A.I: Adventures on Earth

A.I: Adventures on Earth
Eps.5 Belanja



"Baiklah, apakah anda sungguh-sungguh ingin membeli apartemen ini?" Tanya manajer dengan wajahnya yang tenang, baginya yang mengalami pasang surut kehidupan sudah tidak terkejut lagi dengan hal ini.


"Ya aku lihat harganya 350 Juta $! Apakah aku bisa pindah sekarang setelah membayarnya?" Reynold langsung berbicara ke intinya karena dia tidak punya banyak waktu untuk bermain-main.


"Hmm tapi saat ini seluruh ruangan sedang penuh dan tidak ada yang kosong, sekiranya paling cepat perlu 2 hingga 3 hari untuk mengosongkan satu ruangan? Apakah anda bisa menunggunya?" Manajer membaca dokumen tentang apartemen yang akan di beli.


"360 Juta sekarang tidak ada basa-basi" Reynold berkata dengan mata yang tajam. Dia sangat ingin mencari ibunya jadi waktu demi waktu sangat berharga baginya..


"Eh, Baiklah" Manajer hanya mengaku kalah, karena sepertinya dia mengetahui Reynold tidak ingin membuang banyak waktu.


"Berapa nomor rekeningmu? Akan ku berikan sekarang juga?"


Manajer langsung memberikan nomor rekeningnya, dalam sekejap.


[360.000.000 $ Telah Dikirimkan Ke Rekening Anda!]


Manajer langsung terdiam, hanya sebentar saja setelah Reynold menulis kontrak, uang langsung terkirim.


'Siapa anak ini? Sepertinya pendukung di belakangnya bukanlah orang biasa' Batin manager tersebut.


"Kau bisa mengantarkan koper ini ke sana kan? Apa aku perlu memberikan uang tambahan?" Mendengar ini manajer langsung menggelengkan kepalanya dan berkata.


"Kebutuhan Costumer merupakan hal yang terpenting soal barang anda tidak perlu khawatir" Reynold mengangguk mempercayai Manajer, setelah mengucapkan selamat tinggal dia pergi dari gedung ini.


⟨Silvi pesankan taksi ke mall terbesar dan terlengkap di kota ini⟩


Untungnya dengan bantuan, Silvi pekerjaan Reynold tampak lebih mudah dibandingkan sebelumnya.


Tanpa berlama-lama..


Setelah tiba di Mall yang terbesar dan terlengkap juga termewah di kota, Mall Vaganza.


Reynold langsung pergi ke toko pakaian untuk membeli beberapa pakaian juga mengganti pakaian lamanya menjadi lebih bagus.


Setelah dari toko pakaian, dia pergi ke barbershop dan merapikan rambutnya yang tadinya berantakan. Dengan begitu ketampanannya bertambah drastis.


Bahkan berkeliling di Mall saja di perhatikan banyak orang.


"Siapa dia? Tampannya! Apakah dia artis?"


"Wahh dia lebih ganteng dibandingkan KPop STB"


"Pacarnya pasti akan sangat beruntung memiliki cowok seganteng itu"


"Aku tidak tau gantengan mana Kook Jung atau Dia?"


Meskipun banyak mata tertuju kepadanya, Reynold tidak perduli dengan itu semua, dia datang ke toko alat elektronik.


Reynold membeli Hp dan Laptop serta beberapa part-part membuat komputer tingkat atas, total semua uang yang dia habiskan di toko elektronik saja hampir saja menyentuh 1 Juta $.


Sehabis dari toko elektronik,


Reynold datang ke toko mobil di lantai terbawah. Untungnya saat membeli satu ruangan di gedung mewah itu, Reynold memiliki hak garasi permanen sebanyak 5 Mobil dan 10 Kereta.


Tentu saja itu hak istimewa milik Reynold yang secara pribadi membeli bukan menyewa satu ruangan.


"Permisi tuan ada yang bisa saya bantu?" Pekerja yang mensponsori mobil yang mereka pajang melihat Reynold yang sedang mengamati mobil mereka.


"Permisi tuan ada yang bisa saya bantu?" Entah mungkin karena ketampanannya, cewe cewe yang datang selalu bersikap ramah didepannya.


"Tidak ada aku hanya ingin membeli mobil yang menarik, cuman dari yang kulihat tidak ada satupun yang menarik perhatianku" Ucap Reynold dan dia berbalik untuk pergi ke toko mobil yang lainnya.


"Ah tunggu tuan, kami baru saja mengeluarkan produk baru apakah tuan tertarik untuk melihatnya?" Melihat Reynold sepertinya berasal dari keluarga kaya, pekerja cewe itu tidak ingin melepaskannya.


"Benarkah? Dimana mobilnya?" Karena produk-produk di luar tidak sesuai ekspektasi nya, Reynold berharap jika ada produk yang lebih bagus.


"Silahkan ikuti saya tuan" Reynold yang tadinya ingin melihat-lihat sekarang dibawa masuk ke dalam ruangan toko mobil yang sangat luas.


Didalamnya mobil yang di pajang benar benar berbeda dibandingkan yang di luar.


"Sebelum itu tuan, Anda suka mobil tipe apa?"


"Apakah ada mobil tipe Megacar disini?" Tanya Reynold.


Pelayan yang mimpin jalan berbalik dan membungkuk, "Maaf tuan, untuk tipe Megacar sepertinya akan sulit didapatkan dan anda mungkin dapat berbicara dengan manajer untuk mendapatkannya".


"Karena mobil tipe Megacar sangat jarang di produksi, kebanyakan mobil di sini adalah tipe Supercar dan sedikit Hypercar jika produk di kirim dari pabrik utama"


Pelayan itu berusaha menjelaskan agar Reynold tidak terlalu marah.


"Hmm.. Baiklah mobil Hypercar apa saja yang tersedia sekarang?" Tanya Reynold sembari berjalan menuju bagian yang paling menarik perhatian dan juga barang utama di toko ini.


"Untuk sekarang kami kedatangan Buggati Chiron sebagai produk utama dan barang utama di toko kami".


Reynold berhenti di depan mobil yang di jelaskan pekerja atau pegawai disini.


Melihat dari tampilannya yang tidak terlalu mencolok dan elegan serta tetap kepada citranya sebagai Hypercar, Reynold tertarik untuk membeli mobil keren ini.


"Meskipun ini bukan Buggati Chiron Profilee, dan merupakan versi yang lain namun harga jualnya mencapai 3 - 4 Juta $." Mendengar penjelasan pegawai wanita, Reynold tidak terlalu perduli dengan harganya.


"Baiklah karena hanya ada ini dan aku suka bodynya, bisakah aku membeli dan menggunakan secara langsung?"


Mendengar Reynold yang ingin membeli produk utama mereka, pegawai tadi mau tidak mau terkait, Lagipula dia menganggap Reynold tidak mampu dan hanya melihat-lihat saja.


"Sebelum itu tuan, saya ingin memanggil manajer terlebih dahulu untuk proses lebih lanjut" Merasa lanjutannya bukanlah hak dirinya untuk ikut campur, pegawai wanita itu ingin mengundurkan diri mencari manajer.


"Oh sebelum itu terimakasih karena sudah membantuku untuk penjelasannya" Reynold memberinya 1000$ sebagai tip.


"Terimakasih tuan, Mohon tunggu sebentar".


Tidak lama kemudian....


Manajer datang, untungnya di toko mereka banyak meja dan sofa yang kadang menganggur, jadi keduanya duduk di situ agar situasi tidak canggung.


Prosesnya tidak seribet yang dibayangkan Reynold, karena dia hanya menandatangani hak kepemilikan sah mobil, juga mobil bisa digunakan sekarang tanpa menunggu waktu yang lama hanya perlu waktu untuk memindahkannya ke parkiran atau didepan Mall.


Untungnya sebelumnya, Reynold pernah belajar SIM mengemudi dan mendapatkan nilai terbaik. Jadi SIMnya yang sekarang cukup untuk menaiki.


Setelah urusan pembayaran dan segalanya selesai.


"Kalian bisa kirimkan mobilnya ke depan Mall, Jika sudah di kirim hubungi nomor ini, ini nomorku" Reynold memberikan nomor hpnya.


"Hahaha terimakasih pelanggan, untuk kabar tentang Buggati Bolide juga saya akan beritahu jika pelelangan di adakan" Manajer toko itu tertawa dan memberikan kartu namanya.


"Ini kartu namaku jika ada yang kau perlukan kau bisa menghubungiku" Selesai bertukar salam.


Reynold pergi jalan jalan ke Mall untuk membeli bunga, yah hal terakhir yang dia beli adalah untuk ayahnya.


"Ayah jika aku punya waktu senggang dan tempat yang tepat aku pasti akan menemuimu jika tidak ada masalah" Memegang bunga mawar di tangannya.


Reynold telah menjadi pusat perhatian di sekitarnya. Bagaimana tidak menjadi pusat perhatian seseorang dengan wajah top class memegang bunga dengan penuh kasih.


Bahkan Karenanya banyak gadis yang berteriak juga ada yang pingsan di tempat, selain para gadis banyak juga laki laki yang kesal dan cemburu menatap dengan amarah kearahnya.


Dengan wajah acuh tak acuhnya lagi, Reynold keluar dari Mall karena di beritahukan jika mobilnya telah terparkir di sana.


Keluar dari Mall, Reynold melihat kerumunan yang ramai mengerumuni dan melihat-lihat mobilnya. Seseorang keluar dari mobil, yah dia adalah pegawai toko mobil tadi.


Sebelum itu dia membersihkan seluruh tempat duduk dan setir mobil. Selesai membersihkannya, pegawai toko itu memberi kan Reynold kuncinya dengan penuh hormat.


"Pak ini kunci anda" Reynold mengangguk dan menerimanya, dia juga memberi tip sebesar 100$ kepada pegawai tersebut.


Masuk ke dalam mobilnya, Reynold mencoba mengendarainya, walaupun awalnya dia tidak terbiasa dengan fitur-fitur yang sangat banyak ini namun secara bertahap Reynold menjadi terbiasa menggunakannya.


"Sungguh mobil yang cantik" Batinnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...



(Buggati Chiron)