
Perjalanan dari Mall ke kuburan ayahnya tidak terlalu lama karena tidak terlalu jauh hanya memakan waktu 20 menitan dengan batas kecepatan maksimum.
Untungnya mawar yang di beli Reynold tetap segar dan wangi. Mengambil mawar merah yang memikat itu, Reynold memarkirkan mobilnya di tempat parkir.
Awalnya Reynold sedikit terkejut dengan keramaian orang yang ada di parkiran kuburan, eh ternyata karena ada mobil sedan khas untuk para bangsawan Rolls-Royce Phantom.
Dan dengan kehadirannya juga menimbulkan topik diskusi oleh para warga yang datang, bahkan ada seseorang yang memunculkan berita di internet seperti ini.
"Sosok Top Kelas Atas Menghampiri Kuburan, Lihat Kemunculan Rolls-Royce Phantom dan Hypercar Buggati Chiron."
Segera setelah di posting tidak beberapa lama, berita itu menjadi top 9 di trending hari ini.
Sedangkan untuk mereka, Reynold tidak terlalu memperdulikannya.
Berjalan ke dalam kuburan, Reynold mencari kuburan ayahnya dengan nomor 363 dan juga hanya beberapa hari sebelum dia datang kesini jadi tidak mungkin untuk lupa letak kuburan ayahnya.
Namun yang membuatnya terkejut.. Kuburan ayahnya tidak sepi ada sosok gadis yang terus-menerus menangis.
Meskipun sudah lama Reynold tidak melihatnya namun Reynold tetap mengenali siapa gadis ini.
Reynold tidak memperdulikannya dan memberi bunga mawar itu tepat didepan nisannya bersebelahan dengan bunga mawar lainnya milik gadis tersebut.
Dikarenakan suara tangisnya, Gadis itu tidak menyadari sosok yang datang.
Setelah memberikan bunga, Reynold membungkukkan badannya dan berkata.
"Ayah aku akan berusaha sekeras-kerasnya untuk memberi pesan terakhirmu kepada ibu, tidak peduli apapun yang menghalangiku bahkan jika lautan api menghalang jalanku"
"Ayah beristirahatlah dengan tenang"
Gadis yang tadi menangis berhenti sejenak, dia memandang Reynold dengan tatapan terkejut dan tidak percaya. Sementara balasan Reynold hanya menatapnya dengan tatapan dingin dan asing.
Berbalik dan mengabaikan Gadis cantik itu, Reynold melangkahkan kakinya berencana pergi.
"Tunggu!" Gadis cantik itu segera menghentikannya, dia berdiri dan berkata "Kau kau yang membunuh ayah kan?"
Reynold terdiam dia berbalik dan menatap gadis cantik itu dengan tatapan dingin.
"Apa maksudmu?" Nadanya sedikit berat dan terdengar tidak senang sama sekali.
"Karena kamu! Kamu sangat tidak berguna! Kenapa kamu selalu menyusahkan ayah? Kenapa kamu tidak bekerja untuk menjadi kaya dan mengobati ayah? Dan kamu malu kan untuk meminta bantuan uang dariku?"
Gadis itu terus mengejeknya dan juga menyalahkannya. Sementara Reynold hanya terdiam dan menunggu apa yang di ucapkan selanjutnya.
"Ini salahmu! Ini semua salahmu" Gadis itu berteriak dan menuduh Reynold.
Setelah suasana agak hening.
Reynold berkata "Apakah hanya ini ucapanmu setelah 20 tahun tidak bertemu dengan kami, Rebecca" Dengan kepribadian yang secara bertahap berubah akibat kondisi, Reynold berusaha untuk tetap tenang melawan pasang surut kehidupan.
Gadis Cantik bernama Rebecca itu terdiam.
Melihat dia tidak bisa menjawab lebih lagi Reynold berkata
"Kau sangat mengecewakan! Meskipun kau memiliki darah dan daging ayah dan ibu, tapi sifatmu sangat berbeda dengan mereka!"
Reynold berbalik dan mengabaikan Rebecca.
"Bagiku kau hanyalah orang luar dalam keluarga" Itulah kata yang di tinggalkan Reynold sebelum dia pergi beranjak dari kuburan.
Sedangkan Rebecca..
Dia terdiam, perlahan terduduk dan menangis lagi dengan lebih keras di kuburan ayahnya.
Dan untuk Reynold, dia kembali ke mobilnya dan bersiap kembali kerumahnya, walaupun saat ini hatinya dipenuhi rasa sakit dan rasa sesak.
⟨Rey, Bukankah perkataanmu terlalu jahat untuk gadis seumurnya?⟩
Reynold menghela nafas dan menjawab.
"Tidak kata yang barusan ku ucapkan tidak akan berefek apapun kepadanya lagipula 20 yang lalu dia mengatakan hal hal yang lebih kejam."
⟨Apa yang dia katakan 20 tahun yang lalu Rey?⟩
Reynold hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan Silvi. Silvi yang mengerti tidak menanyakan lebih lanjut. Bukan karena Reynold tidak ingin memberitahu cuma karena dia tidak sanggup untuk mengutarakannya.
Kembali ke yah sebut saja rumahnya.
Reynold sangat terkejut dengan interior dan dekorasi didalamnya.
Di ruangan ini terdapat 2 lantai, lantai pertama terdapat sofa, alat gym, dapur dan kamar mandi juga ruangan kosong, sementara di bagian lantai atas, merupakan kamarnya dan kamar mandi serta ada tempat melihat pemandangan luar dari lantai 40 sangat menakjubkan.
Oh iya ngomong-ngomong nomor kamarnya adalah nomor 36. Di bagian dekat alat gym, terdapat barang-barangnya yang di belinya di mall. Untuk mobilnya, Reynold tidak perlu khawatir sekarang sedang di basement.
Untuk perawatan harian, Reynold telah menghubungi manajer toko tadi dan juga membayar biaya perawatan harian untuk 1 tahun. karena itu merupakan mobil yang berharga 3 juta $ arah seharga 44,5 Milliar Rupiah (Termasuk Pajak).
Jadi tidak mungkin untuk merawatnya seperti mobil pasaran yang biasa.
Meskipun begitu, tentang masalah uang, Reynold tetap tidak khawatir karena para koruptor jumlahnya sangat banyak di dunia ini dan mungkin tak terbatas jadi sumber penghasilannya tidak perlu di khawatirkan.
Karena perilakunya membongkar kebusukan 17 koruptor kepada pemerintah di abaikan dan tidak ada tindakan untuk itu bahkan beritanya saja tidak muncul.
Reynold bersiap membuat keributan untuk para para koruptor ini di keesokan harinya, malam tidak lebih tepatnya menjelang malam hari ini, Reynold hanya mengambil hp dan laptop dari kardus yang diberikan.
Lagipula dia tidak pandai merakit komputer, jadi Reynold hanya mengambil kedua barang itu, oh iya alasan mengapa hpnya juga di packaging, sepertinya dia lupa mengambilnya dan tidak sengaja meninggalkannya di toko handphone tadi.
Karena pemilik toko sepertinya orang baik, dia mengirim hp tersebut tanpa meminta biaya pengiriman.
Di dalam kamarnya yang berada di lantai 2, Reynold menghidupkan hp dan laptopnya.
"Silvi bisakah kamu memindahkan data di hp lama ke hp baru dengan cepat?"
⟨Bisa, Cuman kamu harus memegang kedua hp di kedua tanganmu agar proses berjalan lebih cepat⟩
"Baiklah" Reynold mengikuti arahan Silvi.
Dia memegang hp lama di tangan kanan dan hp baru di tangan kiri, hanya dalam 2 detik selepas cahaya muncul dan menghilang di tangannya.
⟨Proses selesai, pemindahan kendali juga selesai⟩
Dengan begitu semua data penting di hp lama telah di pindahkan di hp yang baru, Reynold menaruh hp lamanya di atas laci kecil yang ada di samping tempat tidurnya.
*Merek hpnya Samsung S23 Ultra 5G
Setelah urusan hp selesai, Reynold membuka laptopnya dan mentransfer kendali Silvi didalamnya.
"Baiklah berapa lama waktu yang di butuhkan untuk meretas Mariana Web?"
⟨Dengan prosesor saat ini dan kinerja laptop saat ini butuhkan waktu 5 atau 4 tahun untuk dapat meretas situs Mariana Web⟩
Mendengar penjelasan Silvi, Reynold tiba tiba jatuh dalam depresi.
⟨Tapi Rey jangan bersedih dulu, jika kau membuat banyak VGA yang terhubung dalam satu komputer itu dapat mempercepat prosesnya⟩
Mendengar Silvi memberinya harapan, Reynold tidak lagi depresi dan bertanya.
"Apakah itu mungkin dilakukan?"
⟨Tenang saja, jika ada Silvi urusan seperti itu merupakan hal yang sepele⟩.
"Hehehe baiklah" Reynold dengan cepat membuka hpnya dan menghubungi situs jasa online.
Reynold mencari seseorang yang menawarkan jasa rakit PC.
Reynold: "Permisi apakah besok anda ada waktu luang?"
Perakit: "Ya saya besok ada waktu luang!"
Reynold: "Baiklah bisa tolong aku membeli 1000 pack NVidia GeForce RTX 4090? Tentu saja aku akan memberikan modalnya dan bahkan lebih untuk uang tambahan mu, Kamu mau?"
Perakit: "Eh itu? Apakah anda ingin membuat sesuatu yang ilegal dengan VGA sebanyak itu ataukah anda ingin membuat Tambang Bitcoin dengan itu?"
Reynold: "Bukan hal yang ilegal, aku hanya ingin bereksperimen 1 komputer dengan 1000 VGA dan 1000 CPU terbaik, seberapa kencangkah komputerku berjalan"
Perakit: "Bukankah itu hal yang mustahil?"
Reynold: "Tenang saja bisa atau tidaknya kau tidak perlu memikirkannya aku hanya ingin mencoba-coba, tenang saja akan ku bayar"
Perakit: "Baiklah berapa yang akan kau berikan padaku?"
Reynold: "Karena satu Pack GPU adalah 1600$ dan 1 Pack CPU 1000$. Aku memberimu 1 Juta Dollar untuk CPU, 1,8 Juta $ untuk GPU dan 200.000 Dollar untuk uang pemasangan. Bagaimana? Tertarik?"
Perakit itu terdiam selama beberapa menit.
Perakit: "Ketika kau memberiku uangnya, apa kau tidak takut saat aku melarikan diri dan membawa kabur uangmu?"
Reynold: "Untuk apa aku takut? Aku hanya perlu menghabiskan sedikit uang untuk menyewa hacker yang meretas semua datamu dan memberiku uangnya kembali."
Perakit terdiam lagi lalu beberapa menit setelahnya dia menjawab.
Perakit: Baiklah akan kulakukan tugasmu, ini nomor rekeningku!
Setelah menyelesaikan pembayaran, Reynold tidak perlu khawatir jika perakit ini menipunya.
Karena masih ada waktu luang, Reynold membeli makanan untuk diantarkan ke ruangannya. Untungnya gedung ini memiliki restoran dibawahnya jadi Reynold tidak perlu khawatir tentang makanan.
Dan waktunya selanjutnya, Reynold hanya memainkan game online bertipe Fps. Di game ini ada mode multiplayer yang dimana, Reynold dan Silvi dan bermain bersama dengan janji tidak ngecheat, deteksi atau apapun itu.
"Oi Silvi bermainlah dengan cara original mengerti??"
⟨Baiklah, Tapi aku takut kau akan mendapatkan kill terendah di game ini⟩
Keduanya si maniak game pun bermain satu sama lain.