
" maaf " cuma satu kata yg keluar dari mulut juna
" kau tidak salah aku yg salah " saut Alia
dan Juna melihat kearah Khanza.
" siapa ini apakah dia anak kita " ucap Juna.
dan Alia pun mengiyakan nya.
" putriku kemarilah " khanza pun mendekati Juna " siapa nama mu sayang " lirih Juna.
" KHANZA PUTRI SARMA SANJAYA " saut Alia.
" nama yang bagus dan cantik seperti orangnya " saut Juna
dan merekapun tersenyum.
" pa bukan kah kita pernah bertemu di restoran waktu itu " saut Kenzo.
" benar dia yg menangis waktu itukan " saut Kevin. dan Juna pun teringat waktu pertama kali bertemu dengan Khanza.
" ia kita pernah bertemu waktu itu " saut Juna
" jadi kalian pernah bertemu " saut Alia
dan mereka pun mengiyakan nya.
" jadi kak Ken sama kak Vin itu kak ku " saut Khanza. dan Alia merekrut dahinya.
" Ken dan Vin " batin Alia.
dan putra mereka pun tersenyum.
" maaf namaku Kevin putra sanjaya " saut Kevin.
" dan aku Kenzo sanjaya " saut Kenzo.
" dan kenapa kalian waktu itu nama kalian Ken dan Vin mengapa kalian berbohong kepada ku. " imbun Khanza.
" maaf sebelum nya kakak memang berbohong kepada mu " suara lembut Kevin.
" sejak kapan saudaraku ini berubah menjadi lebih manis " batin Kenzo.
" aku tidak memaafkan kalian berdua " celetuk Khanza, sedangkan Juna dan Alia berserta keluarga yg lain hanya bisa tertawa terbahak-bahak melihat tingkah kelakuan mereka.
" jadi bagai mana agar adikku tersayang memaafkan kan kakak mu yg imut ini " saut Kenzo.
" hmmmm (berpikir) oke aku akan memaafkan kakak tapi kalian harus meneruti apa yg aku mau " saut Khanza.
" ia apa pun aku akan mengikuti nya " Kevin.
" janji " Khanza.
" ia janji " saut Kevin Kenzo bareng.
" ayo ikut dengan ku " saut Khanza
dan Kevin kenzo pun mengikuti adiknya.
setelah beberapa menit akhir mereka sampai di taman dan mereka bermain.
Diruang VVIP.
" baiklah ma pa hati2 " saut Alia dan Juna.
setelah orang tua mereka pulang hanya ada Juna dan Alia hanya ada keheningan.
" ehemmzzzz " Juna berdehem.
" kemarilah " saut juna dan Alia pun mendekati Juna.
" duduk disini ( menepuk sebelah pinggir kasur ) " saut juna dan Alia pun duduk.
" Alia maaf atas perilaku yang dulu tidak menghargai mu sebagai istri ku
dan jga apa kita bisa memulai dari awal " td poinz Juna.
" ia " ucap Alia.
" terimakasih " Juna mencium bibir Alia.
hanya senyuman yang bisa Alia berikan kepada Juna.
.
.
.
.
.
ketika Juna pun dinyatakan pulih oleh dokter
Juna pun pulang kerumah.
setelah cukup lama Juna menempuh perjalanan akhirnya sampai juga di rumah Alia.
" ayo anak anak kita sudah sampai " saut Alia.
" yeeeee " Khanza.
" Khanza kau jangan berlari lari entar terjatuh sayang " saut Juna dan khanza pun mengikuti apa yg papa nya katakan.
dan mereka pun memasuki rumah tersebut.
" Alia aku inggin berbicara " saut Juna
" baiklah " dan mereka pun berbicara
" bicara apa " Alia.
" aku inggin kita kita kembali ke kota A
dan aku inggin kita tinggal disana
jika kau merasa keberatan aku tidak akan memaksa " saut Juna.
" baiklah jika kau mau nya begitu kita akan pindah ke kota A " saut Alia.
" terimakasih " saut Juna
dan sekarang Juna bersikap baik dan manis kepada Alia bahkan Juna berjanji tidak akan pernah menyakiti Alia.