
" ia kenapa ia menagiis " saut Kenzo.
" entahlah " saut Kevin.
Juna pun melihat anak yg sedang menangis di atas kursi dekat pojokan resto.
" kenapa anak itu menangis nya ! (dalam hati Juna) oh papa kesana dulu ya ( pamit Juna kepada anaknya ) " Juna.
Kevin Kenzo mengiakan. Juna pun mendekati anak yg sedang menangis dipojokan restoran.
" hey sayang kenapa kau menangis " saut Juna.
" ......... " sambil menunduk.
" lihat paman sayang " saut Juna.
dan anak tersebut menatap Juna.
***Deg
deg
deg***
" mata ini, kenapa mata ini mirip sekali dengan alia " dalam hati juna.
" Hik hik hik (suara menangis) "
sontak saja Juna sadar dengan lamunan nya.
" maaf kamu kenapa menangis sayang,
jangan takut ada paman (memeluk anak tersebut) kenapa rasanya tidak asing dengan anak ini !dalam hati Juna .
" aku takut paman " lirih anak tersebut.
" takut kenapa sayang, coba katakan pada paman mungkin paman bisa bantu " saut Juna. anak tersebut buka suara.
" tadi aku keluar untuk buang bungkus roti kekotak sampah tadi aku liat kecoa paman, jadi aku takut " saut anak tersebut.
" baiklah jika paman lihat kecoa nya nanti paman usir jauh jauh " saut Juna.
" beneran paman akan usir kecoa " saut anak itu dengan tersenyum.
sedangkan Juna mengangkat anak itu di dalam gendongan nya
dan mengajak ia kberkumpul bersama Kevin dan Kenzo.
" baiklah mau ikut paman makan tidak " saut Juna. dan anak perempuan itu anggukan kepala nya.
" pa kenapa kau bawa dia kesini " saut Kenzo.
" tidak apa apa " saut Juna.
dan merekapun duduk sambil menunggu makanan.
" oh ia paman lupa nama kamu siapa sayang " saut Juna.
" namaku Khanza paman " saut Khanza.
ia anak itu adalah khanza.
" nama yg cantik, ini anak paman " saut Juna
dan mereka memperkenalkan diri mereka.
" nama ku Vin, panggil saja Vin " saut Kevin
Kevin memberitahukan nama belakangnya.
" namaku Ken " saut Kenzo.
mengikuti nama depan saja.
sedangkan Juna mengkerut dahinya karena tingkah anak nya.
" kenapa anak ku jadi begini ya ! dalam hati Juna " lirih Juna.
" baiklah boleh aku panggil kakak saja " saut Khanza dan Kevin Kenzo mengiakan nya.
" oh ia dimana orang tua mu sayang " saut Juna.
" mama lgi kerja paman " saut Khanza
" ohhh " saut Juna.
dan berapa menit kemudian ana wanita yg menghampiri mereka.
dan mereka menoleh kearah suara tersebut.
" hay bibi putri " saut Khanza.
" apa anda orang tua nya Khanza " saut Juna.
" bukan tuan saya sekretaris di restoran ini,
dia anak bos saya " jelas sektaris putri.
"ohh begitu " saut Juna.
" oh baiklah tuan saya pamit undur diri,
baiklah Khanza ayo kita keruangan dulu mama mu sudah menunggu, permisi tuan " saut putri. dan khza mengikuti sektaris putri tersebut.
sedangkan Juna diam Tampa bicara dalam hati Juan " kenapa aku tak tega melepaskan anak ini pergi " lirih Juna.
" pa papa " saut Kenzo.
" oh ia ada apa sayang " saut Juna.
sontak saja Juna sadar dari lamunannya .
" tidak apa apa kenapa papa melamun " saut kenzo.
" tidak apa apa " saut Juna.
dan pelayan pun datang dengan pesanan tersebut.
" maaf tuan telah lama menunggu (sambil meletakkan makan) " saut pelayan
" Juna pun anggukan kepala nya " saut Juna.
" pa kenapa dari tadi papa melamun pa " Kenzo. dan Kevin melihat kearah papa nya.
" tidak apa apa sayang, ayo kita makan. " saut Juna.
dan mareka pun memulai makan.
" happpp ( makanan masuk dimulut ) "
**Deg
deg
deg**.
dan merekapun sambil pandang pandangan.
" masakan ini " saut Kenzo.
" masakan mama " saut Kevin.
" ia ini masakan Alia ! Juna pun mengambil seribu langkah untuk mencari Alia.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
tinggalkan jejak anda didalam kolom komentar itu buat antisipasi Anda kepada author.
makasih.