A Contract Marriage without Love

A Contract Marriage without Love
Persetujuan!



Setelah Lizzie pulang dengan Brian pengawal pribadi Dave sekaligus tangan kanan Dave juga. Lizzie memberitahu bahwa keluarga Dave akan ke mari dan membicarakan tentang pernikahan nya. dan Juga ada adik angkat Lizzie. yang bermake up tebal berada di samping nenek nya.


"Kau masih punya keberanian untuk datang ke sini lagi!! kemarin belum puas kau di usir". bentak Nenek Terry yang melihat Lizzie pulang dan membawa banyak barang


"Nenek, nanti keluarga Ricardo akan kemari dan mau membicarakan tentang pernikahan". Lizzie meletakan barang pemberian dari keluarga Ricardo dan Nenek nya yang melihat nambah semakin memaki nya


"Kau malah bawa barang barang murahan seperti ini kedalam rumah ku . Hahh!!". bentak nenek yang melihat nya doang tanpa melihat isi nya


Brian yang sedari tadi berada di samping Lizzie hanya terdiam karena sifat nenek nya itu


"Nyonya?". tanya Brian khawatir tapi Lizzie menjawab dengan mengelengkan kepala


"Tidak apa apa. Kamu tunggu saja di luar". jawab Lizzie kemudian Brian keluar dan meninggalkan Lizzie berserta nenek dan ibu Lizzie. Dan Brian pun melaporkan nya kepada Tuan nya


"Aku harus melapor kepada Tuan Dave". batin Brian yang mengeluarkan telepon genggam nya dan memberitahu Tuan nya


"Ooh ternyata seperti itu, kenapa dia tak ingin pulang bersama ku". jawab Dave yang meminum segelas Wine anggur merah


"Baiklah kita akan membuat orang Rendahan yang dengan berani merendahkan Istri dari Keluarga Ricardo. Suruh orang bawahan dan semua nya untuk ikut meramaikan hari ini". lanjut Dave dengan senyum Iblis yang terukir di wajah nya


kembali ke Lizzie


Nenek Terry yang terus memarahi Lizzie dan juga Ibu Mary


"Kau masih tak malu dengan perbuatan mu!! dan malah kesini memberi barang itu. Kalo aku jadi kau yang masih punya malu, lebih baik menghilang daripada harus muncul kemari lagi!". bentak Nenek yang terus menerus menyalahkan Lizzie


"Dan juga adik mu Priska juga akan menikah jadi kau tidak akan dapat hadiah pernikahan dari keluarga ku". lanjut Nenek nya yang semakin marah dengan Lizzie


"Kakak. karena aku adik mu biarkan kamu mengalah untukku ya. kamu juga seperti nya tak membutuhkan hadiah itu. karena di lihat lihat keluarga pacar mu kaya". Priska mulai menyindir kakak nya itu


"Baiklah. karena aku juga tak butuh hadiah ataupun duit. aku hanya kesini untuk memberitahukan nenek". jawab Lizzie dengan mata yang memang tak peduli dengan uang sepersen pun


"Tsk!". batin Priska karena tak berhasil membuat Lizzie marah


"Oke baiklah". jawab Nenek nya


"Dan kau dan juga ibu mu itu. hari ini harus membersihkan rumah ini untuk nanti siang. karena Keluarga mempelai cowok priska akan kemari". perintah Nenek Terry yang menyuruh Lizzie dan Ibu Mary untuk segera membersihkan Rumah nya


Dan setelah siang hari mempelai cowok priska datang kerumah untuk membicarakan tentang pernikahan mereka.


"Hey. Lizzie kau sambutlah keluarga Jerry. calon mantu adik mu Priska". perintah nenek yang menyuruh Lizzie dengan baju jumpsuit sederhana untuk menyambut keluarga Jerry


"Selamat siang bu". jawab Lizzie yang membungkukkan badan nya tapi ibu Jerry tak menjawab nya dan malah masuk ke rumah nenek Terry.


Jerry yang sedikit curi mata karena melihat Lizzie yang cantik berbeda dengan Priska dengan make up menor.


Setelah sore hari banyak sekali mobil - mobil mewah yang mengunjungi Rumah nenek Terry. dan kepala Desa memberi selamat untuk Keluarga marga Grace


dan kemudian semua orang keluar dari ruang tamu dan melihat kepala desa uang tersenyum dan bilang terimakasih


"Nenek Terimakasih kamu sudah membawa keberkahan untuk Desa ini". kepala desa yang berterima kasih kepada keluarga Grace


"Sama sama. ini juga karena cuci saya Priska. dia yang membawa berkah". jawab nenek Terry yang tak tau yang di maksud kepala desa itu.


"Bukan Priska nek. tapi cucu mu Lizzie, banyak mobil mewah dan juga memberi kami barang barang mewah. Dia calon cucu menantu yang sangat dermawan. Anda sangat beruntung". jawab Kepala Desa yang menyebutkan bahwa keluarga dari calon suami Lizzie memberi barang barang mewah ke desa nya


"Kakak. apakah calon suami mu itu orang kaya dengan penampilan Gendut, pendek, botak dan Tua". sindir Priska kepada Lizzie yang mengejek Dave karena dia belum melihat Dave


Setelah Lizzie sudah keluar dan begitu dengan Dave Ricardo keluar dari mobil mewah nya. Dengan baju yang sedikit kotor karena tadi membersihkan Rumah


"Kamu sungguh tak tahu di untung!!. bentak nenek Terry kepada Lizzie yang kemudian mendorong sekuat tenaga dan dengan cepat di tangkap oleh Dave yang berada di depan Lizzie


"Nenek kamu sungguh tak sopan dengan calon ibu dari anak ku. Hmm". bentak Dave kepada nenek Terry yang telah mendorong Lizzie. Lizzie yang sempet sedikit malu serta salah tingkah langsung bangkit dari genggaman tangan Dave yang memegang pundak nya


Lizzie yang kaget melihat Dave seperti hantu.


"Ternyata alasan mu tak ingin ikut pulang bersama ku karena ini ya". batin Dave yang melihat baju Lizzie yang sederhana dan kotor


"Wahhh!! sangat tampan sekali". batin Priska yang fokus melihat ke gantengan wajah Dave


Dan kemudian Nyonya Megan menjelaskan kedatangan nya untuk menikahi anak nya Dave Ricardo dengan Elizabeth Grace


"Saya datang kesini karena saya ingin membicarakan hal penting". kata nyonya Megan


"Ada hal penting apa ya. Nyonya?". jawab Nenek Terry yang duduk di samping anak nya dan juga Lizzie


"Saya ingin menyampaikan bahwa anak saya Dave Ricardo ingin menikah dengan Cucu anda Elizabeth Grace karena dia sedang mengandung anak Generasi ke 5 Keluarga Ricardo". Nyonya Megan menjelaskan nya dan membuat kedua orang tua itu pun kaget. Dan nenek nya menyuruh keluarga Ricardo masuk kerumah


"Tapi nyonya tau bahwa ada 1 syarat untuk menikahi cucu saya". Nenek Terry memberi isyarat uang pada tangan nya


Dan bu Mary yang memotong


"Bu jangan seperti itu. Kita jangan meminta yang berlebih". kata bu Mary yang kecewa kepada sifat ibu nya itu


"Syarat yang gampang. Dan saya pun sudah menyiapkan nya". jawab Nyonya Megan kepada nenek Terry


"Pengawal tolong ambilkan tas koper yang ada di bagasi mobil". perinta nyonya Megan kepada pengawal nya


"Siap Nyonya!". jawab pengawal nya yang kemudian pergi untuk mengambil uang nya setelah itu tak lama kemudian pengawal nya membawa tas koper nya dan memberikan ke pada Nyonya Megan


dan nyonya Megan menunjukan tas koper yang berisi uang tunai kepada keluarga Lizzie sebesar 100 M.