
Tik...tik..
Lizzie yang sedang sibuk mengetik laporan tambahan. Dan kemudian tanpa sadar Dave sudah ada di depan meja kerja nya. Lizzie pun menenggok ke depan
"Laporan mu bagus sekali tidak banyak yang salah. Kamu sangat kompeten". jawab Juna yanh sudah berada di depan meja Lizzie
"Tapi wajah mu tidak terlalu bagus". lanjut Dave dengan nada angkuh dan Lizzie pun terasa tertusuk karena dengan mudah nya Dave berbicara seperti itu
"Aku tau kalau wajah ku tidak cantik". batin Lizzie yang melihat wajah Dave dengan ekspresi kesal
"Tanpa uang. Aku tak bisa berdandan setiap hari seperti orang lain. Tapi ini fakta bahwa kamu menganggapku sebagai bahan tertawaan". lanjut Lizzie yang membayangkan diri nya seperti sahabat nya dan masih memandangi Dave dengan wajah serius
"Huuft! Lupakan saja. Aku tak peduli". batin Lizzie dengan menghembuskan nafas agar diri nya sabar untuk tidak menjawab ejekan nya Dave
"Bukan Lulusan dari universitas terkenal. Dan juga belum pernah belajar di luar negeri. Jika tak bisa melakukan apapun. Bagaimana bisa berdiri di perusahan sebesar ini?" jawab Lizzie sambil menutup mata nya
"Aku juga bukan tipe orang yang hanya melihat dari penampilan nya dan juga ke cantikkan nya. Sedangkan dia seorang Direktur". batin Lizzie yang masih kesal karena omongan nya Dave
"Hmm". batin Dave yang tersenyum seperti iblis dan mulai melangkahkan ke meja kerja Lizzie
Drap....Drap....Drap.....
Dan kemudian Dave menyentuk meja kerja Lizzie
"Bilang begitu. Tapi apa yang bisa kamu kerja kan selain ini?". tanya Dave yang sudah dekat dengan meja kerja Lizzie dan wajah nya mendekati Telinga Lizzie
"Maksud pak Direktur?". tanya balik Lizzie yang mulai khawatir karena Dave mulai mendekatkan wajah nya
"Jika itu hal mudah. Kamu pasti sudah pernah melakukan nya". lanjut Dave yang mendekat kan kembali wajah nya dengan Lizzie
"Maksud saya adalah seperti melakukan ini". jawab Dave yang memegang dagu Lizzie dan wajah nya semakin dekat
Akhir nya doa Lizzie terkabul
Dan Brian pun masuk tanpa melihat situasi. Wajah Dave yang nampak marah dan kesal
"Direktur". suara Brian yang langsung masuk ke ruangan Dave tanpa mengetuk pintu dulu
Dave yang menunjukkan ekspresi wajah kesal mengerutkan dahi memandang wajah Brian yang polos
"Aku selamat" batin Lizzie yang menjauhi diri dari wajah Dave dan menghela nafas lega
"Seperti nya aku salah situasi. Dan masuk malah masuk ke kandang harimau". batin Brian dengan wajah ketakutan
"Kalo begitu saya pamit dulu. Direktur". sahut Brian yang melangkah mundur
"Tidak perlu. Dan juga ada apa?". jawab Dave dan juga menanyakan ke Brian karena kedatangan nya yang tak di ingin kan.
"Perusahaan West ingin makan siang bersama anda". Brian memberitahu Dave dengan nada gemetaran karena wajah Dave yang masih menunjukan ekspresi kesal
"Akhir nya! Aku bisa istirahat. Hehe". batin Lizzie yang menenangkan diri nya
Tapi......
"Kamu harus ikut dengan saya". perintah Dave yang langsung memakai Jas nya dan pergi meninggalkan ruangan nya
"Apa?? Aku harus ikut?". batin Lizzie yang terkaget kaget tanpa bisa menolak perintah Dave
JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤