
Lizzie yang bekerja sampingan untuk membiayai Ibu angkat dan nenek angkat nya yang sudah merawat Lizzie sejak bayi yang sudah di angkat menjadi anak kandung nya dan di rawat oleh bu Mary yang selama ini sudah di anggap oleh Lizzie bahwa bu Mary sebagai ibu kandung nya sendiri
"Bu, nenek. Lizzie berangkat kerja dulu ya". kata Lizzie yang salaman dan mencium tangan ibu nya dan juga nenek nya tapi nenek nya menolak dan mencuekan tangan Lizzie yang ingin salaman
"Bu jangan begitu dengan Lizzie! Lizzie jangan di masukin di hati ya. Nenek mu ini". jawab bu Mary
"Iya bu". sahut Lizzie pergi meninggal kan rumah untuk mulai bekerja lagi
Lizzie yang bekerja sebagai Cleaning Service di Perusahaan Earth serta tanpa Lizzie ketahui Direktur perusahaan Earth adalah Pria yang bersama nya malam buruk itu di dalam Hotel. Tapi karena Direktur Dave Ricardo yang jarang sekali mengunjungi Perusahaan Earth. Lizzie pun tidak tau menahu tentang Direktur nya, Lizzie hanya tau manager nya begitupun Dave yang tidak tau kalo Lizzie adalah Karyawan di Perusahaan
Setelah Lizzie sudah sampai di tempat kerja dan memakai seragam ala Cleaning Service. Dan mulai membersihkan lantai tiba - tiba banyak sekali kerumunan yang berkumpul pada seorang yang berjalan layak nya seorang Bos tentu itu pemimpin nya Dave Ricardo . Ketika Lizzie ingin segera pergi untuk membersihkan lantai yang lain nya. Tiba - tiba Lizzie merasa pusing sekali warna hitam pun mengelilingi Lizzie. Lizzie yang tak sadarkan diri tepat di depan Dave Ricardo. Dave yang kaget melihat Lizzie yang pingsan di depan jalan persis langsung menanyakan
"Siapa perempuan ini? Seperti nya aku pernah bertemu dengan dia. Tapi dimana?". batin Dave setelah melihat ada karyawan nya alias Lizzie pingsan di depan Dave
"Siapa dia? Berani sekali menghalangi jalan ku!". ketus Dave melihat Lizzie yang tertidur di depan nya
"Hmm. Pak dia itu Cleaning Service sampingan baru kita". jawab Manager nya
Setelah manager nya mengecek Lizzie dan bilang kepada Pak Dave bahwa dia Pingsan. Dave kemudian memanggil Petugas keamanan
"Petugas! tolong bawa wanita ini ke rumah sakit". perintah Dave yang memanggil petugas keamanan. Dan kemudian juga ikut ke rumah sakit karena dia karyawan nya
"Siap!! BOS". jawab petugas keamanan tersebut
"Apa anda suami dari pasien ini? Selamat pak anda akan menjadi seorang Ayah". tanya Dokter kepada Dave dan membuat Dave kaget
"Apa?? Dok? Saya suami dari pasien ini? Apa dia sedang hamil?". jawab Dave yang tampak kebingungan dengan pertanyaan dokter karena dia merasa dia bukan suami dari karyawan nya dan bagaimana dia yang baru bertemu dengan wanita itu menjadi Istri.
"Ya pak kehamilan nya sudah memasuki 11 minggu dan setelah di tes DNA hasil nya cocok dengan anda pak". sahut Dokter kenalan nya Dave
"Bagaimana mungkin hasil nya cocok? Padahal saya baru melihat perempuan itu. Apa jangan jangan waktu di hotel itu ya?". batin Dave yang mengingat ada satu wanita yang kabur setelah bersama dengan nya
Dan kemudian Dave memasuki ruang pasien Lizzie. Lizzie yang sudah siuman terlihat meneteskan air mata dan menangis. Dave yang sudah berada di ruang pasien hanya diam saja. Dan selang beberapa menit Ibu Dave nyonya Megan Ricardo segera memasuki ruang dan berkata. Anak ini harus di jaga untuk Generasi ke 5 Keluarga Ricardo.
"Dave apa kamu pasti mengerti apa maksud ibu. Dan juga Elizabeth Grace kamu sudah mengandung cucu saya yang akan menjadi Generasi ke 5 Keluarga Ricardo jadi kamu harus menjaga anak ini juga ya. Mengerti!". tanya Ibu Dave yang sedang berdiri di antara Dave dan Lizzie
Lizzie hanya terdiam dan kaget mendengar bahwa dia hamil dari Bos nya
"Maksud ibu apa yah?". bentak Dave kepada sang Ibu
"Maksud ibu adalah kamu akan menikah kontrak dengan Elizabeth Grace sampai dia sudah melahirkan anak ini". Bu Megan memberi penjelasan dan memegang sebuah kertas yang harus di tanda tangani oleh kedua belah pihak
"Menikah kontrak? Maksud nyonya saya harus menikah dengan anak ibu. Hanya karena anak ini Generasi ke 5?". tanya Lizzie yang mulai menghapus air mata nya dan melihat ke arah Dave
"Betul sekali Elizabeth Grace. Kamu pintar!". jawab bu Megan sambil menaruh berkas dan memberi pulpen untuk di tanda tangani