
Tok...tok..tok
Seseorang mengetuk pintu ruangan mereka
"Siapa?". tanya Dave yang menengok ke arah pintu
"Seperti nya banyak orang yang ingin ikut makan siang hari ini". batin Joy yang sedang memegang gelas nya
"Biar saya yang membuka pintu". jawab Lizzie yang hendak berdiri dari tempat duduk nya.
Tapi kemudian tangan Dave menahan tangan Lizzie dan kemudian menyuruh Brian yang berada di samping Lizzie
"Biarkan Brian yang menanggani nya. sahut Dave yang kemudian melirik ke arah Brian
"Bukankah aku sudah memberitahumu, bahwa makan siang hari ini tidak dapat di ganggu oleh siapapun?". sahut Dave yang melirik tajam ke arah Brian dengan nada sedikit marah
Brian pun menanggapi nya dengan wajah kaget yang polos
Dan ternyata yang mengetuk pintu itu adalah manager Reni
"Kenapa tidak ada reaksi?". batin Reni memasang wajah kesal
Dan kemudian pun manager Reni tak pantang menyerah dan berbicara keras di balik pintu yang tertutup
"Direktur, seperti nya saya lupa melaporkan masalah penting kepada anda pada pertemuan siang ini. Apakah anda ingin mendengar nya atau tidak". tanya manager Reni yang membuat semua orang yang berada di dalam ruangan itu hanya terdiam
"Seperti nya orang yang menghalangi saya adalah manager Reni". batin Lizzie dengan senyuman garing setelah mendengar apa yang di katakan oleh manager Reni di balik pintu
Dave yang semakin melirik tajam ke arah Brian dan penuh dengan amarah. Karena lirikkan dari Dave pun. Brian tampak sekali ketakutan
Lizzie yang baru sadar bahwa dia sudah di tatap oleh Joy
"Ah! Kenapa dia terus menatapku..". batin Lizzie yang baru menyadari nya bahwa Joy sedari tadi menatap kearah Lizzie
"Dia bermake up tebal serta sangat sexy dan juga mempesona. Bukankah dia mencoba merayu Dave Ricardo? Tapi mengapa dia terus menatapku?". batin Lizzie yang bingung kenapa Joy menatap nya terus bukankah seharus nya menatap Dave
"Gadis ini menarik. Seorang wanita mencoba merayu suaminya. Seharus nya dia kesal, tapi kenapa dia hanya tersenyum?". batin Joy yanh melihat Lizzie tidak marah kepada nya karena mencoba merayu Dave tapi dia hanya tersenyum seperti tidak peduli apa - apa
Di luar ruangan Brian memberitahu kepada manager Reni
"Brian, bolehkah saya bertemu dengan pak Direktur?". tanya Reni dengan nada lembut dan memohon
"Silahkan anda kembali nanti, Direktur tidak ingin bertemu dengan anda!". jawab Brian dengan nada Tegas
Dan para karyawan yang tak sengaja mendengar jawaban dari Brian pun membicarakan manager Reni
"Bukan nya dia manager Reni? Direktur pun tak ingin bertemu dengan nya.". bisik karyawan yang tepat di belakang Reni
"Pasti karena Lizzie. Bilang yang tidak tidak kepada pak Direktur Dave, Sampai beliau tak ingin bertemu dengan saya". batin Reni dengan tangan mengepal karena kesal
"Awas saja Lizzie! Aku akan membalas mu!". batin Reni yang amarah nya sudah meletus dan sangat marah
Lizzie yang keluar dari ruangan itu dengan cepat karena sedang membicarakan hal yang Lizzie tidak mengerti
"Mereka berdua membicarakan hal yang tidak bisa aku mengerti, seperti nya aku harus mempelajari banyak hal yang tak yang tidak ku ketahui". batin Lizzie dengan pandangan wajah kecewa karena telah gagal menjadi sekertaris pribadi.
"JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤"