Alia

Alia
dokter dan nona



mereka berdua keluar bersama.


Nabila yg ingin menuju keluar tiba tiba suara menghentikan langkah nya.


" permisi nona " seru Ibrahim.


Nabila yg merasa dipanggil cuma mengerutkan dahi.


" hmmm ia dok ada apa." Nabila


" nona apa bisa kita berbicara " seru Ibrahim.


" tentu dok " Nabila.


Nabila dang sang dokter tampan pun.


keluar untuk berbicara.


setelah berapa menit sampai di taman rumah sakit.


" hmmm, apa anda tidak sibuk nona, " canggung Ibrahim.


" seperti yg anda lihat dok,


saya tidak sibuk " Nabila.


" oh ☺ " Ibrahim.


diam sesaat.


" Dok "seru Nabila,


hingga sang dokter pun menoleh kepada nya,


" ia nona ada yg saya bantu " Ibrahim


" tidak ,saya inggin minta maaf " ucap Nabila.


sang dokter heran dengan Nabila ucapkan,


" untuk apa nona, apa anda buat kesalahan kepada saya " Ibrahim.


Nabila menggunakan kepalanya.


" maaf atas perilaku saya yg tadi pagi dok "


ucap Nabila, hingga sang dokter pun tersenyum,


" tidak apa apa 😊 , saya maklumi " Ibrahim.


" hm (melihat kearah jam )klau begitu saya permisi dulu ya dok " seru Nabila.


" oh ia terima kasih telah meluangkan waktu anda nona " ucap dokter.


" sama sama dok " Nabila.


Nabila pun pergi dari taman untuk menuju restoran. sedangkan sang dokter tampan masih menatap punggung Nabila hingga yg punya hilang dari hadapan nya.


Juna.


" Owek owek owek "suara bayi.


" bayi siapa ini lucu sekali " Juna.


hingga ada seseorang yg mengambil bayi dari tangan Juna,


" kau tidak boleh menyentuh bayiku " suara seseorang.


"siapa kau "ucap Juna karena keadaan gelap.


" tak perlu kau tanya kan aku, yg penting aku tidak izin kan kau menyentuh anakku " ucap suara tersebut,


Juna yg sedang tidur hingga dibangun kan suara telpon.


kring kring kring ( suara telpon )


sontak saja Juna bangun dari mimpi buruk nya dan mengambil hp nya di atas meja.


" ada apa, apa kalian sudah menemukan nya "


Juna.


"......."


" apa kalian tidak bisa menemukan nya "


".........."


" terus cari dimana pun ia berada " tukas Juna.


"..........."hingga akhir telpon pun selesai.


" arhhhhhhhhhh,


dimana kau Alia aku sudah mmencarimu sudah setengah tahun tpi tidak tau dimana kau berada " dan Juna pun duduk di pinggir kasur.


" apa maksud mimpi tadi aku tidak mengerti " juna,


Alia.


" baiklah Bu anda hari ini bisa pulang " suster.


" terima kasih ya sus. "Alia.


" sama sama buk " suster.


Alia sedang memberikan asi untuk putri nya.


" uuuhhhh gemasnya ana mama,


laperrrrrr ya minum nya rakus banget "


seru Alia.


" maaf aku terlambat " ucap Nabila.


hingga Alia menoleh kepada Nabila.


" tidak apa apa," alia.


" apa hari ini kau bisa pulang" Nabila.


" ia hari ini aku bisa pulang. "


setelah selesai mengkremasi baju didalam tas


" Alia apa tidak ada lagi yg ketinggalan " nabila.


" tidak ada Nabila ku yakin tidak ada yg ketinggalan aku sudah periksa semua ( sambil melihat lihat ) " Alia


" oke kalau begitu aku keruang atmitrasi dulu ya Alia, mengurus kepulangan mu " nabala.


setelah Nabila keluar, tinggal Alia dan sang anak , Alia pun mendekati anak nya.


" sayang pasti kau akan bertanya jika kau sudah bisa bicara " seru Alia.


sang anak sedang tersenyum,


" sayang mama akan membesar kan mu dengan kasih sayang yang mama berikan untuk mu walau pun tampa ayah sekalipun,


Khanza kau punya ayah tapi mama tidak bisa memberitahu ayahmu karena mama takut kau akan di ambil " alia