Alia

Alia
nona dan dokter



" hari ini kita pulang " Alia.


" hallo Khanza hari ini kita semua pulang " Nabila.


" ohh ia Nabila apa perkembangan restoran beberapa hari ini, " Alia


" hmmm, restoran beberapa hari ini pelanggan nya tambah rame Alia " Nabila.


ini visual NABILA.



" ohh sukur lah , ayo kita pulang ke rumah " Alia,


" aku panggil taksi dulu ya " Nabila,


berapa jam menunggu tapi taksi tak kunjung datang.


" gimana ada taksi nya bila " Alia.


sedang kan Nabila cenggeng san.


" belum mungkin taksi nya lgi ke WC " ucap Nabila, sedangkan Alia geleng-geleng kepala.


hingga ada sebuah mobil berhenti di depan meja,


" siapa Nabila " Alia


" entah lah Alia " Nabila,


hingga kaca mobil menurun melihat kan wajah ke pada mereka.


" Dokter " Nabila.


" haiii " Ibrahim.


sedangkan Alia hanya bisa memper batikan mereka.


" ada apa dok " Nabila.


" tidak apa-apa nona, kalian mau kemana " Ibrahim.


" mau pulang dok, " sambil tersenyum Nabila.


" hmmm, ayo naik saya antar " dokter.


" tidak usah dok, kami lgi menunggu taksi " Nabila.


" hemmzzz, taksi jam segini tidak ada nona " saut Ibrahim.


" hmm pantas saja dari tadi tidak satupun taksi yg lewat " dalam hati Nabila, Nabila pun melirik kearah Alia.


Alia mengagumkan kepala nya.


" baik lah dok kalau tidak merepotkan dokter " saut Nabila ,Nabila membukakan pintu mobil didepan agar Alia duduk didepan tetapi Alia memilih dibelakang.


" aku duduk dibelakang saja bila agar khanza lebih nyaman " ucap Alia.


" baiklah " saut Nabila.


" oke kita berangkat " Ibrahim.


didalam mobil hanya ada keheningan.


" ehemmzzzz " saut Alia agar memecah keheningan,


" oh ia dimana alamat rumah nya nona ( melirik ke arah Nabila ) " Ibrahim.


Nabila yg merasa dilirik langsung buka suara.


" jalan e dok " Nabila.


" hmmm, jangan panggil aku dok " saut Ibrahim.


" terus panggil apa " saut Nabila Tampa menoleh.


" panggil saja Ibrahim " Ibrahim.


sedangkan Alia hanya bisa senyum karena tingkah sahabat nya ini.


setelah berapa menit perjalanan akhirnya sampai juga di e.


semua nya pun turun.


" terimakasih Ibrahim " saut Nabila.


" sama sama nona " saut Ibrahim.


" panggil saja Nabila atau bila " saut Nabila.


" ia bila " Ibrahim.


" terimakasih Ibrahim telah merepotkan kamu " Alia.


" tidak apa apa, karena aku senang membantu ( melirik Nabila ) kalau begitu aku pamit dulu " Ibrahim.


" ia sekali lagi terima kasih " saut Alia.


Nabila dan Alia melihat mobil Ibrahim hingga hilang dari hadapan mereka.


" ehemmzzzz, panggil saja bila " goda Alia kepada Nabila, hingga Nabila merona karena malu.


" apaan sih Alia , yuk kita masuk kasian Khanza kepanasan jika kelamaan di luar " saut Nabila.


" ia ayok kita masuk " saut Alia sambil menggendong anaknya.


Alia pun langsung masuk menuju ruang kamar karena kelelahan .


" anakku kau tidur dulu ya, mama mau mandi " saut Alia. Alia pun melakukan ritualnya.


Jam 19:00pm.


Juna.


" dimana kau Alia,aku merindukan mu,


apa kau tak merindukan ku dan Kudus putra sambungmu, aku memang salah Alia tidak menyadari artinya CINTA YG tulus jadi kumohon sayang pulang lah " lirih Juna.


" tok Tok tok ( suara pintu ).


sontak Juna membuka kan pintu.


" pa ayo kita makan malam " saut Kenzo.


" ia papa akan nyusul kau duluan saja sayang " saut Juna dan Kenzo mengisikan nya.


setelah Kenzo pergi dan disusul Juna dari belakang.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


TERIMA KASIH SUDAH ANTISIVASI KALIAN SUDAH MEMBACA NOVEL KU.