika Juna pun dinyatakan pulih oleh dokter


Juna pun pulang kerumah.


setelah cukup lama Juna menempuh perjalanan akhirnya sampai juga di rumah Alia.


" ayo anak anak kita sudah sampai " saut Alia.


" yeeeee " Khanza.


" Khanza kau jangan berlari lari entar terjatuh sayang " saut Juna dan khanza pun mengikuti apa yg papa nya katakan.


dan mereka pun memasuki rumah tersebut.


" Alia aku inggin berbicara " saut Juna


" baiklah " dan mereka pun berbicara


" bicara apa " Alia.


" aku inggin kita kita kembali ke kota A


dan aku inggin kita tinggal disana


jika kau merasa keberatan aku tidak akan memaksa " saut Juna.


" baiklah jika kau mau nya begitu kita akan pindah ke kota A " saut Alia.


" terimakasih " saut Juna


dan sekarang Juna bersikap baik dan manis kepada Alia bahkan Juna berjanji tidak akan pernah menyakiti Alia.